← Beranda
Bukan Kebetulan, Como 1907 Serius Kembangkan Akademi Ghana demi Lahirkan Bintang Sepak Bola Baru
Andre Rizal HanafiJumat, 24 Juli 2026 | 18.24 WIB
Como 1907 mengembangkan talenta muda di berbagai belahan dunia, salah satunya dari Ghana. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Como 1907 terus memperkuat langkahnya dalam mengembangkan talenta muda di berbagai belahan dunia. Salah satu proyek yang mulai memperlihatkan hasil datang dari Ghana, negara yang selama ini dikenal sebagai penghasil pemain sepak bola berbakat.

Dua pemain muda dari EurAfrica FC yang sebelumnya sempat menarik perhatian setelah mengikuti summer camp Como kini menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa investasi Como di sektor pembinaan usia muda mulai membuahkan hasil.

Program tersebut bukan sekadar memberikan pengalaman latihan singkat. Selama berada di Italia, para pemain mendapat kesempatan merasakan atmosfer pembinaan profesional dengan fasilitas yang dimiliki Como. 

Baca Juga: Newcastle United Resmi Capai Kesepakatan Rekrut Aladji Bamba, Mahar Transfer Rp 760 Miliar

Mereka juga memperoleh pendampingan teknis yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan individu maupun pemahaman taktik. Perkembangan dua pemain asal Ghana itu sekaligus memperlihatkan besarnya potensi sepak bola yang dimiliki negara Afrika Barat tersebut. 

Ghana memang telah lama menjadi salah satu lumbung talenta dunia dengan banyak pemain yang sukses menembus kompetisi elite Eropa. Melihat potensi tersebut, Como bukan satu-satunya klub yang menaruh perhatian.

Sejumlah klub besar seperti Juventus dan Borussia Dortmund juga telah membangun jaringan pembinaan di Ghana sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka. Klub-klub Eropa kini tidak lagi hanya mengandalkan bursa transfer untuk mendapatkan pemain berkualitas. 

Baca Juga: James Trafford Berpeluang Tinggalkan Manchester City, Leeds United Serius Ingin Rekrut

Mereka mulai aktif mencari bakat sejak usia dini melalui akademi, kerja sama dengan sekolah sepak bola, hingga kemitraan dengan klub lokal. Strategi ini memungkinkan proses pembinaan dilakukan lebih awal sehingga pemain memiliki waktu yang cukup untuk berkembang sebelum akhirnya siap bersaing di level profesional. 

Selain meningkatkan kualitas individu, pendekatan tersebut juga membantu pemain beradaptasi dengan filosofi permainan klub sejak usia muda. Bagi Como, pengembangan akademi internasional menjadi bagian penting dari rencana membangun fondasi klub yang kuat. 

Kehadiran jaringan pembinaan di berbagai negara membuka peluang menemukan pemain potensial yang mungkin belum banyak mendapat sorotan. Dalam beberapa tahun terakhir, Como memang menunjukkan ambisi besar, tidak hanya di level tim utama, tetapi juga dalam pengembangan sepak bola usia muda.

Investasi pada akademi dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan prestasi klub di masa depan. Perjalanan dua pemain EurAfrica FC menjadi contoh bagaimana kesempatan mengikuti program pembinaan yang tepat dapat membuka peluang lebih besar menuju sepak bola profesional. 

Meski jalan menuju kompetisi elite Eropa masih panjang, perkembangan yang mereka tunjukkan menjadi sinyal positif bagi proyek Como di Ghana. Jika program seperti ini terus berjalan, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak pemain muda berbakat dari Ghana yang mampu menembus panggung sepak bola Eropa. 

Bagi Como, investasi di akar rumput bukan hanya tentang membangun citra klub, melainkan upaya nyata mencetak generasi pemain masa depan melalui jaringan pembinaan yang semakin luas di berbagai penjuru dunia.

Baca Juga: Chelsea Resmi Boyong Wonderkid Wigan Harrison Bettoni, Tolak Kontrak Baru Demi Kesempatan di Stamford Bridge

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah