← Beranda
9 Momen Spesial yang Akan Selalu Diingat dari Piala Dunia 2026
M Shofyan Dwi Kurniawan• Sabtu, 25 Juli 2026 | 20.32 WIB
Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak momen bersejarah, mulai dari dominasi Spanyol, rekor Kylian Mbappe, hingga kontroversi yang melibatkan Donald Trump dan perubahan wajah sepak bola dunia. (Instagram/@sefutbol)
 
 

 

JawaPos.com - Piala Dunia 2026 telah berakhir, tetapi turnamen terbesar sepak bola dunia itu meninggalkan begitu banyak cerita yang akan terus dikenang dalam bertahun-tahun ke depan.

Ada rekor baru, kejutan dari tim-tim kecil, penampilan luar biasa para bintang, hingga kontroversi yang memicu perdebatan. Beberapa momen mungkin akan terlupakan, tetapi ada pula yang berpotensi menjadi simbol dari edisi Piala Dunia kali ini.

Melansir ESPN, berikut sembilan momen paling spesial yang kemungkinan besar akan selalu dikenang dari Piala Dunia 2026.

9. Sepak Bola Semakin Mengakar di Amerika Serikat

Sebagai salah satu tuan rumah, Amerika Serikat mencatatkan rekor jumlah penonton dan kehadiran di stadion sepanjang sejarah Piala Dunia.

Baca Juga: Penggemar Argentina Minta Final Piala Dunia 2026 Diulang, Tuding Wasit Disuap

Atmosfer turnamen terasa begitu kuat. Di berbagai kota, pembicaraan mengenai sepak bola menjadi hal yang umum ditemui. Meski sulit mengatakan inilah momen ketika sepak bola "resmi sukses" di Amerika, turnamen ini membuktikan bahwa olahraga tersebut kini memiliki basis penggemar yang jauh lebih besar dibanding sebelumnya.

8. Kontroversi Donald Trump di Tengah Piala Dunia

Kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi salah satu cerita yang terus menghiasi turnamen.

Mulai dari klaimnya yang disebut ikut memengaruhi pencabutan hukuman Folarin Balogun, hingga kemunculannya dalam seremoni final, Trump menjadi sosok yang tak pernah jauh dari sorotan.

Baca Juga: Rumor Transfer: Real Madrid Kembali Buka Peluang Rekrut Rodri Usai Bersinar di Piala Dunia 2026

Meski kontroversinya ramai dibahas, kiprah tim nasional Amerika Serikat yang tersingkir di babak 16 besar membuat kisah tersebut akhirnya tidak menjadi cerita utama turnamen.

7. Kejutan Luar Biasa dari Tanjung Verde

Format baru 48 peserta memberi kesempatan bagi negara-negara yang sebelumnya sulit tampil di Piala Dunia.

Tanjung Verde menjadi salah satu kisah paling menarik. Negara kecil berpenduduk sekitar 550 ribu jiwa itu sukses mengejutkan dunia dengan menahan imbang Spanyol dan nyaris menyingkirkan Argentina.

Baca Juga: Resmi! Belgia Rekrut Mark van Bommel Sebagai Pelatih, Gantikan Rudi Garcia Usai Piala Dunia 2026

Meski perjalanan mereka berakhir lebih cepat, performa Cape Verde menjadi bukti bahwa format baru mampu menghadirkan cerita-cerita segar.

6. VAR Kembali Jadi Perdebatan

Seperti beberapa turnamen sebelumnya, penggunaan Video Assistant Referee (VAR) kembali menuai pro dan kontra.

Banyak keputusan yang memicu perdebatan, termasuk sejumlah insiden pada fase gugur. Namun, meski terus menuai kritik, teknologi ini tampaknya akan tetap menjadi bagian penting dalam sepak bola modern.

5. Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Dunia

Kylian Mbappe kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Kapten Prancis itu mencetak 10 gol sepanjang turnamen dan menjadi pemain pertama yang memenangkan Sepatu Emas Piala Dunia sebanyak dua kali.

Baca Juga: Nicolás Otamendi Resmi Umumkan Pengunduran Diri dari Tim Nasional Argentina Usai Piala Dunia FIFA 2026

Lebih dari itu, Mbappe kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 22 gol.

4. Erling Haaland Semakin Mendunia

Meski Norwegia tidak melangkah jauh, Erling Haaland berhasil mencuri perhatian publik global.

Popularitasnya meningkat drastis sepanjang turnamen. Penampilannya di dalam maupun luar lapangan membuat namanya semakin dikenal, bahkan oleh banyak orang yang sebelumnya bukan penggemar sepak bola.

3. Tarian Terakhir Lionel Messi

Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi penampilan terakhir Lionel Messi di ajang terbesar sepak bola dunia.

Meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara, Messi tetap tampil luar biasa sepanjang turnamen dan kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Baca Juga: Robert Lewandowski Nilai Lamine Yamal Belum Tampilkan Performa Terbaiknya pada Piala Dunia FIFA 2026

Final yang berakhir dengan kekalahan memang menyisakan kekecewaan, tetapi perjalanan Messi tetap menjadi salah satu kisah paling emosional di turnamen ini.

2. Spanyol Tampil Sebagai Salah Satu Tim Terbaik Sepanjang Sejarah

Spanyol bukan sekadar menjadi juara. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil sangat dominan sepanjang turnamen dengan hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan.

Mereka berhasil membungkam para penyerang terbaik dunia, termasuk Lionel Messi dan Kylian Mbappe, sebelum akhirnya mengangkat trofi dunia kedua dalam sejarah.

Baca Juga: Fans Argentina Luncurkan Petisi Pengulangan Final Piala Dunia 2026 yang Didukung Lebih dari 61 Ribu Orang

Dominasi tersebut membuat banyak pihak menilai Spanyol 2026 layak disebut sebagai salah satu tim nasional terbaik yang pernah tampil di Piala Dunia.

1. Amerikanisasi Sepak Bola

Jika ada satu hal yang kemungkinan paling dikenang dari Piala Dunia 2026, itu adalah perubahan wajah sepak bola modern.

Turnamen ini memperkenalkan berbagai elemen yang terinspirasi dari olahraga Amerika, mulai dari pertunjukan jeda pertandingan, jeda hidrasi yang dimanfaatkan untuk slot iklan, hingga berbagai inovasi hiburan lainnya.

Di satu sisi, perubahan tersebut membuat Piala Dunia semakin menarik secara komersial. Namun di sisi lain, banyak penggemar khawatir bahwa sepak bola perlahan berubah menjadi produk hiburan yang lebih berorientasi pada bisnis dibanding tradisi olahraga itu sendiri.

Baca Juga: Alasan FIFA Pilih Rodri sebagai Peraih Golden Ball Piala Dunia 2026 Walau Tanpa Cetak Gol dan Assist

Meski demikian, terlepas dari berbagai kontroversi, Piala Dunia 2026 tetap berhasil menyatukan jutaan orang dari berbagai negara melalui kecintaan yang sama terhadap sepak bola. Itulah alasan mengapa turnamen ini akan selalu dikenang sebagai salah satu edisi paling unik dan paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.

EDITOR: Edi Yulianto