← Beranda
Gianni Infantino Berupaya Meraih Dukungan Donald Trump di Tengah Gelombang Kritik
Risma Azzah FatinRabu, 5 Agustus 2026 | 02.14 WIB
Gianni Infantino dan Donald Trump (Flashscore)

JawaPos.com – Presiden FIFA, Gianni Infantino, dilaporkan berupaya mencari dukungan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di tengah meningkatnya kritik terhadap kepemimpinannya.

Dilansir dari laman Flashscore pada Selasa (4/8), Langkah tersebut dilakukan setelah rencana FIFA untuk menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia mengalami kegagalan dan menuai penolakan dari berbagai pihak.

Laporan itu menyebut Infantino berulang kali berusaha menghubungi Trump melalui sambungan telepon, tetapi belum berhasil.

Selain mencoba menghubungi Trump, Infantino juga dijadwalkan melakukan pembicaraan pribadi dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio. Pertemuan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat dukungan politik di tengah tekanan yang terus meningkat terhadap FIFA.

Hingga kini, FIFA maupun Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.

Kontroversi bermula dari rencana FIFA membentuk entitas baru yang mengelola hak komersial berbagai kompetisi, termasuk Piala Dunia. Proposal tersebut bertujuan memperoleh investasi hingga USD 4,2 miliar atau sekitar Rp68,7 triliun dengan melepas sekitar 20 persen kepemilikan kepada investor swasta.

Namun, rencana itu akhirnya dibatalkan setelah mendapat penolakan keras dari para pemangku kepentingan.

Kegagalan inisiatif tersebut memunculkan sorotan terhadap peluang Infantino untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA pada periode 2027 hingga 2031. 

Asosiasi Sepak Bola Wales menjadi federasi pertama yang secara resmi menarik dukungannya terhadap Infantino, sementara Asosiasi Sepak Bola Inggris dan sejumlah federasi Eropa lainnya dikabarkan mempertimbangkan langkah serupa.

Situasi tersebut semakin memperbesar tekanan terhadap kepemimpinan Infantino di organisasi sepak bola dunia.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho