JawaPos.com - Liverpool memasuki fase akhir bursa transfer musim panas dengan satu persoalan yang semakin sulit disembunyikan: lini belakang mereka membutuhkan tambahan bek tengah.
Di tengah persiapan menyambut musim baru, posisi tersebut menjadi salah satu perhatian paling mendesak. Saat ini, Virgil van Dijk masih menjadi sosok senior yang paling siap diandalkan. Namun, mengandalkan satu bek elite untuk mengatasi masalah di lini belakang jelas bukan solusi jangka panjang.
Van Dijk memang masih memiliki otoritas, ketenangan, dan pengalaman yang dibutuhkan untuk mengorganisasi pertahanan. Liverpool juga terlihat jauh lebih solid ketika sang kapten berada di lapangan.
Tetapi musim yang panjang membutuhkan lebih dari satu pemain untuk menjaga kualitas lini belakang. Cedera, skorsing, rotasi, dan jadwal padat bisa dengan cepat menguji kedalaman skuad.
Karena itu, desakan agar Liverpool bergerak di pasar transfer semakin masuk akal.
Baca Juga: Liverpool Mulai Dekati Endrick, Siap Selamatkan Karirnya dari Real Madrid
Kabar Fabrizio Romano membuat posisi bek tengah kembali disorot
Sedikit angin segar datang setelah Fabrizio Romano memberikan perkembangan mengenai kemungkinan Liverpool merekrut bek tengah tambahan.
Melansir Anfield Index, Romano mengatakan pada hari Jumat, “Yang saya dengar adalah Liverpool mungkin mempertimbangkan untuk merekrut bek tengah di minggu-minggu terakhir jendela transfer ini, karena Liverpool bisa menambah satu pemain lagi di posisi itu.”
Ia kemudian menambahkan, “Itu bukan sesuatu yang harus kita kesampingkan. Lebih dari bek kanan saat ini, saya akan lebih memperhatikan posisi bek tengah.”
Pernyataan tersebut memang belum bisa dianggap sebagai jaminan bahwa Liverpool akan mendatangkan pemain baru. Namun, setidaknya ada indikasi bahwa klub menyadari kebutuhan tersebut.
Menariknya, beberapa pemain yang dikaitkan dengan Liverpool juga menawarkan kemampuan bermain di lebih dari satu posisi. Fleksibilitas seperti ini tentu sangat berharga, terutama ketika cedera mulai mengganggu perjalanan sebuah tim.
Lantas, siapa saja yang bisa menjadi pilihan Liverpool?
Baca Juga: Liverpool Belum Datangkan Pemain Top di Bursa Transfer, Hanya Pinjam Ronald Araujo Jadi Bek Kanan
1. Fikayo Tomori
Jika Liverpool mencari solusi yang realistis, Fikayo Tomori menjadi salah satu nama yang menarik.
Bek AC Milan tersebut memiliki pengalaman Premier League, masih berada dalam usia yang cukup ideal, dan memahami tuntutan sepak bola level tinggi. Dengan kontraknya yang memasuki tahun terakhir, peluang mendapatkan Tomori dengan harga yang relatif masuk akal juga menjadi daya tarik tersendiri.
Transfer ini memang tidak akan menjadi perekrutan paling glamor di musim panas. Namun, Liverpool tidak selalu membutuhkan nama besar untuk memperbaiki kelemahan tertentu.
Mereka membutuhkan bek yang bisa dipercaya, mampu memberikan kedalaman, dan siap masuk ke tim ketika diperlukan. Tomori memiliki karakteristik tersebut.
Ia mungkin bukan pemain yang langsung membuat para pendukung turun ke jalan untuk merayakannya. Tetapi justru tipe pemain seperti inilah yang terkadang dibutuhkan ketika sebuah klub menyadari ada lubang yang harus segera ditutup.
Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Monaco di Anfield! Ruang Eksperimen Andoni Iraola Berujung Pesta Gol?
2. Ezri Konsa
Ezri Konsa menawarkan paket yang sedikit berbeda.
