← Beranda
Pelatih Baru Portugal Jawab Pertanyaan Besar soal Masa Depan Cristiano Ronaldo di Timnas
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 14 Juli 2026 | 19.31 WIB
Jorge Jesus. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pelatih anyar Portugal, Jorge Jesus, akhirnya angkat bicara mengenai masa depan Cristiano Ronaldo bersama tim nasional.

Meski belum memberikan kepastian apakah sang kapten akan tetap menjadi pilihan utama, Jesus menegaskan bahwa pemain berusia 41 tahun itu tidak akan pernah menjadi masalah bagi Seleção das Quinas.

Portugal bergerak cepat setelah tersingkir secara mengecewakan di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Roberto Martínez, yang kontraknya berakhir usai kegagalan tersebut, langsung digantikan oleh Jorge Jesus hanya beberapa hari setelah Portugal disingkirkan Spanyol lewat gol dramatis di menit-menit akhir.

Kekalahan itu juga menjadi akhir yang emosional bagi Ronaldo, yang tampak menangis setelah mimpinya menutup karier Piala Dunia dengan trofi kembali pupus.

Baca Juga: 3 Momen Kontroversial dalam Sejarah Duel Inggris vs Argentina di Piala Dunia

Tak heran jika pertanyaan pertama yang diterima Jesus dalam konferensi pers perdananya adalah mengenai masa depan Ronaldo. Keduanya sendiri bukan sosok asing karena sempat bekerja sama di Al Nassr dan sukses mempersembahkan gelar Liga Pro Saudi yang telah lama dinantikan klub tersebut.

Melansir Sports Illustrated, Jorge Jesus pun membalas dengan jawaban formalitas soal masa depan bintang Portugal tersebut.

"Saya belum berbicara dengan Cris," ungkap Jesus.

"Dia tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional atau bagi saya. Mengenai kontroversi tersebut, setiap orang berhak atas pendapatnya masing-masing."

"Saya perlu berbicara dengannya untuk mengetahui apa yang ingin dia lakukan. Dia selalu mengatakan kepada saya bahwa dia ingin mengakhiri kariernya di Al Nassr. Jika dia berada dalam posisi untuk dipanggil, saya akan melakukannya."

Jesus juga kembali menegaskan rasa hormatnya kepada sang megabintang.

"Cris adalah simbol Portugal. Dia akan tercatat dalam sejarah. Merupakan suatu kehormatan besar bekerja dengannya. Dia sangat mudah diajak bekerja sama."

Baca Juga: Andrea Pirlo Kian Dekat ke Kursi Pelatih Timnas Italia, Maldini Pegang Peran Penting

Perdebatan soal Ronaldo Kembali Menghangat

Performa Portugal di Piala Dunia 2026 kembali memunculkan perdebatan lama mengenai apakah Ronaldo masih layak menjadi pilihan utama di lini depan.

Setelah sempat membungkam kritik dengan membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League 2025, penampilan Ronaldo di Amerika Utara kembali menjadi sorotan.

Ia mencetak dua gol pada fase grup, keduanya saat menghadapi Uzbekistan. Setelah itu Ronaldo mencetak gol penalti ketika Portugal menyingkirkan Kroasia di babak 32 besar, tetapi gagal memberikan pengaruh besar saat timnya dikalahkan Spanyol di babak 16 besar.

Di sisi lain, Gonçalo Ramos justru minim kesempatan bermain. Sang striker hanya tampil selama tujuh menit di fase grup, sebelum mencetak gol kemenangan saat menggantikan Ronaldo melawan Kroasia. Meski demikian, ia kembali hanya menjadi penghangat bangku cadangan ketika Portugal menghadapi Spanyol.

Situasi tersebut membuat banyak pihak menilai Portugal perlu mulai melakukan regenerasi di lini depan.

Baca Juga: La Roja Unggul 7 Kemenangan! Rekor 10 Pertemuan Prancis vs Spanyol Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Jorge Jesus Punya Cara Berbeda Mengelola Ronaldo

Meski belum mengungkapkan rencana pastinya, Jesus memberikan gambaran bagaimana ia menangani Ronaldo selama bekerja bersama di Al Nassr.

"Lihat Cris. Di bawah kepemimpinan saya, dia biasa menempuh jarak 8 kilometer per pertandingan, mencapai kecepatan di atas 25 km per jam. Dia bermain ketika saya merasa perlu. Terkadang saya bahkan tidak memasukkannya ke dalam daftar pemain cadangan."

"Masih mengenai Cris, dia bermain dalam 31 dari 50 pertandingan tahun lalu. Saya menggantikannya 16 kali dan tidak pernah ada masalah. Saya memiliki keuntungan besar di sini karena 12 pemain yang dipanggil untuk Piala Dunia sudah pernah bekerja sama dengan saya."

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Jesus tidak akan segan mengatur menit bermain Ronaldo sesuai kebutuhan tim. Berbeda dengan era Roberto Martínez yang hampir selalu menjadikan sang kapten sebagai pilihan utama, Jesus tampaknya lebih mengutamakan keseimbangan tim tanpa mengurangi rasa hormat terhadap legenda sepak bola Portugal itu.

Kini, keputusan mengenai peran Ronaldo di tim nasional tinggal menunggu pembicaraan langsung antara keduanya. Yang jelas, bagi Jorge Jesus, status Cristiano Ronaldo sebagai ikon Portugal tidak akan pernah berubah, meski perannya di lapangan bisa saja berbeda seiring bertambahnya usia.

EDITOR: Banu Adikara