← Beranda
Bukan Soal Gaji, Guardiola Disebut Tertarik Latih Timnas Italia Berkat Peran Maldini dan Leonardo
Andre Rizal HanafiSenin, 13 Juli 2026 | 02.47 WIB
Pep Guardiola resmi meninggalkan Manchester City. (Dok. Instagram/@mancity)

 

JawaPos.com - Nama Pep Guardiola kembali menjadi sorotan di bursa pelatih internasional. Kali ini, pelatih asal Spanyol itu dikabarkan masuk dalam radar Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk mengisi kursi pelatih Timnas Italia.

Isu tersebut semakin menghangat setelah FIGC menunjuk Paolo Maldini dan Leonardo sebagai bagian dari proyek pembenahan sepak bola Italia.

Kehadiran dua sosok berpengaruh itu diyakini dapat membuka peluang untuk mendekati Guardiola, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia.

Guardiola memang masih identik dengan Manchester City, tetapi keinginannya menangani tim nasional bukanlah rahasia.

Baca Juga: Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu pernah mengungkapkan bahwa melatih sebuah negara menjadi salah satu tantangan yang ingin ia jalani di masa depan.

Karena itu, Italia dinilai memiliki kesempatan untuk mewujudkan ambisi tersebut. Terlebih, Gli Azzurri sedang berusaha membangun kembali kekuatan tim setelah mengalami periode yang kurang memuaskan di level internasional.

Salah satu tantangan terbesar tentu berkaitan dengan nilai kontrak Guardiola. Selama menangani Manchester City, ia menerima bayaran yang sangat tinggi, angka yang sulit ditandingi oleh federasi sepak bola mana pun, termasuk Italia.

Baca Juga: Resmi Latih Lazio, Gennaro Gattuso Akui Kegagalan Bersama Timnas Italia Jadi Luka Seumur Hidup

Namun, laporan dari media Italia menyebut bahwa faktor finansial kemungkinan bukan menjadi pertimbangan utama bagi Guardiola apabila ada proyek yang benar-benar menarik minatnya.

Pelatih berusia 55 tahun itu dikenal sebagai sosok yang lebih tertarik pada tantangan baru, filosofi permainan, serta kesempatan membangun tim dalam jangka panjang.

Di sinilah peran Maldini dan Leonardo dinilai sangat penting. Keduanya memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa serta hubungan yang baik dengan banyak tokoh besar dunia sepak bola, termasuk Guardiola.

Dengan pengalaman tersebut, Maldini dan Leonardo diyakini mampu membangun komunikasi yang lebih personal dibanding sekadar negosiasi kontrak.

Pendekatan berbasis visi dan proyek jangka panjang disebut menjadi kunci apabila Italia benar-benar ingin mendatangkan Guardiola.

Baca Juga: Di Balik Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026: Bellingham Debat dengan Tuchel, Ayah Haaland Protes Keputusan Wasit!

Jika skenario itu terwujud, publik sepak bola dunia juga berpeluang kembali menyaksikan rivalitas klasik Guardiola dengan Jurgen Klopp.

Sebab, Klopp dikabarkan telah menerima tantangan untuk menangani Timnas Jerman.
Pertemuan Italia dan Jerman di turnamen besar nanti akan menghadirkan duel dua pelatih yang selama bertahun-tahun saling berhadapan di Liga Inggris.

Rivalitas yang sebelumnya tersaji bersama Manchester City dan Liverpool bisa berlanjut di level tim nasional.

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari FIGC maupun Guardiola terkait kemungkinan kerja sama tersebut. Seluruh pembahasan masih sebatas spekulasi yang berkembang di media Italia.

Baca Juga: Norwegia Tumbang, Erling Haaland Puji Performa Jude Bellingham dan Tanggapi Golnya yang Dianulir

Walau demikian, rumor ini sudah cukup menarik perhatian pencinta sepak bola. Banyak yang menilai Guardiola merupakan sosok ideal untuk memimpin regenerasi Timnas Italia berkat gaya bermain modern, kemampuan mengembangkan pemain muda, serta rekam jejak prestasi yang luar biasa.

Apabila benar bergabung, Guardiola tidak hanya akan membawa nama besar ke bangku pelatih Gli Azzurri. Ia juga diharapkan mampu mengembalikan Italia sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa dan dunia.

Kini, keputusan ada di tangan FIGC. Apakah pendekatan yang dibangun melalui Maldini dan Leonardo mampu meyakinkan Guardiola menerima tantangan baru bersama Timnas Italia, atau justru sang pelatih memilih melanjutkan petualangan di tempat lain. Jawabannya masih harus ditunggu dalam beberapa waktu ke depan.

EDITOR: Banu Adikara