JawaPos.com - Fulham resmi menunjuk mantan pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa sebagai pelatih anyar mereka pada Selasa (7/8). Pelatih asal Spanyol itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang akan mengikatnya di Craven Cottage hingga musim panas 2029.
Arbeloa datang dengan pengalaman yang dibangun dari karier kepelatihan di Real Madrid, mulai dari tim akademi hingga menangani tim utama pada musim lalu.
Penunjukan itu menjadi bukti bahwa periode singkat Arbeloa di Santiago Bernabeu mampu meningkatkan reputasinya sebagai pelatih.
Arbeloa sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih darurat Real Madrid pada awal Januari oleh Presiden klub Florentino Perez. Pelatih berusia 43 tahun itu menggantikan Xabi Alonso yang dipecat di tengah musim debutnya.
Selama menangani Los Blancos, Arbeloa memimpin 28 pertandingan di semua kompetisi dengan catatan 18 kemenangan dan dua hasil imbang. Ia juga mengalami delapan kekalahan.
Dilansir dari The Athletic, tim asuhannya mencetak 58 gol dan kebobolan 34 gol, tetapi gagal meraih trofi pada musim tersebut.
Sebagai pelatih debutan di level senior, masa depan Arbeloa di Real Madrid sempat diragukan. Timnya tersingkir dari perempat final Liga Champions oleh Bayern Munchen dengan agregat 6-4 pada April 2026.
Situasi semakin buruk setelah Real Madrid kalah di laga El Clasico 0-2 dari Barcelona pada Mei 2026. Arbeloa pun sebenarnya mengambil alih tim dalam kondisi yang sulit.
Sejumlah pemain kunci tidak cocok dengan metode kepelatihan Xabi Alonso. Laga debut Arbeloa pun sempat berakhir buruk, kalah 2-3 dari klub divisi dua Albacete di Copa del Rey.
Hasil itu mengejutkan karena Real Madrid tidak pernah kalah dari Albacete dalam 10 pertemuan sebelumnya. Meskipun demikian, ada tanda-tanda perbaikan dalam beberapa pekan berikutnya.
Pelatih asal Spanyol itu berhasil memperbaiki suasana tim dan menyederhanakan gaya bermain. Arbeloa juga memberi kebebasan lebih kepada pemain dalam mengambil keputusan di lapangan.
Pendekatan itu berdampak positif terhadap performa sejumlah pemain bintang seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde. Selain itu, promosi gelandang muda Thiago Pitarch ke tim utama juga dinilai berhasil.
Real Madrid mencatat sejumlah kemenangan penting selama kepelatihan Arbeloa. Termasuk menang atas Benfica dan Manchester City di fase gugur Liga Champions serta menang 3-2 atas Atletico Madrid di La Liga.
Hasil-hasil tersebut meningkatkan kredibilitas Arbeloa karena sanggup mengalahkan tim-tim yang dilatih pelatih ternama. Contohnya Jose Mourinho, Pep Guardiola, dan Diego Simeone.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari situs resmi Fulham, Arbeloa mengaku bangga dan antusias memulai babak baru kariernya di Inggris. “Ini adalah kehormatan besar bagi saya untuk memulai tahap baru bersama Fulham, klub tertua di London.
Saya merasakan tanggung jawab besar dan sangat berterima kasih kepada Mr Khan dan Tony Khan atas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” ujar Arbeloa.
Pemilik klub, Shahid Khan, menyebut Arbeloa kandidat yang sejak awal menunjukkan kualitas terbaik selama proses seleksi. “Alvaro adalah kandidat yang mampu membangun argumen kuat dalam pertemuan kami pada Juni.
Dengan cepat jadi jelas bahwa dia pilihan tepat. Saya yakin skuad, staf, dan penggemar akan merasakan dampak positif dari penunjukan ini,” kata Shahid Khan.
Dalam perjalanan kepelatihannya, Arbeloa memulai karier di akademi Real Madrid. Dia menangani tim U-14 sebelum membawa tim U-19 meraih treble pada musim debutnya.
Arbeloa kemudian dipercaya melatih Real Madrid Castilla sebelum akhirnya naik ke tim utama. Sebelum beralih ke dunia kepelatihan, Arbeloa menikmati karier bermain yang gemilang.
Arbeloa pernah membela klub-klub besar seperti Real Madrid, Liverpool, dan West Ham United. Bersama Real Madrid, ia meraih gelar bergengsi, termasuk dua trofi Liga Champions dan satu gelar La Liga.
Di level internasional, Arbeloa juga jadi bagian dari generasi emas Spanyol. Dia mengoleksi dua gelar Piala Eropa dan satu trofi Piala Dunia 2010.