← Beranda
Arsenal Bernostalgia dengan Seragam Legendaris 'Bruised Banana' untuk Jersey Tandang Musim 2026/2027
Bramasta JPSabtu, 25 Juli 2026 | 18.36 WIB
Penggawa Arsenal berpatisipasi dalam peluncuran jersey tandang baru yang legendaris. (Arsenal/adidas)

 

JawaPos.com – Bernostalgia adalah hal yang paling menyenangkan dalam hal apapun. Hal itu kembali digunakan Arsenal untuk melakukan strategi pemasaran dalam inspirasi jersey yang baru mereka keluarkan di musim panas ini.

Juara bertahan Liga Inggris ini kerap menghadirkan kembali nuansa masa lalu melalui berbagai variasi jersey pertandingan, perlengkapan latihan, dan beragam memorabilia lain yang setiap musimnya. Hal juga berlaku untuk jersey tandang mereka menatap 2026/2027.

Desain yang didominasi warna biru dengan aksen kuning ini merupakan penghormatan yang disengaja terhadap seragam tandang legendaris "Bruised Banana" yang pernah dikenakan pada periode 1991 hingga 1993 silam.

Baca Juga: Arsenal Dipastikan Tanpa William Saliba Jalani Musim Baru Premier League Akibat Cedera Punggung

Salah satu bintang lini pertahanan The Gunners, Riccardo Calafiori buka suara terkait bagaiamana ikoniknya desain ‘Bruised Banana’ yang tidak sabar ia kenakan untuk mempertahankan mahkota Premier League serta tampil di Eropa

“Kami semua (para pemain Arsenal) tak sabar untuk bermain mengenakan seragam (tandang) ini,” ujar Riccardo Calafiori dalam rilis pers Arsenal, di mana pemain Italia ini lahir lebih dari satu dekade setelah seragam itu pertama kali dipakai.

“Kami tahu betapa besar desain ‘Bruised Banana’ bagi para pendukung kami. Anda hanya perlu melihat betapa banyaknya orang yang masih mengenakannya hingga hari ini untuk memahami betapa berartinya seragam itu bagi klub.

“Kami bangga mengenakan sesuatu yang memiliki sejarah begitu kuat dan menjadikannya inspirasi saat kami terus memacu diri untuk melangkah maju (di Inggris dan Eropa). Kini giliran kami untuk menciptakan warisan di klub ini.

Baca Juga: Arsenal Diterpa Kabar Buruk, William Saliba Dipastikan Absen Lama karena Cedera

“Kami telah menikmati begitu banyak momen luar biasa bersama para pendukung, namun kami masih haus akan lebih banyak (prestasi) lagi. Kami ingin terus meraih kemenangan, terus menciptakan kenangan istimewa bersama serta memberikan alasan bagi pendukung untuk merasa bangga terhadap tim ini,” tutupnya.

Calafiori melontarkan pengamatan yang tepat mengenai betapa ikoniknya seragam 'Bruised Banana' Arsenal ini, namun apakah era tersebut memang layak dikenang bagi pasukan London utara dengan begitu penuh kekaguman adalah persoalan lain.

Memang wajar jika para penggemar merindukan masa-masa kejayaan yang indah dan penuh kenangan manis itu, namun era ‘Bruised Banana’ sebenarnya tidaklah segemilang itu. Sesuai dengan julukannya, musim-musim tersebut memang tidak berjalan sesuai rencana.

Musim perdana dari era seragam unik yang dijuluki ‘buah bermasalah’ itu, yakni musim 1991/1992 diawali dengan kekhawatiran manajer Arsenal, George Graham mempertahankan gelar juara liga teratas saat itu.

Akhirnya hasil yang diperoleh gagal total, karena The Gunners tidak pernah mampu menembus posisi di atas peringkat ketiga sepanjang musim. Pada akhirnya, satu-satunya keberhasilan mereka hanyalah keberhasilan Ian Wright memenangkan perebutan Sepatu Emas.

Kemudian, musim 1992/1993 menjadi momen di mana kedua seragam tim tetap dipertahankan, di mana sebuah cerminan situasi sebelum era kapitalisme di dunia sepak bola yang merajalela di tahun-tahun berikutnya.

EDITOR: Edi Yulianto