← Beranda
Ada Harga, Ada Kualitas! Bradley Barcola Jadi Jawaban Masalah Lini Serang Liverpool?
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 31 Juli 2026 | 02.40 WIB
Bradley Barcola. (Instagram @bradley_dls)

JawaPos.com — Liverpool akhirnya mulai bergerak serius untuk mencari pengganti Mohamed Salah. Setelah kehilangan bintang asal Mesir tersebut pada musim panas ini, lubang besar di sektor sayap kanan The Reds masih belum tertutup.

Nama Bradley Barcola pun muncul sebagai kandidat utama untuk mengisi kekosongan tersebut.

Pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, sudah menegaskan bahwa timnya membutuhkan tambahan pemain sayap sebelum musim baru dimulai.

Menurut laporan The Athletic, Liverpool bahkan siap mengajukan tawaran perdana untuk winger muda Paris Saint-Germain tersebut.

Namun, mendatangkan Barcola bukan perkara mudah. PSG disebut memasang harga sekitar £145 juta untuk pemain berusia 23 tahun itu. Liverpool sendiri berharap bisa mendapatkan kesepakatan dengan nilai mendekati £100 juta.

Harga tersebut memang sangat tinggi. Tetapi jika melihat kualitas dan profil permainan Barcola, Liverpool bisa saja mendapatkan pemain yang mampu mengubah wajah lini depan mereka.

Masalah terbesar Liverpool musim lalu bukan hanya soal produktivitas gol, tetapi juga kurangnya ancaman dalam situasi menyerang.

Setelah Salah pergi, Liverpool kehilangan pemain yang mampu menciptakan perbedaan lewat kecepatan, akselerasi, dan kemampuan melewati lawan.

Di sinilah Barcola bisa menjadi solusi.

Meski posisi naturalnya adalah winger kiri, Barcola memiliki karakteristik yang sangat cocok dengan filosofi permainan Iraola. Ia dikenal sebagai pemain cepat, agresif, dan senang melakukan penetrasi langsung ke area pertahanan lawan.

Berdasarkan data SkillCorner, Barcola masuk empat besar pemain dengan kecepatan sprint tertinggi di lima liga top Eropa musim lalu dengan catatan mencapai 32,7 km/jam.

Kecepatan tersebut menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan Liverpool. Musim lalu, permainan The Reds sering dianggap terlalu lambat dan kurang memberikan tekanan terhadap pertahanan lawan.

Trio depan mereka tidak cukup sering melakukan pergerakan vertikal yang membuat bek lawan berada dalam tekanan.

Barcola menawarkan hal berbeda.

Ia bukan hanya cepat ketika membawa bola, tetapi juga sangat berbahaya tanpa bola. Pergerakannya sering berupa lari langsung menusuk ruang kosong di belakang garis pertahanan lawan.

Pola tersebut bisa membuka ruang bagi pemain lain seperti Florian Wirtz untuk lebih leluasa berkreasi.

Kemampuannya melakukan duel satu lawan satu juga menjadi nilai tambah besar.

Liverpool musim lalu kekurangan pemain yang mampu melewati bek lawan secara konsisten. Barcola memiliki akselerasi, perubahan arah cepat, serta teknik individu yang membuatnya sulit dihentikan.

Musim lalu, ia mencatat rata-rata 1,85 dribel sukses per pertandingan di Ligue 1.

Meski tingkat keberhasilannya masih bisa ditingkatkan, gaya bermain agresif yang dimilikinya cocok dengan pendekatan Iraola yang ingin timnya bermain berani dan intens.

Selain kemampuan menciptakan peluang, Barcola juga mulai menunjukkan ketajaman di depan gawang. Ia mencetak dua digit gol di Ligue 1 dalam dua musim terakhir.

Liverpool membutuhkan pemain seperti itu karena musim lalu striker mereka belum mampu memberikan kontribusi gol besar secara konsisten.

Meski begitu, ada satu pertanyaan besar: apakah Barcola benar-benar solusi untuk posisi yang ditinggalkan Salah?

Jawabannya tidak sepenuhnya.

Barcola adalah pemain yang lebih nyaman bermain di sisi kiri. Selama berada di PSG, sebagian besar penampilannya datang dari posisi tersebut.

Jika Liverpool merekrutnya, Iraola harus mencari cara agar Barcola bisa beradaptasi sebagai winger kanan.

Situasi ini membuat Liverpool memiliki banyak pemain yang lebih menyukai sisi kiri. Selain Barcola, ada Cody Gakpo, Rio Ngumoha, dan Victor Munoz yang juga memiliki kecenderungan bermain di area tersebut.

Namun, kualitas terkadang membuat klub harus mengambil risiko.

Di pasar transfer saat ini, sulit menemukan winger muda dengan kombinasi kecepatan, pengalaman level tinggi, dan potensi seperti Barcola.

Bahkan pemain seperti Yan Diomande yang sebelumnya menjadi incaran Liverpool dianggap memiliki profil berbeda dan kemungkinan bergabung dengan Real Madrid.

Jika Liverpool benar-benar ingin kembali menjadi tim yang menakutkan dalam transisi menyerang, Barcola adalah tipe pemain yang mereka butuhkan.

Iraola bisa saja mengembangkan Barcola menjadi winger kanan baru Liverpool, atau memanfaatkan fleksibilitas pemain lain untuk menyeimbangkan lini depan.

Bagaimanapun caranya, kehadiran Barcola diyakini akan memberikan dimensi baru bagi serangan The Reds.

Memang, harga £100 juta bukan angka kecil. Tetapi dalam sepak bola modern, pemain dengan kecepatan elite, kemampuan menciptakan peluang, dan usia yang masih muda memang memiliki nilai sangat mahal.

Ada harga, ada kualitas.

Bagi Liverpool, mendatangkan Bradley Barcola mungkin bukan solusi sempurna untuk semua masalah.

Namun, dia bisa menjadi langkah besar untuk mengembalikan ledakan, kreativitas, dan ancaman yang hilang sejak kepergian Mohamed Salah.

EDITOR: Hendra