← Beranda
Strategi Transfer Crystal Palace Bikin Kagum, 4 Pemain Datangkan Keuntungan Fantastis Rp 4,9 Triliun
Andre Rizal HanafiSenin, 27 Juli 2026 | 20.43 WIB
Eberechi Eze (Instagram @eze)

 

JawaPos.com - Crystal Palace kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu klub Liga Inggris yang piawai dalam urusan transfer pemain.

Klub asal London tersebut bukan hanya mampu menemukan talenta berbakat, tetapi juga mengembangkan mereka hingga memiliki nilai jual yang berlipat ganda.

Strategi yang diterapkan Palace selama beberapa musim terakhir terbukti memberikan keuntungan besar. Hanya dari empat pemain saja, klub berjuluk The Eagles itu berhasil mengubah investasi senilai EUR 45 juta (Rp 924,3 miliar) menjadi pemasukan sekitar EUR 240 juta (Rp 4,9 triliun).

Penjualan terbaru datang dari Eberechi Eze. Gelandang kreatif asal Inggris itu didatangkan Palace pada usia 22 tahun dengan nilai transfer sekitar EUR 18 juta.

Baca Juga: Crystal Palace Juara Liga Conference, Pergelangan Kaki Adam Wharton Sempat Bengkak Saat Laga Final

Setelah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di skuad, Eze kemudian dilepas ke Arsenal dengan nilai transfer mencapai EUR 70 juta.

Transfer tersebut menjadi salah satu penjualan terbesar dalam sejarah Crystal Palace. Nilainya juga memperlihatkan bagaimana klub mampu meningkatkan kualitas pemain sekaligus menaikkan harga jual mereka di pasar transfer.

Keuntungan besar juga diperoleh dari Maxence Lacroix. Bek asal Prancis itu direkrut dengan biaya sekitar EUR 18 juta saat berusia 24 tahun. Penampilannya yang konsisten bersama Palace membuat Chelsea tertarik merekrutnya dengan nilai transfer mencapai EUR 62 juta.

Baca Juga: Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/2026, Inggris Kirim 9 Wakil di Pentas Eropa

Sementara itu, Aaron Wan-Bissaka menjadi contoh sukses hasil pembinaan akademi klub. Bek kanan asal Inggris tersebut berkembang dari tim muda Crystal Palace hingga menembus skuad utama tanpa biaya transfer.

Setelah tampil impresif di Premier League, Manchester United memboyongnya dengan nilai mencapai EUR 55 juta.

Nama lain yang tak kalah sukses adalah Michael Olise. Palace merekrut pemain asal Prancis tersebut ketika masih berusia 19 tahun dengan biaya sekitar EUR 9 juta.

Dalam beberapa musim, Olise berkembang menjadi salah satu winger paling menjanjikan di Inggris sebelum akhirnya bergabung dengan Bayern Munchen melalui transfer senilai EUR 53 juta.

Jika dihitung secara keseluruhan, Crystal Palace hanya mengeluarkan dana sekitar EUR 45 juta untuk mendatangkan Eze, Lacroix, dan Olise, sementara Wan-Bissaka berasal dari akademi klub tanpa biaya transfer. Dari empat pemain tersebut, Palace berhasil memperoleh pemasukan hingga EUR 240 juta.

Baca Juga: Arsenal Menang Dramatis, Noni Madueke Ungkap Kondisinya Usai Sempat Terlihat Cedera Kontra Crystal Palace

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Crystal Palace memiliki strategi transfer yang matang. Fokus mereka tidak hanya membeli pemain berkualitas, tetapi juga memberikan kesempatan berkembang sehingga nilainya meningkat secara signifikan.

Model bisnis seperti ini membuat Palace tetap kompetitif di Premier League tanpa harus mengeluarkan anggaran sebesar klub-klub papan atas.

Dengan kemampuan menemukan bakat muda, mengembangkannya, lalu menjual pada waktu yang tepat, Crystal Palace terus membangun fondasi finansial yang kuat sekaligus menjaga daya saing mereka di level tertinggi sepak bola Inggris.

EDITOR: Edi Yulianto