← Beranda
Apa yang Diharapkan Arsenal dari Rekrutan Baru Mereka, Christos Tzolis?
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 29 Juli 2026 | 01.40 WIB
Arsenal resmi merekrut Christos Tzolis (Arsenal)

 

JawaPos.com - Empat tahun setelah Norwich City memecahkan rekor transfer klub demi merekrutnya dengan nilai EUR 10 juta, Christos Tzolis akhirnya kembali ke Premier League.

Kali ini, pemain sayap asal Yunani itu datang dengan status yang jauh lebih matang setelah Arsenal bersedia menggelontorkan sekitar EUR 40 juta untuk memboyongnya dari Club Brugge.

Perjalanan Tzolis menuju Emirates Stadium bukanlah kisah yang mulus. Setelah gagal berkembang di Norwich akibat minimnya kesempatan bermain, pergantian pelatih, hingga degradasi klub, kariernya justru bangkit saat dipinjamkan ke Fortuna Dusseldorf pada 2023.

Baca Juga: Bruno Guimaraes Menunggu Waktu yang Tepat untuk Menentukan Kepindahannya ke Arsenal

Di Jerman, Tzolis menemukan kembali performa terbaiknya dengan mencetak lebih dari 20 gol. Fortuna kemudian mengaktifkan opsi pembelian sebelum menjualnya ke Club Brugge hanya beberapa bulan kemudian. 

Di Belgia, kariernya benar-benar melesat hingga membuat Arsenal yakin bahwa sang winger siap kembali menaklukkan Premier League.

Mesin Gol dari Sisi Kiri

Melansir ESPN, Tzolis merupakan pemain sayap kanan berkaki dominan kanan yang paling nyaman beroperasi di sisi kiri. Musim lalu, ia tampil luar biasa bersama Club Brugge dengan mencatatkan 22 gol dan 29 assist di semua kompetisi, sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Pro Belgia.

Baca Juga: Vinícius Júnior Masuk Daftar Prioritas Arsenal di Tengah Mandeknya Negosiasi Kontrak dengan Real Madrid

Meski hanya menyumbang dua gol dan satu assist di Liga Champions, banyak pihak menilai kualitasnya sudah melampaui level kompetisi Belgia. Arsenal pun melihatnya sebagai sosok ideal untuk mengisi peran yang sebelumnya ditempati Leandro Trossard.

Kelebihan Utama Tzolis

Senjata terbesar Tzolis adalah kemampuan menyelesaikan peluang. Ia gemar menusuk dari sisi kiri, mencari celah di antara bek kanan dan bek tengah, lalu melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kanan yang menjadi ciri khasnya.

Musim lalu ia rata-rata melepaskan 3,1 tembakan setiap 90 menit, menunjukkan betapa besar kepercayaan Club Brugge terhadap kemampuannya sebagai ancaman utama di lini depan.

Meski sangat dominan menggunakan kaki kanan, Tzolis juga cukup nyaman memakai kaki kiri. Ia mampu mengirim umpan silang, melakukan cut-back dari garis gawang, hingga mencetak gol dari sudut sempit menggunakan kaki kirinya.

Selain penyelesaian akhir, Tzolis juga unggul dalam dribel cepat untuk melewati lawan dan kombinasi umpan pendek di area sepertiga akhir lapangan.

Bahkan, ia punya pergerakan diagonal tanpa bola yang sulit diantisipasi dan kemampuan bola mati melalui tendangan sudut maupun tendangan bebas.

Baca Juga: Perjalanan Christos Tzolis ke Arsenal, Pernah Cetak 100 Gol Semusim dan Nyaris Direkrut Barcelona

Semua kemampuan itu membuat Arsenal berharap Tzolis bisa langsung memberi kontribusi dua digit gol maupun assist di musim pertamanya.

Jauh Lebih Matang Dibanding Saat di Norwich

Perbedaan terbesar antara Tzolis sekarang dan saat masih membela Norwich terletak pada pemahaman taktiknya.

Ia kini jauh lebih cerdas dalam membaca ruang. Tzolis tidak lagi menunggu bola datang sebelum bergerak, melainkan aktif membuka ruang terlebih dahulu agar rekan setim memiliki jalur umpan yang lebih baik.

Baca Juga: Vinicius Junior Jadi Incaran Arsenal, Siap Perkuat Lini Serang Musim Baru 

Statistik hampir lima progressive run per 90 menit menunjukkan peningkatan signifikan dalam permainan tanpa bolanya, sesuatu yang sangat dibutuhkan Arsenal saat menghadapi tim yang bertahan rapat.

Masih Ada Kekurangan

Meski kualitas menyerangnya sangat menonjol, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan.

Kemampuan pressing dan kontribusi defensifnya belum sepenuhnya konsisten. Rata-rata 1,8 perebutan bola per 90 menit masih tergolong biasa, sehingga ia harus bekerja lebih keras jika ingin memenuhi standar permainan Mikel Arteta.

Meski demikian, tingkat keberhasilannya dalam duel bertahan mencapai sekitar 60 persen, menjadi modal yang cukup baik untuk terus berkembang.

Akankah Tzolis Sukses di Arsenal?

Semua atribut yang dimiliki Tzolis menunjukkan bahwa ia punya peluang besar untuk sukses di Emirates Stadium.

Ia memiliki penyelesaian akhir yang tajam, pergerakan cerdas, kemampuan menggiring bola, variasi penggunaan kedua kaki, permainan kombinasi yang baik, hingga kualitas bola mati yang bisa menjadi senjata tambahan Arsenal.

Baca Juga: Rumor ke Arsenal Kian Santer, Eddie Howe Tak Bisa Pastikan Nasib Bruno Guimaraes di Newcastle Musim Depan

Tantangan terbesar bagi pemain berusia 24 tahun itu adalah beradaptasi dengan intensitas Premier League. Berbeda dengan saat di Club Brugge, ia tidak lagi menjadi pusat seluruh serangan tim dan akan memiliki ruang yang jauh lebih sempit untuk berkreasi.

Namun, jika mampu beradaptasi dengan tuntutan taktik Arteta, Tzolis berpotensi menjadi salah satu rekrutan paling menarik Arsenal musim ini sekaligus penerus yang ideal bagi Leandro Trossard.

EDITOR: Edi Yulianto