JawaPos.com – Liverpool memasuki musim 2026–2027 dengan tekad bangkit setelah menjalani musim yang mengecewakan.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (29/7), Klub kini memulai era baru di bawah arahan Andoni Iraola yang menggantikan Arne Slot sebagai pelatih kepala.
Kemenangan 4-2 atas Sunderland pada laga pramusim menjadi awal positif bagi perjalanan The Reds di bawah kepemimpinan pelatih asal Spanyol tersebut.
Di tengah perubahan tersebut, Ryan Gravenberch bertekad mengambil peran yang lebih besar di dalam skuad. Gelandang asal Belanda itu menyatakan ingin menjadi sosok pemimpin setelah memasuki musim keempatnya bersama Liverpool.
Penampilan konsisten sepanjang musim lalu menjadikan Gravenberch sebagai salah satu pemain yang diharapkan mampu membawa stabilitas di lini tengah.
Liverpool menutup musim 2025–2026 di posisi kelima klasemen Premier League dengan raihan 60 poin. Hasil tersebut memaksa klub bekerja lebih keras untuk kembali bersaing memperebutkan gelar pada musim baru.
Gravenberch menegaskan seluruh pemain memiliki motivasi tinggi untuk memperbaiki performa setelah kegagalan musim lalu.
Kepemimpinan Iraola dan perkembangan Gravenberch menjadi bagian penting dalam proyek kebangkitan Liverpool. Klub berharap kombinasi strategi pelatih baru dan kontribusi para pemain inti mampu mengembalikan identitas kompetitif The Reds.
Musim 2026–2027 pun menjadi momentum bagi Liverpool untuk menebus kekecewaan sekaligus kembali bersaing di papan atas sepak bola Inggris.
***