← Beranda
5 Pemain Arsenal yang Wajib Bersinar di Pramusim untuk Amankan Tempat di Skuad Mikel Arteta
Bramasta JPJumat, 24 Juli 2026 | 20.33 WIB
Ilustrasi skuad Arsenal musim lalu. (Arsenal)

 

JawaPos.com - Sang juara bertahan Liga Inggris, Arsenal sebenarnya tak butuh perombakan besar-besaran musim panas ini. Namun persaingan mempertahankan gelar diperkirakan akan semakin ketat musim 2026/2027.

Beberapa pemain The Gunners juga ada yang tampil menonjol di Piala Dunia, sehingga mereka akan kembali ke London Colney secara bertahap. Tiga pemain yang menjadi juara seperti David Raya, Mikel Merino, dan Martín Zubimendi akan menikmati masa libur tambahan.

Demi mengantisipasi potensi kelelahan ekstrem setelah gelaran turnamen yang panjang musim panas ini, Arsenal dikabarkan tidak akan melakukan tur pramusim ke luar negeri musim panas ini. Sebaliknya, mereka akan tetap berada di lokasi yang relatif dekat dari Inggris untuk mempersiapkan para pemain menghadapi musim kompetisi yang kembali akan sangat menguras tenaga.

Baca Juga: Hengkang ke Barcelona, Karim Adeyemi Akui Berat Berpisah dengan Borussia Dortmund

Meski belum ada perekrutan pemain bintang besar yang terealisasi, hal itu diperkirakan akan terjadi. Pemain baru yang bergabung akan berusaha menggoyang hierarki skuad saat ini.

Mengingat hal tersebut, Sport Illustrated telah merangkum ada lima pemain yang secara khusus harus bekerja keras selama pramusim dan membuktikan kelayakan mereka untuk bertahan dalam jajaran pilihan Mikel Arteta.

1. Gabriel Martinelli

Situasi di posisi sayap kiri Arsenal terbilang unik setelah Christos Tzolis dari Club Brugge sudah dipastikan datang untuk menggantikan Leandro Trossard. Namun selain itu, tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi dalam perebutan posisi tersebut.

Baca Juga: Bukan Kebetulan, Como 1907 Serius Kembangkan Akademi Ghana demi Lahirkan Bintang Sepak Bola Baru

Ada kemungkinan Gabriel Martinelli juga akan meninggalkan klub. Pemain internasional Brasil ini belum benar-benar meningkatkan performanya setelah musim terbaiknya 2022/2023 yang menjadi titik balik karirnya.

Meski demikian, Arsenal tidak secara aktif berupaya melepas Martinelli. Dia akan segera bergabung untuk pramusim menjelang laga Community Shield serta upaya mempertahankan gelar Premier League musim depan.

Martinelli sempat mencatatkan satu momen penting bagi tim nasional di Piala Dunia. Cara Carlo Ancelotti memainkannya lebih dekat ke posisi penyerang nomor 9 seharusnya menjadi bahan pertimbangan bagi Mikel Arteta.

Peran yang akan dijalani Martinelli selama pramusim nanti akan menarik untuk disimak, mengingat banyak pihak berpendapat bahwa masa-masa di mana ia selalu bermain menempel di garis tepi lapangan sudah tak lagi mewah seperti dulu.

2. Martin Zubimendi

Martín Zubimendi akan kembali ke London utara sebagai juara dunia, dan Arsenal tentu senang melihat Rodri kembali ke performa puncak selama musim panas, yang berarti Zubimendi hanya mendapat kesempatan bermain terbatas dan kondisinya sehat 100 persen.

The Gunners bergerak cepat untuk mengamankan jasa pemain asal Spanyol tersebut pada musim panas lalu, dengan harapan dia bisa menjadi sosok pengganti sekaligus bagi Jorginho dan Thomas Partey.

Baca Juga: Newcastle United Resmi Capai Kesepakatan Rekrut Aladji Bamba, Mahar Transfer Rp 760 Miliar

Dia mengawali kiprahnya dengan gemilang dan tercatat sebagai salah satu rekrutan paling impresif pada bursa transfer tersebut. Namun, kerasnya kompetisi Liga Inggris akhirnya berdampak pada fisik gelandang yang lama membela Real Sociedad itu.

Pemain berusia 27 tahun ini tampak kelelahan saat Arsenal sedang berjuang memperebutkan gelar juara di fase krusial musim. Zubimendi hanya tampil sebagai starter dalam satu dari empat pertandingan terakhir Arsenal di liga domestik.

Meski begitu patut diapresiasi bahwa dia bermain di seluruh 38 laga serta duduk di bangku cadangan pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid maupun di partai final saat tumbang di tangan Paris Saint-Germain lewat adu penalti.

Baca Juga: James Trafford Berpeluang Tinggalkan Manchester City, Leeds United Serius Ingin Rekrut

Meskipun Zubimendi tak diragukan lagi telah meningkatkan efisiensi lini tengah Arsenal di sebagian besar musim debutnya, minat klub terhadap Bruno Guimaraes seharusnya menjadi ancaman bagi pemain internasional Spanyol tersebut.

