JawaPos.com - Declan Rice mengungkapkan bahwa Timnas Inggris berhasil menjalankan apa yang diinginkan Thomas Tuchel saat mengalahkan Kosta Rika 3-0 pada Rabu lalu.
Melansir Metro Sport, menurut gelandang tersebut, sang pelatih meminta para pemain untuk tampil dengan intensitas yang jauh lebih tinggi.
Rice membuka keunggulan Inggris dalam 10 menit pertama pertandingan di Orlando. Anthony Gordon kemudian menambah gol melalui titik penalti pada babak kedua, sebelum Ollie Watkins melengkapi kemenangan lewat sundulan di penghujung laga.
Baca Juga: Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Inggris tampil dominan menghadapi Kosta Rika yang minim ancaman. Hasil tersebut juga menjaga mereka tetap berada di jalur yang tepat menuju pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Kroasia pekan depan.
Penampilan itu menjadi peningkatan yang signifikan dibanding kemenangan tipis 1-0 atas Selandia Baru pada akhir pekan lalu. Rice menegaskan bahwa perkembangan tersebut memang menjadi tuntutan utama Tuchel.
"Manajer sudah mengingatkan kami sebelum pertandingan untuk meningkatkan performa," kata gelandang Arsenal itu kepada ITV.
"Intensitas saat menguasai bola, tekanan balik, dan menurut saya performa malam ini sangat bagus dari semua orang."
“Bahkan para pemain pengganti pun tampil luar biasa di babak kedua. Pertandingan terakhir yang sangat bagus sebelum semuanya dimulai.”
Rice juga senang dengan perkembangan tim yang semakin solid. Ia menyoroti kerja sama Anthony Gordon dengan Nico O'Reilly yang dinilai berjalan dengan baik.
"Saya rasa kami sudah beradaptasi, Anda bisa lihat panasnya bukan masalah lagi sekarang, saya rasa minggu pertama atau 10 hari pertama adalah masa adaptasi terhadap panas," katanya.
“Saya rasa bermain bersama dia [Gordon] dan Nico, kami telah berbicara sepanjang minggu tentang bagaimana kami akan melakukan rotasi dan bermain lebih fleksibel, dan Anda telah melihatnya di babak pertama.”
“Saya rasa Anda bisa melihat bahwa sebagai sebuah tim, kami sedang membangun kepercayaan diri dan kebugaran menjelang pertandingan pertama. Kami menjalani lebih banyak sesi latihan, dan kami akan terus berkembang, dan itu sangat bagus.”
Baca Juga: Dari Messi hingga Mbappe: Ini Deretan Pemain Juara Dunia yang akan Tampil di Piala Dunia 2026
Tuchel pun tidak menyembunyikan kepuasannya terhadap performa anak asuhnya. Pelatih asal Jerman tersebut merasa timnya berhasil memenuhi semua tuntutan yang telah ia berikan.
"Kami bermain sangat baik, kami pantas menang, seharusnya kami mencetak lebih banyak gol," kata sang manajer.
"Kami bisa saja mencetak lebih banyak gol, menciptakan banyak peluang, tetapi sikap, energi, dan intensitas permainan kami sangat tinggi."
"Semua orang bermain bagus, ini bukan tentang satu pemain individu hari ini, ini adalah penampilan tim yang sangat baik. Kami ingin mendorong diri ke level berikutnya dan kami jelas mendapatkannya. Semua orang di stadion bisa merasakannya."
“Kami melakukan banyak hal untuk itu, kami bekerja keras, tekanan balik kami bagus, pertahanan, sikap, kekompakan. Semuanya berada pada level yang sangat, sangat tinggi.”
Meski begitu, beberapa posisi inti masih belum sepenuhnya terkunci. Persaingan di sektor sayap kiri antara Anthony Gordon dan Marcus Rashford, serta posisi nomor 10 antara Jude Bellingham dan Morgan Rogers, masih terbuka.
Namun, Tuchel menegaskan bahwa pertandingan melawan Kosta Rika tidak menjadi penentu utama dalam menentukan pilihannya.
“Tidak. Malam ini justru membuat pikiran saya sangat tenang karena kita berada di jalur yang benar,” katanya. “Saya sangat bangga dengan apa yang saya lihat hari ini dari segi semangat dan perilaku tim.”
“Para pemain yang masuk sangat berpengaruh. Para pemain yang keluar memberikan tekanan dari bangku cadangan. Persis seperti yang kami inginkan.”
Ketika ditanya apakah susunan pemain inti untuk menghadapi Kroasia sudah diputuskan, Tuchel mengaku masih belum mengambil keputusan akhir.
“Belum. Saya akan menentukan susunan pemain inti untuk pertandingan besok, dan kemudian saya punya waktu enam hari lagi.”
“Hari ini persis seperti yang kami harapkan dan persis seperti yang kami inginkan.”
Kemenangan atas Kosta Rika menjadi laga persahabatan resmi terakhir Inggris sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.