← Beranda
4 Alasan FIFA Menanggapi Kritik Keras atas Rencana Penjualan Saham Operasional Piala Dunia
Risma Azzah FatinMinggu, 2 Agustus 2026 | 16.51 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino (Bein Sports)

 

 

JawaPos.com – FIFA akhirnya memberikan penjelasan resmi setelah rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) memicu penolakan dari UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Organisasi tersebut menegaskan bahwa proposal itu masih berada pada tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

Berikut 4 alasan utama yang disampaikan FIFA dalam menanggapi kontroversi terkait penjualan saham operasional Piala Dunia, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (1/8).

1.     Membantah Tuduhan Menjual Sepak Bola

FIFA menegaskan bahwa proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise tidak bertujuan menjual ataupun memprivatisasi Piala Dunia maupun kompetisi internasional lainnya. Organisasi itu menyebut sejumlah pemberitaan telah menimbulkan kesalahpahaman mengenai isi proposal tersebut. FIFA juga memastikan struktur tata kelola organisasi tidak akan berubah meski terdapat investasi dari pihak eksternal.

2.     Menjanjikan Dana Lebih Besar bagi Anggota

FIFA menyatakan setiap dari 211 asosiasi anggotanya akan menerima dana pengembangan sebesar USD 20 juta atau sekitar Rp326 miliar melalui Program FIFA Forward periode 2027–2030.

Selain itu, setiap asosiasi juga berpeluang memperoleh tambahan pendanaan sebesar USD 20 juta atau sekitar Rp326 miliar melalui Program FIFA Fast Forward yang didukung investasi eksternal. Menurut FIFA, dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pengembangan sepak bola tanpa memengaruhi kepemilikan kompetisi.

3.     Menegaskan Proses Pengambilan Keputusan Tetap Demokratis

FIFA membantah tuduhan bahwa konfederasi tidak dilibatkan dalam pembahasan proposal tersebut. Organisasi itu menegaskan seluruh asosiasi anggota memiliki hak yang sama untuk mempelajari, mengusulkan perubahan, serta memberikan suara terhadap proposal. FIFA juga menyatakan tidak ada satu konfederasi pun yang dapat mewakili keputusan seluruh anggota organisasi.

4.     Menjamin Proposal Tidak Dipaksakan

FIFA menegaskan bahwa pembentukan FIFA Forward Enterprise hanya akan dilanjutkan apabila memperoleh dukungan mayoritas dari seluruh asosiasi anggota. Apabila mayoritas suara tidak tercapai, proyek tersebut akan dibatalkan dan operasional komersial FIFA tetap berjalan seperti sebelumnya. Organisasi itu berharap proses konsultasi mendatang dapat menghasilkan keputusan yang mengutamakan kepentingan sepak bola global.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti