JawaPos.com - Legenda sepak bola Inggris Kevin Keegan meninggal dunia pada usia 75 tahun. Kabar duka itu diumumkan pihak keluarga pada Selasa (21/7).
Dalam pernyataan resminya, keluarga Kevin Keegan menyampaikan bahwa sang legenda mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker. Keegan meninggal didampingi istri dan kedua putrinya.
“Dengan kesedihan mendalam kami mengumumkan bahwa Kevin Keegan telah meninggal dunia pada usia 75 tahun,” tulis pernyataan itu dikutip dari ESPN.
Baca Juga: Klasemen Akhir Piala Dunia FIFA 2026: Peringkat Lengkap 48 Tim Peserta
Keluarga juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Keegan mulai memburuk sejak awal tahun. Penyakit kanker yang dideritanya diketahui telah memasuki stadium empat pada Juni 2026.
Keluarga turut menyampaikan apresiasi kepada tim medis yang telah memberikan perawatan terbaik selama masa pengobatan, sekaligus meminta privasi di tengah masa berkabung.
“Pihak keluarga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim medis Kevin yang luar biasa atas segala dukungan mereka,” lanjut pernyataan itu.
Baca Juga: Konsistensi Jadi Kunci Stanford Menangi Dua Trofi dalam Dandim Padel Tournament
Keegan dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik Inggris sepanjang masa. Keegan meraih dua penghargaan Ballon d'Or secara beruntun pada 1978 dan 1979.
Karir bermain Keegan dimulai dengan gemilang bersama Liverpool pada era 1970-an. Bersama klub itu, Keegan berhasil meraih tiga gelar First Division, satu Piala FA, dua Piala UEFA, serta satu trofi Piala Eropa.
Setelah itu, Keegan melanjutkan karier ke Hamburg dan kembali mencatatkan prestasi impresif, termasuk dua Ballon d'Or.
Selain Liverpool dan Hamburg, Keegan juga pernah memperkuat Southampton dan Newcastle United. Di level internasional, Keegan mencatatkan 63 penampilan bersama tim nasional Inggris dengan torehan 21 gol, serta pernah dipercaya menjadi kapten tim.
Setelah gantung sepatu, Keegan melanjutkan kiprah sebagai pelatih. Keegan menangani sejumlah klub dan tim nasional, termasuk Newcastle United, Fulham, timnas Inggris, serta Manchester City.
Salah satu pencapaian paling dikenang ialah saat membawa Newcastle United promosi ke Premier League dan menjadi penantang serius gelar juara pada musim 1995-1996, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Manchester United.
Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru: Timnas Spanyol Kembali ke Puncak Setelah Piala Dunia 2026
Newcastle United turut menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang mereka sebut sebagai salah satu figur paling ikonik dalam sejarah klub. Dalam pernyataan resminya, Newcastle United menyebut Keegan sebagai sosok berpengaruh dan sangat dicintai oleh para penggemar.
“Hari ini kami berduka atas kehilangan sosok besar dalam sejarah klub. Kami akan mempertimbangkan bentuk penghormatan yang pantas untuk mengenang kehidupan dan warisan luar biasa Kevin,” tulis Newcastle United.