JawaPos.com - Barcelona dilaporkan tengah melebarkan harapan mereka dapat menyatukan kembali duet bek tengah yang membawa timnas Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua mereka musim panas ini. Barca dikabarkan menjajaki kemungkinan mendatangkan Aymeric Laporte.
Laporte kembali ke kancah sepak bola Eropa tahun lalu setelah sempat berkarier singkat di Liga Arab Saudi, menyusul reputasinya sebagai salah satu bek terbaik dunia bersama tim asuhan Pep Guardiola di Manchester City.
Kini berusia 32 tahun, Laporte membuktikan di Amerika Utara bahwa performanya masih berada di level tertinggi, dengan Spanyol tercatat hanya kebobolan satu kali dalam perjalanan mereka menuju gelar juara.
Baca Juga: Joao Gomes Debut Bersama Aston Villa, Bungkam Walsall 5-0 di Laga Pramusim 2026/2027
Ini merupakan salah satu kemenangan Piala Dunia yang paling mengesankan dalam beberapa waktu terakhir, di mana La Roja menunjukkan kematangan permainan yang luar biasa dalam bertahan dan menyerang seiring berjalannya turnamen.
Rekan duet Laporte yang juga bek Barca, Cubarsi juga menuai banyak pujian atas performanya sepanjang turnamen dan layak dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik setelah tampil tanpa cela di laga final untuk meraih clean sheet ketujuhnya di gelaran ini.
Namun, performa gemilang bintang muda Barcelona itu juga tak dapat di bantah bahwa adanya bantuan oleh ketenangan yang ditunjukkan Laporte di sampingnya sebagai sosok veteran yang membimbing wonderkid berbakat.
Baca Juga: Tinggalkan Akademi Tottenham Hotspur, Elijah Upson Pilih Ikuti Jejak sang Ayah di Arsenal
Bek Athletic Club tersebut tampil nyaris sempurna sepanjang turnamen, dan Blaugrana yang memang sedang membutuhkan bek tengah baru berupaya melakukan langkah transfer yang cerdas untuk merekrut jasanya.
Melansir laporan dari SPORT menyebutkan bahwa sang juara bertahan La Liga tersebut telah menjalin komunikasi dengan agen dari Laporte dan berencana mengadakan pembicaraan lebih lanjut pekan ini.
Jika sang bek berminat untuk pindah, Barcelona seharusnya menganggap kesepakatan ini mudah untuk direalisasikan. Laporte kabarnya memiliki klausul pelepasan dalam kontraknya di Athletic Bilbao yang bernilai kurang dari EUR 15 juta.
Pemain bernama lengkap Aymeric Jean Louis Gerard Alphonse Laporte ini kembali ke Bilbao musim panas lalu setelah perselisihan berkepanjangan dengan klub Saudi Pro League, Al Nassr, dan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan mantan klubnya tersebut.
Dia mencatatkan 25 penampilan di La Liga musim lalu dan kemudian masuk dalam skuad Piala Dunia pilihan Luis de la Fuente. Yang paling mengejutkan bek setinggi 191 cm ini langsung menjadi pilihan utama di banding Eric Garcia yang tampil menawan di Barca musim lalu.
Laporte tampil konsisten sepanjang turnamen meskipun nilai jualnya melonjak dan diperkirakan akan terus meningkat, tampaknya Barcelona memiliki peluang besar untuk mendapatkan bek tengah berpengalaman tersebut tanpa hambatan berarti.
Baca Juga: Andoni Iraola Pastikan Hugo Ekitike dan Conor Bradley Masih Absen Lama di Liverpool
Hansi Flick sangat membutuhkan rekan duet baru bagi Cubarsi, dan tampaknya tidak ada pilihan yang lebih tepat selain sosok yang tampil gemilang mendampingi pemain remaja 19 tahun tersebut sepanjang musim panas. Meskipun ketangguhan lini pertahanan Spanyol di Piala Dunia bukan semata-mata hasil dari performa gemilang kedua bek tengahnya, tak dapat dipungkiri betapa briliannya kerja sama antara CubarsI dan Laporte.
Dalam sistem permainan yang tidak jauh berbeda dengan gaya main yang dijalani Cubarsi selama beberapa tahun terakhir di bawah asuhan Hansi Flick, keduanya tampil tanpa rasa gentar.Bahkan Cubarsi mengatakan sangat menikmati kesempatan bermain bersama mantan bintang Man City tersebut, dan sebelum laga final, ia mengungkapkan rasa "nyaman" saat berduet dengan Laporte.
“Piala Dunia adalah turnamen besar pertama di mana kami berdua masuk dalam susunan pemain inti. Saya merasa sangat nyaman,” buka pemain bertahan lulusan La Masia itu kepada TV3 (via Mundo Deportivo).
Baca Juga: Manchester United Serius Incar Warren Zaire-Emery dari Paris Saint-Germain
“Kami berdua merasa sangat nyaman (berduet di lini belakang). Kami saling membantu, saling menumbuhkan rasa percaya diri, dan memperkuat diri agar kebobolan sesedikit mungkin. Performa kami sangat bagus.”
Cubarsi juga menyadari kemiripan antara Laporte dan mantan rekan duetnya di posisi bek tengah, Inigo Martínez, sosok yang mendampinginya saat Barcelona meraih treble domestik pada musim 2024/2025.
"Saya sudah pernah diberi tahu bahwa gayanya tampak seperti Inigo (Martinez). Keduanya berasal dari Basque, bermain di sisi kiri, memiliki profil yang sangat mirip, serta sama-sama punya karakter kuat," lengkapnya soal Laporte.
Baca Juga: West Ham Segera Lepas Crysencio Summerville ke Al Hilal, Nilai Transfer Tembus Rp 1,6 Triliun