← Beranda
Perang Jurnalis Transfer Pecah, Fabrizio Romano dan Plettenberg Berdebat Soal Yan Diomande
Andre Rizal HanafiSelasa, 28 Juli 2026 | 15.11 WIB
Real Madrid dirumorkan masuk bursa perebutan winger potensial RB Leipzig Yan Diomande. (AFP)

 

JawaPos.com - Persaingan mendapatkan wonderkid RB Leipzig Yan Diomande tidak hanya menarik perhatian klub-klub besar Eropa, tetapi juga memicu perdebatan antara dua jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano dan Florian Plettenberg.

Saga transfer pemain asal Pantai Gading itu menjadi sorotan setelah Romano lebih dulu mengumumkan bahwa Yan Diomande akan bergabung dengan Real Madrid dengan label khasnya, Here We Go. Romano menyebut kesepakatan antara Real Madrid dan RB Leipzig telah tercapai dengan nilai transfer di atas €100 juta.

Menurut laporan Romano, Diomande disebut akan segera terbang ke Madrid untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak hingga Juni 2031. Unggahan tersebut membuat banyak penggemar menganggap transfer sang pemain sudah resmi selesai.

Baca Juga: Raih Sepatu Emas di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Kenang Impian Masa Kecil dan Sampaikan Terima Kasih ke Suporter

Namun, klaim tersebut langsung mendapat respons dari Florian Plettenberg. Jurnalis Sky Sports Jerman itu mempertanyakan status full agreement yang disebut Romano.

Plettenberg menilai belum ada kesepakatan final antara Real Madrid dan RB Leipzig karena angka pasti transfer masih belum diketahui. Proses negosiasi masih berjalan dan belum mencapai tahap akhir.

Meski begitu, Plettenberg tidak membantah bahwa Diomande memang ingin bergabung dengan Real Madrid. Dia menyebut pemain berusia muda tersebut sudah memiliki kesepakatan verbal dengan Los Blancos hingga 2031.

Baca Juga: Aksi Kocak Erling Haaland Saat Liburan, Rajin Komentar Nice di Unggahan Penggemar

Perbedaan pandangan antara keduanya kemudian berkembang menjadi perang komentar di media sosial. Romano membalas dengan menyebut Diomande tetap akan menjadi pemain Real Madrid. 

Dia juga menyinggung laporan mengenai ketertarikan Manchester City yang dikaitkan dengan tawaran €100 juta untuk sang bek. Romano mengatakan Manchester City sudah tidak terlibat dalam perburuan Diomande selama beberapa hari dan menyebut informasi tersebut sebagai fake news.

Pernyataan itu membuat Plettenberg merasa diserang. Dia membalas bahwa dirinya tidak pernah melaporkan Manchester City mengajukan tawaran €100 juta untuk Diomande. Plettenberg menilai tuduhan tersebut sudah melewati batas.

Tidak berhenti di situ, Plettenberg kemudian mengkritik gaya kerja Romano sebagai jurnalis transfer. Dia menyinggung kebiasaan Romano mengunggah kabar Here We Go sebelum kesepakatan benar-benar selesai.

Plettenberg juga membawa contoh lain, termasuk laporan Romano terkait Jurgen Klopp yang disebut akan menjadi pelatih tim nasional Jerman. Menurut Plettenberg, pengumuman tersebut bukan lagi sebuah informasi eksklusif karena federasi sepak bola Jerman sudah lebih dulu memberikan pernyataan resmi.

Romano kemudian membalas dengan mengungkit masa lalu Plettenberg. Dia mengklaim bahwa beberapa tahun sebelumnya Plettenberg pernah menghubunginya melalui pesan pribadi untuk meminta saran terkait perkembangan karir dan jumlah pengikut. 

Baca Juga: Arema FC Women Kirim Enam Talenta Muda ke Timnas Indonesia U-17, Siap Tampil di Srikandi Merdeka Cup 2026

Menurut Romano, Plettenberg kini justru bersikap seolah-olah mengajarinya cara bekerja sebagai jurnalis transfer. 

Di tengah panasnya perdebatan tersebut, laporan dari David Ornstein ikut memberikan gambaran berbeda. Ornstein menyebut Real Madrid memang berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Diomande, tetapi negosiasi dengan RB Leipzig belum sepenuhnya selesai.

Real Madrid dikabarkan sudah mengajukan tawaran pertama yang ditolak. Tawaran berikutnya senilai €100 juta biaya tetap dengan paket total mencapai €120 juta juga diperkirakan masih belum diterima Leipzig.

Laporan Ornstein tersebut secara tidak langsung memperkuat pandangan Plettenberg bahwa transfer Diomande memang sangat dekat, tetapi belum mencapai tahap final. Plettenberg pun menanggapi laporan tersebut dengan komentar singkat. Doesn’t sound like a full agreement.

Baca Juga: Agustiar Sabran Resmi Dilantik Jadi Ketum PB Percasi 2026-2030

Sindiran itu menunjukkan bahwa menurutnya, sejak awal poin yang dia sampaikan tetap sama yaitu Yan Diomande hampir menuju Real Madrid, tetapi belum ada kesepakatan penuh. Saga transfer ini akhirnya tidak hanya menjadi pertarungan antara Real Madrid dan klub peminat lain, tetapi juga memperlihatkan persaingan ketat di dunia jurnalisme transfer modern.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah