← Beranda
Tak Ingin Ulangi Kesalahan Musim Lalu, Real Madrid Mati-matian Kejar Rodri
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 28 Juli 2026 | 23.20 WIB
Kapten timnas Spanyol Rodri. (Instagram/@sefutbol)

 

JawaPos.com - Real Madrid tampil jauh lebih agresif di bursa transfer musim panas kali ini dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Setelah sebelumnya aktif mendatangkan sejumlah pemain di era Xabi Alonso, Los Blancos kini melanjutkan perombakan skuad di bawah kepemimpinan Jose Mourinho. Aktivitas transfer mereka bahkan meningkat drastis pada pekan-pekan terakhir Juli, sebuah kontras dibandingkan musim panas tahun lalu yang berjalan relatif tenang.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa manajemen akhirnya menyadari satu hal penting: skuad yang dimiliki saat ini masih belum sepenuhnya ideal untuk bersaing di semua kompetisi.

Mourinho Butuh Pengatur Tempo di Lini Tengah

Melansir The Real Champs, meski sudah memperkuat beberapa sektor, Real Madrid diyakini masih memiliki satu kekurangan yang cukup mencolok, yakni sosok gelandang bertipe pengatur permainan.

Baca Juga: Chelsea Jadikan Álvaro Carreras Target Utama dalam Langkah Menguntungkan Real Madrid

Karena itulah nama Rodri kembali muncul sebagai target utama. Laporan terbaru menyebutkan Real Madrid tengah menjajaki kemungkinan merekrut gelandang Manchester City tersebut. Bahkan, klub dikabarkan telah memasukkan Rodri ke dalam proyeksi skuad untuk musim depan.

Keinginan itu sebenarnya bukan hal baru. Selama beberapa bulan terakhir, Real Madrid mengetahui bahwa Rodri memiliki ketertarikan untuk suatu saat mengenakan seragam Los Blancos. Namun, peluang tersebut tidak dimanfaatkan ketika harga sang pemain masih jauh lebih terjangkau.

Kesalahan yang Kini Disadari Madrid

Salah satu alasan mengapa transfer Rodri tak pernah benar-benar dikejar disebut berasal dari keraguan Presiden Florentino Perez terhadap investasi tersebut.

Kini, situasinya berubah. Setelah melihat kebutuhan tim secara lebih jelas, Real Madrid akhirnya menyadari bahwa mereka membutuhkan gelandang dengan karakteristik seperti Rodri untuk mengendalikan permainan.

Baca Juga: Vinícius Júnior Masuk Daftar Prioritas Arsenal di Tengah Mandeknya Negosiasi Kontrak dengan Real Madrid

Sayangnya, keputusan itu datang di saat yang kurang ideal. Penampilan impresif Rodri bersama Spanyol di Piala Dunia 2026 membuat nilai transfernya kembali melonjak. Di sisi lain, persaingan mendapatkan tanda tangannya juga semakin ketat setelah muncul ketertarikan dari Paris Saint-Germain.

Akibatnya, Real Madrid kemungkinan harus mengeluarkan dana jauh lebih besar dibandingkan jika mereka bergerak lebih cepat beberapa waktu lalu.

Sosok yang Dicari Sejak Toni Kroos Pergi

Selama dua musim terakhir, Real Madrid dinilai belum benar-benar memiliki gelandang yang mampu mengontrol ritme pertandingan seperti yang dahulu dilakukan Toni Kroos.

Rodri dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Kemampuannya mendistribusikan bola, mengatur tempo permainan, membaca situasi pertandingan, hingga menjaga keseimbangan lini tengah membuatnya menjadi salah satu gelandang paling komplet di dunia.

Baca Juga: Kylian Mbappé Berusaha Membujuk Michael Olise Gabung dengan Real Madrid Meski Transfer Gagal

Bahkan ketika tidak berada dalam performa terbaiknya, Rodri tetap mampu memberikan stabilitas yang dibutuhkan tim. Sementara saat berada di level tertinggi, ia termasuk pemain terbaik di posisinya.

Madrid Tak Ingin Mengulangi Kesalahan

Ketertarikan terhadap Rodri juga menunjukkan bahwa Real Madrid berusaha belajar dari kesalahan di masa lalu.

Klub merasa seharusnya sudah bergerak lebih cepat ketika kesempatan merekrut sang gelandang masih terbuka lebar. Kini, mereka harus menghadapi harga yang lebih mahal dan persaingan yang lebih sengit.

Baca Juga: Usai Raih Ballon d'Or Piala Dunia, Rodri Jadi Target Utama Real Madrid

Meski begitu, Los Blancos tampaknya tetap siap berjuang hingga akhir bursa transfer. Mereka percaya kehadiran Rodri bisa menjadi kepingan terakhir yang dibutuhkan Jose Mourinho untuk membawa Real Madrid kembali mendominasi sepak bola Eropa musim depan.

EDITOR: Edi Yulianto