JawaPos.com - Jose Mourinho langsung membawa sentuhan khasnya setelah kembali menjadi pelatih Real Madrid.
Pelatih asal Portugal tersebut dilaporkan mulai menerapkan sejumlah aturan baru untuk meningkatkan disiplin skuad Los Blancos.
Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu pada Juni 2026, sekitar 13 tahun setelah meninggalkan Real Madrid.
Kedatangan pelatih berusia 63 tahun itu menjadi salah satu perhatian utama menjelang musim baru.
Baca Juga: Arsenal Alihkan Perhatian ke Target Lain Setelah Vinicius Jr Memilih Bertahan di Real Madrid
Tugas Mourinho tentu tidak mudah. Ia harus menangani skuad yang dipenuhi pemain bintang, termasuk Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Vinicius Junior. Karena itu, Mourinho disebut ingin membangun kedisiplinan sejak awal.
Menurut laporan AS yang dikutip The Sun, terdapat tiga aturan utama yang mulai diterapkan Mourinho. Aturan tersebut berkaitan dengan makanan, ketepatan waktu, serta proses pemulihan pemain.
Baca Juga: Vinicius Jr. Akhiri Spekulasi Transfer Usai Resmi Perpanjang Kontrak Real Madrid hingga 2032
Aturan Makanan Pemain Diperketat
Perubahan pertama menyangkut pola makan. Ahli gizi Real Madrid kini mendapat kewenangan lebih besar dalam menentukan makanan yang dikonsumsi para pemain.
Jika sebelumnya rekomendasi dari ahli gizi lebih bersifat sebagai saran, kini arahan tersebut menjadi bagian dari aturan yang harus dipatuhi pemain.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik pemain tetap terjaga sepanjang musim. Dengan jadwal pertandingan yang padat, Mourinho tampaknya ingin setiap detail yang berkaitan dengan kebugaran mendapat perhatian serius.
Menariknya, aturan tersebut dikabarkan mendapat respons positif dari para pemain. Mereka disebut bisa menerima perubahan yang dilakukan Mourinho meski kebebasan dalam memilih makanan menjadi lebih terbatas.
Baca Juga: Jose Mourinho Siapkan Trio Baru Real Madrid: Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Yan Diomande
Terlambat Latihan Bisa Dapat Hukuman
Aturan kedua berkaitan dengan ketepatan waktu. Mourinho dikenal sebagai pelatih yang memiliki standar disiplin tinggi dan hal tersebut mulai terlihat di Real Madrid.
Sebelumnya, pemain yang terlambat datang ke latihan atau rapat tim bisa dikenai denda. Namun, Mourinho memilih pendekatan yang berbeda.
Pemain yang datang terlambat akan dipisahkan dari kelompok utama. Mereka dapat menjalani latihan sendiri, termasuk melakukan sesi tambahan di pusat kebugaran.
Aturan tersebut berlaku untuk seluruh pemain. Artinya, status sebagai bintang besar tidak membuat seseorang mendapat pengecualian.
Pemulihan Pemain Dipusatkan di Valdebebas
Mourinho juga mengubah sistem pemulihan pemain. Mulai musim ini, sesi recovery akan dilakukan di kompleks latihan Real Madrid, Valdebebas.
Tujuannya agar tim medis dan staf pelatih bisa memantau kondisi pemain secara lebih detail. Dengan proses pemulihan dilakukan di fasilitas klub, perkembangan kondisi setiap pemain dapat diketahui dengan lebih cepat.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Mourinho tidak hanya fokus pada taktik di lapangan. Ia juga ingin membangun kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari para pemain.
Kembalinya Mourinho ke Real Madrid menjadi kesempatan baginya untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi. Tantangan pertamanya akan dimulai ketika Real Madrid menghadapi Espanyol pada 22 Agustus 2026.
Kini, menarik untuk menunggu apakah aturan disiplin ala Mourinho tersebut mampu membawa perubahan positif bagi performa Real Madrid sepanjang musim.