Bek Aston Villa tersebut sudah terbukti mampu bermain di Premier League dan memiliki fleksibilitas untuk beroperasi sebagai bek tengah maupun bek kanan.
Kemampuan tersebut membuatnya cukup ideal untuk skuad yang membutuhkan pemain serbaguna. Masalahnya ada pada harga.
Aston Villa dikabarkan menginginkan sekitar £65 juta untuk Konsa. Angka tersebut jelas membuat transfer menjadi jauh lebih rumit.
Liverpool harus mempertimbangkan apakah Konsa benar-benar mampu memberikan peningkatan kualitas yang sepadan dengan investasi sebesar itu.
Jika harga tersebut bisa ditekan, transfer Konsa akan terlihat jauh lebih menarik. Namun dengan angka saat ini, Liverpool harus berpikir matang sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: Liverpool Enggan Bayar Harga Tinggi dari PSG untuk Transfer Bradley Barcola
3. Jarell Quansah
Jarell Quansah mungkin menjadi nama paling rumit dalam daftar ini.
Membawanya kembali hanya setahun setelah dilepas tentu akan menimbulkan banyak pertanyaan. Liverpool sudah pernah mengambil keputusan untuk menjualnya, sehingga kembali merekrut pemain yang sama dengan harga lebih tinggi berpotensi terlihat seperti mengakui kesalahan sebelumnya.
Quansah sendiri tetap memiliki kualitas dan potensi. Kemampuannya bermain di lini belakang membuatnya menarik sebagai opsi tambahan, tetapi biaya transfer yang disebut-sebut bisa menembus £50 juta membuat situasinya semakin sulit.
Liverpool sebelumnya menjual Quansah dengan harga sekitar £35 juta. Jika harus membelinya kembali dengan harga jauh lebih tinggi, transfer tersebut akan terasa seperti koreksi yang mahal.
Klub tentu tidak keberatan mengakui kesalahan jika memang diperlukan. Namun, mereka juga tidak ingin membayar mahal hanya untuk membuktikan bahwa keputusan sebelumnya ternyata keliru.
Baca Juga: Liverpool Boyong Ronald Araujo dari Barcelona, Jadi Duet Baru Virgil van Dijk di Lini Belakang
4. Nico Schlotterbeck
Dari sisi kualitas murni, Nico Schlotterbeck mungkin merupakan pilihan paling menarik.
Bek Borussia Dortmund tersebut memiliki kemampuan teknis, karakter kuat, dan kualitas yang membuatnya berpotensi langsung bersaing untuk posisi utama.
Jika Liverpool benar-benar ingin mendatangkan bek yang bisa memberikan perubahan signifikan, Schlotterbeck jelas layak diperhitungkan.
Laporan mengenai mekanisme pelepasan dalam kontraknya dengan Dortmund juga membuat situasinya semakin menarik.
Namun, ada satu persoalan: rumor mengenai kepindahannya ke Liverpool belakangan tidak terlalu ramai.
Ketika sebuah nama yang sebelumnya sering muncul tiba-tiba menghilang dari pembicaraan transfer selama berbulan-bulan, biasanya ada alasan di baliknya. Bisa saja sang pemain memang tidak lagi menjadi prioritas Liverpool.
Tomori paling realistis?
Jika Liverpool benar-benar bergerak untuk mendatangkan bek tengah sebelum bursa transfer ditutup, pilihan paling masuk akal mungkin bukan pemain yang paling spektakuler.
Tomori terlihat sebagai solusi yang paling praktis. Ia memiliki pengalaman, memahami Premier League, dan berpotensi tersedia dengan harga yang lebih masuk akal.
Schlotterbeck tentu akan menjadi opsi menarik jika peluang transfer benar-benar terbuka. Konsa juga bisa menjadi pilihan jika Aston Villa menurunkan tuntutan harga mereka.
Sementara itu, Quansah merupakan opsi yang jauh lebih kompleks karena Liverpool harus mempertimbangkan kembali keputusan yang mereka buat sebelumnya.
Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah Liverpool hampir tidak memberikan banyak petunjuk mengenai aktivitas mereka di bursa transfer kali ini. Itu berarti kejutan masih sangat mungkin terjadi.