← Beranda
Trent Alexander-Arnold Punya Misi Besar di Real Madrid, Mourinho Siapkan Peran Penting Musim Ini
Andre Rizal HanafiSenin, 10 Agustus 2026 | 05.20 WIB
Real Madrid meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Celta Vigo lewat gol telat Federico Valverde. Namun performa bertahan Trent Alexander-Arnold justru menuai kritik dari para penggemar. (Dok. Real Madrid)

 

JawaPos.com - Trent Alexander-Arnold memasuki musim keduanya bersama Real Madrid dengan tantangan yang tidak ringan. Setelah musim debut yang terganggu cedera dan perubahan pelatih, bek kanan asal Inggris itu kini mendapat kesempatan memulai kembali dari awal bersama Jose Mourinho.

Alexander-Arnold bergabung dengan Real Madrid dari Liverpool pada musim panas 2025. Los Blancos membayar sekitar 10 juta euro untuk mendapatkan pemain yang sebelumnya menjadi salah satu bek kanan paling berpengaruh di Premier League tersebut.

Kedatangannya sempat disambut dengan ekspektasi tinggi. Kemampuan mengirim umpan panjang, crossing, bola mati, hingga pergerakan ke lini tengah membuat Alexander-Arnold dianggap cocok dengan gaya bermain Real Madrid.

Baca Juga: José Mourinho Ungkap Pernyataan Terkait Perpanjangan Kontrak Vinicius Jr dengan Real Madrid

Namun, musim pertamanya tidak berjalan sesuai harapan. Dua cedera membuat pemain berusia 27 tahun itu kehilangan banyak waktu bermain.

Cedera hamstring pada September membuatnya absen sekitar tujuh pekan, sebelum masalah pada paha kembali membuatnya menepi selama kurang lebih dua bulan.

Alexander-Arnold akhirnya hanya tampil dalam 35 dari 62 pertandingan Real Madrid di seluruh kompetisi. Ia menjadi starter dalam 27 laga dan harus berbagi menit bermain dengan Dani Carvajal.

Baca Juga: Real Madrid Kalahkan Ferencváros 2-1 dalam Laga Pramusim di Budapest

Meski begitu, performanya mulai menunjukkan peningkatan menjelang akhir musim. Ia perlahan menemukan ritme dan terlihat lebih nyaman dengan kehidupan barunya di Madrid.

Situasi tersebut membuat musim 2026/27 menjadi momen penting bagi Alexander-Arnold. Apalagi, kini ia bekerja bersama Mourinho yang memiliki pandangan berbeda mengenai peran bek kanan.

Pelatih asal Portugal itu disebut terkesan dengan kemampuan Alexander-Arnold dalam bermain di beberapa posisi. Mourinho melihat sang pemain bukan sekadar bek kanan yang bertugas menjaga sisi lapangan, tetapi juga pemain yang dapat masuk ke area tengah untuk membantu membangun serangan.

Kemampuan passing, crossing, umpan terobosan, dan eksekusi bola mati menjadi modal utama Alexander-Arnold untuk mendapatkan tempat penting dalam skema Mourinho.

"Saya selalu mengagumi pelatih ini. Merupakan sebuah kesenangan bisa bekerja bersamanya," ujar Alexander-Arnold mengenai Mourinho.

Persaingan untuk posisi utama tetap tidak mudah. Real Madrid telah mendatangkan Denzel Dumfries dari Inter Milan dengan kontrak empat tahun. Pemain Belanda tersebut memiliki keunggulan dalam hal fisik, kecepatan, dan kemampuan bertahan.

Baca Juga: Jose Mourinho Terapkan Tiga Aturan Ketat di Real Madrid

Menariknya, Mourinho sudah mencoba memainkan keduanya secara bersamaan. Dalam laga uji coba melawan Fiorentina yang berakhir 2-2, Alexander-Arnold ditempatkan sebagai bek kanan, sementara Dumfries bermain lebih maju di sisi yang sama.

Skema tersebut bisa menjadi petunjuk bahwa Mourinho ingin memaksimalkan kemampuan keduanya sekaligus memberikan ruang bagi Alexander-Arnold untuk bergerak lebih bebas.

Musim ini juga menjadi kesempatan bagi Alexander-Arnold untuk kembali mendapatkan perhatian dari tim nasional Inggris. Setelah gagal masuk skuad Piala Dunia, konsistensi bersama Real Madrid bisa menjadi jalan baginya untuk kembali ke rencana Thomas Tuchel.

Baca Juga: Mourinho Puji Bernardo Silva Usai Debut di Real Madrid

Karena itu, musim kedua Alexander-Arnold di Santiago Bernabeu bukan sekadar soal mendapatkan tempat di starting XI.

Ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi salah satu pemain penting di level tertinggi sepak bola Eropa.

EDITOR: Banu Adikara