Ada kemungkinan posisinya goyah oleh kedalaman skuad yang semakin mumpuni, mengingat gelandang Brasil itu berpotensi memangkas jatah waktu bermainnya jika ia benar-benar bergabung dengan juara bertahan Liga Premier musim panas ini.

3. Ethan Nwaneri

Max Dowman mungkin menjadi harapan besar Arsenal berikutnya, namun sempat terlihat bahwa Ethan Nwaneri-lah yang akan menjadi bintang besar masa depan yang muncul dari akademi Hale End dan bersinar bersama tim utama.

Baca Juga: Chelsea Resmi Boyong Wonderkid Wigan Harrison Bettoni, Tolak Kontrak Baru Demi Kesempatan di Stamford Bridge

Nwaneri telah menunjukkan bakatnya secara sporadis bagi skuad asuhan Arteta, namun ia gagal mempertahankan momentum pada musim lalu dan justru memilih bergabung dengan Marseille sebagai pemain pinjaman pada Januari.

Kini setelah kembali ke London utara, segala opsi terbuka bagi sang playmaker muda berkaki kidal tersebut. Jika mampu tampil mengesankan di pramusim, dia bisa saja mengamankan peran yang lebih penting bagi tim juara tersebut pada musim 2026/202027.

Akan tetapi, Arsenal mungkin juga tergoda untuk melepasnya secara permanen jika ada tawaran layak datang dengan nilai yang tinggi, atau mereka bisa kembali meminjamkan pemain berusia 19 tahun itu ke klub lain yang menjamin menit bermain.

Beberapa minggu ke depan sangatlah krusial bagi Nwaneri, yang memiliki potensi untuk menjadi pemain istimewa bagi The Gunners dengan beberapa uji coba sebelum membuka musim.

Baca Juga: Target Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026! Bernardo Tavares Jadikan Sebagai Ajang Membangun Tim

4. Riccardo Calafiori

Posisi bek kiri utama Arsenal yang sebelumnya dipegang Riccardo Calafiori sempat diambil alih oleh Piero Hincapie musim lalu, sehingga pemain asal Italia ini bertekad merebut kembali posisi starter tersebut pada musim panas ini.

Berbeda dengan Hincapie, dia tidak terbebani agenda Piala Dunia sebelumnya dan memulai pramusim dalam kondisi fisik yang bugar sepenuhnya. Calafiori sempat mengalami berbagai masalah kebugaran, termasuk absen selama satu bulan musim lalu akibat cedera otot.

Pesepak bola berusia 24 tahun ini memiliki profil unik yang mungkin bisa dimaksimalkan lebih jauh oleh Arteta, sementara itu, Hincapie meski lebih tangguh secara fisik, tidak memiliki gaya permainan yang seunik Calafiori dalam kemampuan menyerang dan kreativitas yang dimiliki.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Piala AFF 2026 Hari Ini, Timnas Indonesia Bersiap Jalani Laga Perdana

Pemain asal Ekuador itu mungkin membutuhkan waktu untuk memulihkan diri dari berbagai kendala yang dihadapinya musim panas ini, sehingga terbuka peluang bagi Calafiori untuk tampil impresif selama pramusim dan kembali menjadi bek kiri utama The Gunners.

5. Martin Odegaard

Sebagian pendukung mulai berharap Arsenal beralih dari sosok kapten mereka. Martin Odegaard tak dimungkiri menjalani musim 2025/2026 yang sulit sebagai keberhasilan The Gunners meraih gelar juara tanpa performa istimewa dari pemain asal Norwegia itu.

Hal ini sangat jelas mengisyaratkan bahwa tim asuhan Arteta telah berkembang melampaui ketergantungan padanya sebagai gelandang kreatif di posisi nomor 8 untuk mengatur semua serangan.

Baca Juga: Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?

Odegaard juga pernah menjadi jantung permainan Arsenal yang tak tergantikan, namun kini pemain internasional Norwegia itu lebih dihargai karena kontribusinya saat tidak menguasai bola ketimbang bakatnya sebagai pengatur serangan.

Dia menjadi ragu-ragu saat memegang bola dan kurang efisien di area pertahanan lawan atau sepertiga akhir lapangan, sering kali terlalu lama menguasai bola atau gagal melepaskan tembakan pada momen yang tepat.

Arteta sebenarnya selalu mengaguminya dan masih tetap demikian, sehingga masa depannya tampaknya tidak dalam keraguan. Namun, gelandang serang 27 tahun ini perlu menjalani pramusim yang solid begitu ia kembali dari masa istirahat pasca Piala Dunia.

Terutama mengambalikan sentuhan magisnya untuk meyakinkan kembali para pendukung serta sang juru taktik terutama bahwa ia masih sangat mampu berkontribusi bagi tim ini setelah keberhasilan mereka meraih gelar juara musim lalu.

Baca Juga: AC Milan Bidik Axel Disasi dari Chelsea, Ruben Amorim Siap Tebus Bek Prancis Rp 560 Miliar

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah