JawaPos.com - Nama Tristan Schenkhuizen mulai menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Gelandang berusia 19 tahun itu memiliki darah keturunan Indonesia dan saat ini memperkuat Fortuna Sittard U-21 di Belanda.
Pemain Fortuna Sittard Tristan Schenkhuizen lahir pada 12 Juli 2004 di Belanda. Dia dan kedua orang tuanya sama-sama lahir di Negeri Kincir Angin.
Meski demikian, Tristan Schenkhuizen yang memiliki postur 178 cm tersebut memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayah. Kakeknya diketahui lahir di Surabaya, sementara neneknya berasal dari Yogyakarta.
Fakta tersebut membuat Tristan menjadi salah satu pemain diaspora yang layak mendapat perhatian. Apalagi, usianya masih sangat muda dan perkembangannya terus menunjukkan tren positif.
Tristan merupakan pemain berkaki kiri yang biasa dimainkan sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah. Kemampuannya menjaga keseimbangan permainan serta ikut membantu serangan menjadi salah satu kelebihan yang dimilikinya.
Sejak berusia delapan tahun, Tristan sudah menjadi bagian dari akademi Fortuna Sittard. Dia berkembang di setiap kelompok umur hingga kini membela tim U-21. Kesetiaannya bersama klub tersebut menunjukkan proses pembinaan yang berjalan dengan baik.
Tak hanya tampil bersama tim muda, Tristan juga beberapa kali dipercaya mengikuti laga uji coba bersama tim utama Fortuna Sittard. Dalam kesempatan itu, dia sempat bermain satu tim dengan Ragnar Oratmangoen yang lebih dulu memperkuat klub asal Belanda tersebut.
Musim ini, performa Tristan cukup mengesankan. Dari 15 pertandingan yang dijalani bersama Fortuna Sittard U-21, dia mencatatkan tujuh gol dan tujuh assist. Catatan tersebut tergolong istimewa untuk pemain yang beroperasi di sektor tengah.
Kontribusi besar itu menunjukkan bahwa Tristan bukan hanya piawai menghentikan serangan lawan, tetapi juga mampu menjadi motor serangan tim. Produktivitasnya menjadi nilai tambah yang bisa membuka peluang promosi ke tim senior.
Jika mampu mempertahankan performanya, bukan tidak mungkin Tristan segera mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama Fortuna Sittard secara resmi. Kehadirannya juga berpotensi membuatnya kembali bermain bersama Ragnar Oratmangoen di level yang lebih tinggi.
Di sisi lain, statusnya sebagai pemain berdarah Indonesia tentu menjadi kabar yang menarik bagi para penggemar sepak bola Tanah Air. Meski belum ada pembahasan mengenai kemungkinan membela Timnas Indonesia, perkembangan Tristan dipastikan akan terus dipantau.
Dengan usia yang masih 19 tahun, pengalaman panjang di akademi Fortuna Sittard, serta performa yang terus meningkat, Tristan Schenkhuizen memiliki peluang besar untuk melangkah ke level yang lebih tinggi dalam karir profesionalnya.