JawaPos.com – Legenda sepak bola Prancis, Emmanuel Petit, menilai Harry Kane tidak layak menjadi favorit utama dalam persaingan Ballon d’Or setelah musim yang sarat gol bersama Bayern Munich.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Minggu (9/8), Petit mempertanyakan kontribusi Kane dalam pertandingan-pertandingan penting bersama Bayern Munich dan tim nasional Inggris, terutama ketika tekanan berada pada titik tertinggi.
Menurut Petit, produktivitas Kane di Bundesliga belum cukup untuk menjadikannya pemain terbaik dunia karena penyerang tersebut dinilai gagal memberikan pengaruh besar pada sejumlah laga menentukan.
Mantan gelandang Prancis itu menyoroti penampilan Kane di Liga Champions UEFA dan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai faktor yang dapat mengurangi peluangnya meraih penghargaan tersebut.
Meski mendapat kritik, Kane tetap memiliki catatan impresif sepanjang musim dengan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Bundesliga, tampil produktif di Liga Champions, dan mencetak sejumlah gol pada Piala Dunia FIFA 2026.
Jika berhasil memenangkan Ballon d’Or, Kane akan mengakhiri penantian panjang Inggris sejak Michael Owen meraih penghargaan tersebut pada 2001.
Persaingan Ballon d’Or hingga kini masih terbuka karena statistik, gelar, dan performa dalam pertandingan besar menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi hasil pemungutan suara.
Pandangan Petit menambah perdebatan mengenai peluang Kane, terutama karena penghargaan tersebut tidak hanya mempertimbangkan jumlah gol, tetapi juga kemampuan pemain tampil menentukan pada momen-momen penting.