JawaPos.com - Masa depan Rafael Leao masih menjadi salah satu topik hangat di bursa transfer musim panas. Meski mendapat pendekatan serius dari klub-klub Turki, bintang asal Portugal itu belum menunjukkan keinginan untuk mengakhiri perjalanannya bersama AC Milan.
Fenerbahce bahkan telah mengirim perwakilan ke Milan untuk mempercepat negosiasi. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan apa pun dan masa depan Leao masih belum menemui titik terang.
Baca Juga: Alvaro Arbeloa Ingin Boyong Gonzalo Garcia ke Fulham, Real Madrid Mulai Bimbang
Fenerbahce dan Galatasaray Masih Berusaha
Melansir Cult Of Calcio, Fenerbahce dan Galatasaray menjadi dua klub yang paling serius mengincar tanda tangan Leao. Namun, keduanya masih harus bekerja lebih keras jika ingin meyakinkan AC Milan maupun sang pemain.
Rossoneri dikabarkan mematok harga minimal €50 juta untuk melepas pemain berusia 27 tahun tersebut. Meski begitu, opsi peminjaman dengan kewajiban membeli juga masih terbuka apabila kedua belah pihak menemukan kesepakatan yang tepat.
Fenerbahce disebut memilih menunggu kepastian lolos ke Liga Champions sebelum mengajukan tawaran resmi. Sementara itu, Galatasaray belum berniat bergerak cepat meski dianggap memiliki peluang lebih besar memenuhi tuntutan gaji tinggi yang diminta Leao.
Baca Juga: Zidane Belum Putuskan Apakah Mbappe Tetap Jadi Kapten Timnas Prancis
Milan Mulai Siapkan Opsi Pengganti
Ketidakpastian masa depan Leao ikut memengaruhi langkah AC Milan di bursa transfer. Rossoneri belum bisa bergerak maksimal untuk mendatangkan pemain baru karena masih menunggu kejelasan mengenai salah satu aset terbesarnya tersebut.
Milan sebelumnya gagal mendapatkan Konstantinos Karetsas setelah Borussia Dortmund lebih dulu mengamankan jasanya.
Kini, Matias Soulé masuk dalam radar sebagai salah satu kandidat pengganti. Namun hingga saat ini, manajemen belum mengambil langkah konkret untuk merekrutnya.
Selain Soulé, Milan juga terus memantau sejumlah nama lain seperti Amad Diallo, Can Uzun, dan Savinho. Sayangnya, harga ketiga pemain tersebut dinilai masih cukup tinggi.
Franco Mastantuono juga sempat masuk daftar incaran, tetapi peluang merekrutnya sangat kecil karena Real Madrid tidak ingin kehilangan kendali penuh atas masa depan pemain muda asal Argentina itu.
Baca Juga: FA Kecam Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia: Sangat Mengkhawatirkan!
Milan Tak Bisa Terlalu Lama Menunggu
Menunggu penjualan Leao sebelum bergerak aktif di bursa transfer bisa menjadi perjudian bagi Milan.
Sebagian besar target mereka juga sedang diburu klub-klub besar Eropa. Jika terlalu lama mengambil keputusan, Rossoneri berisiko kehilangan lebih banyak pemain incaran.
Di sisi lain, kebutuhan akan sosok penyerang cepat dinilai semakin mendesak. Meski Matias Soulé dianggap sebagai pemain berkualitas, karakter permainannya dinilai cukup mirip dengan Christian Pulisic sehingga belum tentu menjadi solusi ideal untuk memperkuat lini serang Milan musim depan.
Untuk saat ini, Leao masih tetap menjadi bagian dari skuad Rossoneri. Namun, dengan jendela transfer yang masih terbuka, peluang terjadinya kejutan tetap belum bisa sepenuhnya dikesampingkan.