← Beranda
Kalah dari Monaco, Andoni Iraola: Fisik Liverpool yang Belum Siap Main 90 Menit
Andre Rizal HanafiSelasa, 11 Agustus 2026 | 12.23 WIB
Pelatih Liverpool Andoni Iraola. (Phil Noble)

 

JawaPos.com - Liverpool mendapatkan hasil kurang memuaskan dalam pertandingan pramusim. Pelatih Liverpool Andoni Iraola menaruh perhatian serius terhadap kondisi fisik skuadnya.

The Reds Liverpool kalah 2-3 dari AS Monaco di Anfield, Minggu (9/8), setelah sempat unggul dua gol pada babak pertama.

 Menurut Andoni Iraola, Liverpool belum memiliki tenaga yang cukup untuk mempertahankan permainan dengan intensitas tinggi selama 90 menit.

Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2026, Dony Tri Pamungkas Harap Timnas Indonesia Lebih Baik

Liverpool sebenarnya memulai pertandingan lawan Monaco dengan cukup meyakinkan. Alexander Isak membawa tuan rumah unggul pada menit ke-16. 

Penyerang anyar tersebut memanfaatkan peluang dengan baik untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Florian Wirtz kemudian menggandakan keunggulan Liverpool pada menit ke-29. Dua pemain anyar itu menunjukkan potensi besar setelah sama-sama mampu mencetak gol dalam pertandingan melawan Monaco.

Baca Juga: Persib Bandung Kembali Masuk Daftar FIFA Registration Ban Jelang Super League 2026/2027

Namun, situasi berubah setelah memasuki babak kedua. Liverpool kehilangan kontrol permainan dan Monaco mampu memanfaatkan kondisi tersebut untuk mencetak tiga gol sekaligus membalikkan keadaan.

Kekalahan itu menjadi yang kedua secara beruntun bagi Liverpool dalam pramusim. Sebelumnya, mereka juga sempat unggul dua gol sebelum akhirnya kalah 2-4 dari Leeds United.

Iraola menilai persoalan utama Liverpool saat ini bukan sekadar taktik. Dia melihat para pemain masih butuh waktu untuk mencapai kondisi fisik yang ideal.

"Kami memainkan babak pertama dengan baik, terutama selama 30 menit pertama," ujar Iraola.

Pelatih asal Spanyol itu bahkan mengakui Liverpool belum mampu mempertahankan level permainan tersebut hingga pertandingan berakhir.

"Untuk saat ini kami mungkin belum memiliki kemampuan untuk bermain seperti itu lebih lama. Mereka jauh lebih baik pada babak kedua dan memang pantas membalikkan pertandingan," lanjut Andoni Iraola.

Baca Juga: Jeff Bezos Dikabarkan Segera Beli Saham Liverpool, Kesepakatan dengan FSG Bisa Terjadi Pekan Ini

Menurut Iraola, sejumlah pemain masih berada dalam proses membangun kebugaran. Terutama mereka yang baru menjalani satu atau dua pertandingan setelah kembali dari masa persiapan.

"Masalahnya, mereka belum memiliki energi untuk bermain selama 90 menit. Mereka mulai kelelahan dan itu akan membutuhkan waktu," kata Iraola.

Liverpool masih mempunyai satu pertandingan pramusim sebelum kompetisi resmi dimulai. Mereka akan menghadapi Como pada Minggu (16/8).

Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Akan Temui John Herdman Segera!

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Iraola untuk melihat kesiapan skuad sekaligus meningkatkan kondisi fisik para pemain.

Waktu Liverpool juga tidak terlalu panjang. Mereka hanya memiliki sekitar 12 hari setelah laga melawan Como sebelum menjalani pertandingan pertama Premier League 2026/27.

The Reds akan langsung menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Newcastle United di St James' Park.

Baca Juga: Shin Tae-Yong Bawa 28 Pemain Persija ke TC Thailand, Tak Ada Kwon Chang-hoon dan Mauro Zijlstra

Kondisi fisik pun menjadi pekerjaan rumah penting bagi Iraola. Apalagi, gaya bermain yang diusungnya membutuhkan tekanan tinggi dan pergerakan intens sepanjang pertandingan.

Di tengah kekhawatiran tersebut, performa Isak dan Wirtz menjadi salah satu sisi positif. Keduanya sudah menunjukkan ketajaman sejak pramusim.

Kini, Iraola harus memastikan Liverpool mampu mempertahankan kualitas permainan lebih dari 30 menit. Jika persoalan stamina bisa segera teratasi, The Reds punya modal cukup menarik untuk menyambut musim baru.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah