JawaPos.com – Newcastle United kembali menghadapi gejolak setelah ditinggal pelatih Eddie Howe. Kepergian Howe memperpanjang daftar eksodus figur penting di klub sejak Alexander Isak dijual ke Liverpool.
Sejak diakuisisi Public Investment Fund (PIF) milik Kerajaan Arab Saudi pada 2021, Newcastle menjelma menjadi salah satu kekuatan baru di Premier League. PIF telah menggelontorkan sekitar 670 juta poundsterling untuk belanja pemain.
Investasi tersebut membuahkan hasil dengan berakhirnya penantian gelar selama 70 tahun setelah Newcastle menjuarai Piala Liga Inggris (EFL Cup) musim 2024-2025. The Magpies juga dua kali tampil di Liga Champions, yakni pada musim 2023-2024 dan 2025-2026.
Namun, masa indah itu mulai retak. Eddie Howe, yang menjadi pelatih pilihan PIF sejak proses akuisisi klub, memutuskan mundur.
"Saya merasa masa tugas saya di sini sudah selesai. Saya butuh jeda dari sepak bola," kata Howe melalui orang terdekatnya seperti dikutip BBC Sport.
Kepergian Howe menambah daftar figur penting yang meninggalkan St James' Park. Sebelumnya, Newcastle melepas striker Alexander Isak ke Liverpool dengan nilai transfer 125 juta poundsterling.
Pada bursa transfer musim panas, Newcastle juga menjual Anthony Gordon ke Barcelona dan Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur.
Seperti Bekerja dari Awal Lagi
Sebagai pengganti pemain yang hengkang, Newcastle lebih banyak merekrut talenta muda seperti Ewen Jaouen, Bazoumana Toure, Aladji Bamba, dan Sean Steur.
Menurut laporan The Athletic, kebijakan transfer tersebut membuat Howe merasa harus membangun ulang kekuatan tim dari nol.
Kebijakan itu juga dinilai tidak mencerminkan ambisi PIF untuk membawa Newcastle bersaing memperebutkan gelar Premier League.
"Eddie Howe merasa tak lagi memiliki alat untuk memenuhi ekspektasi juara. Dia sangat lelah dengan situasi itu dan sempat dirawat karena pneumonia pada April lalu," tulis Sky Sports.
Matthias Jaissle Masuk Kandidat
Hingga kini, Newcastle belum mengumumkan pengganti Howe.
Namun, sejumlah media Inggris menyebut Matthias Jaissle menjadi kandidat terkuat. Pelatih Al Ahli itu berpeluang didatangkan karena klub tersebut juga berada di bawah kepemilikan PIF.
Jaissle dinilai memiliki karakter yang mirip dengan Howe. Pelatih asal Jerman berusia 38 tahun itu dikenal mengusung sepak bola modern dan sebelumnya sukses menangani Red Bull Salzburg pada periode 2021-2023.
Beberapa pemain yang pernah diasuhnya kini berkarier di Premier League, di antaranya Benjamin Sesko dan Noah Okafor.
Kembali ke Era Turbulensi
Sebelum Eddie Howe datang, Newcastle sempat menjalani periode yang penuh gejolak. Situasi serupa dikhawatirkan kembali terjadi setelah kepergian sang pelatih.
Rekam jejak Newcastle United
2025-2026
Pelatih: Eddie Howe
Finis Premier League: Peringkat ke-12
2024-2025
Pelatih: Eddie Howe
Finis Premier League: Peringkat kelima
2023-2024
Pelatih: Eddie Howe
Finis Premier League: Peringkat ketujuh
2022-2023
Pelatih: Eddie Howe
Finis Premier League: Peringkat keempat
2021-2022
Pelatih: Eddie Howe
Finis Premier League: Peringkat ke-11
2020-2021
Pelatih: Steve Bruce
Finis Premier League: Peringkat ke-12
2019-2020
Pelatih: Steve Bruce
Finis Premier League: Peringkat ke-13
2018-2019
Pelatih: Rafael Benitez
Finis Premier League: Peringkat ke-13
2017-2018
Pelatih: Rafael Benitez
Finis Premier League: Peringkat ke-10
2016-2017
Pelatih: Rafael Benitez
Finis Championship: Juara
2015-2016
Pelatih: Steve McClaren
Finis Premier League: Peringkat ke-18