JawaPos.com – Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara menghadirkan pesta gol dengan total 308 gol yang dicetak sepanjang turnamen.
Di tengah aksi para bintang seperti Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland, justru sebuah gol dari bek tim debutan Cabo Verde, Sidney Lopes Cabral, yang dinobatkan FIFA sebagai Gol Terbaik Piala Dunia 2026.
Menurut laporan The Chosun, FIFA mengumumkan bahwa gol Cabral ke gawang Argentina pada babak 32 besar terpilih sebagai pemenang setelah melalui pemungutan suara penggemar.
Sebelumnya, FIFA menyeleksi 12 gol terbaik dari total 308 gol yang tercipta selama turnamen, sebelum akhirnya para suporter dari seluruh dunia menentukan pemenangnya.
Momen tersebut terjadi pada babak tambahan waktu ketika Cabo Verde tertinggal 1-2 dari Argentina. Cabral menusuk dari sisi kiri kotak penalti, melewati seorang pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kanan yang meluncur ke sudut kanan atas gawang.
Kiper Argentina, Emiliano Martínez, sudah terbang untuk menghalau bola, tetapi tendangan itu terlalu sempurna untuk dihentikan. Gol tersebut membuat kedudukan menjadi imbang 2-2, meski Cabo Verde akhirnya tersingkir setelah mencetak gol bunuh diri pada babak tambahan waktu berikutnya.
Cabral mengaku masih sulit mempercayai momen tersebut. "Saat melihat bola mengarah ke sudut gawang, saya berpikir, 'Apa yang baru saja saya lakukan?'" ujarnya.
Bek berusia 24 tahun itu juga mengungkap kisah emosional setelah mencetak gol. Sebelum pertandingan, ia berjanji kepada ibu dan kekasihnya akan menghampiri mereka jika berhasil mencetak gol. Namun ketika ia melompat ke tribun, sang ibu justru menangis hingga sempat pingsan karena terlalu terharu, sementara orang-orang di sekitarnya sibuk memberikan pertolongan.
Cabral lahir di Belanda pada 2002 dari orang tua berdarah Cabo Verde. Meski memiliki kesempatan membela negara lain, ia memilih memperkuat tanah kelahiran keluarganya dan dikenal memiliki ikatan emosional yang kuat dengan negara kepulauan di Afrika Barat tersebut.
Sebagai bek sayap yang piawai menggiring bola dan melepaskan tembakan jarak jauh, ia pernah menimba ilmu di akademi FC Twente, sempat membela Benfica, dan kini bermain untuk Trabzonspor di Turki.
Cabo Verde sendiri menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Negara dengan populasi sekitar 580 ribu jiwa itu mampu mencuri perhatian dunia lewat penampilan impresif sepanjang turnamen.
Bahkan, satu-satunya laga yang gagal dimenangi juara dunia Spanyol di turnamen tersebut adalah saat bermain imbang tanpa gol melawan Cabo Verde pada fase grup, membuktikan bahwa tim debutan itu mampu bersaing dengan kekuatan-kekuatan besar sepak bola dunia.