JawaPos.com - FIFA resmi menjatuhkan sanksi pembekuan terhadap sepak bola Nepal. Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis pagi dan langsung berlaku untuk seluruh aktivitas sepak bola Nepal di tingkat internasional, baik untuk tim nasional maupun klub.
Dalam pernyataannya, FIFA menyebut alasan utama pemberian sanksi adalah adanya campur tangan pihak ketiga dalam pengelolaan Asosiasi Sepak Bola Nepal (ANFA).
Situasi tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip independensi federasi yang menjadi salah satu syarat utama keanggotaan FIFA.
Berdasarkan informasi yang beredar, ANFA saat ini berada di bawah pengaruh Dewan Olahraga Nasional Nepal (National Sports Council/NSC). Lembaga tersebut memiliki fungsi yang mirip dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Analisis Kekuatan hingga Peluang Lolos 32 Besar
Permasalahan muncul setelah posisi presiden ANFA dalam waktu lama tidak terisi. Dalam periode tersebut, NSC mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan federasi dan menjalankan sejumlah fungsi administrasi yang seharusnya menjadi kewenangan organisasi sepak bola nasional.
FIFA bersama Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya telah merekomendasikan pelaksanaan pemilihan presiden baru ANFA pada Februari 2026.
Baca Juga: Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Duel Gengsi dan Rotasi Pemain Pochettino
Langkah tersebut dianggap sebagai solusi untuk mengembalikan struktur organisasi federasi sesuai aturan yang berlaku.
Namun hingga batas waktu yang ditentukan, rekomendasi tersebut tidak mendapatkan persetujuan dari NSC.
FIFA kemudian meminta klarifikasi secara resmi terkait keterlibatan lembaga tersebut dalam pengelolaan ANFA serta kepastian jadwal pemilihan presiden baru.
Menurut laporan yang beredar, FIFA tidak menerima tanggapan tertulis dari pihak terkait hingga tenggat waktu berakhir. Kondisi itu membuat badan sepak bola dunia tersebut mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi pembekuan.
Akibat keputusan ini, seluruh tim nasional Nepal dari berbagai kelompok umur tidak dapat mengikuti kompetisi internasional yang berada di bawah naungan FIFA maupun AFC.
Larangan serupa juga berlaku bagi klub-klub Nepal yang berpotensi tampil di kompetisi antarklub Asia.
Baca Juga: Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Tunisia Hadapi Ketajaman De Oranje
FIFA menegaskan bahwa sanksi akan tetap berlaku tanpa batas waktu sampai ANFA menyelenggarakan pemilihan presiden baru dan kembali beroperasi secara independen tanpa keterlibatan langsung Dewan Olahraga Nasional Nepal.
Keputusan ini menjadi pukulan besar bagi perkembangan sepak bola Nepal yang dalam beberapa tahun terakhir berupaya meningkatkan daya saing di kawasan Asia Selatan.
Kini, masa depan sepak bola Nepal akan sangat bergantung pada seberapa cepat federasi mampu memenuhi tuntutan yang diajukan FIFA untuk mengakhiri masa pembekuan tersebut.