JawaPos.com - Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Bruno Fernandes kini berada dalam kondisi yang jauh lebih baik. Ini setelah keduanya melakukan percakapan secara langsung melalui telepon.
Dalam beberapa tahun terakhir, Keane dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal terhadap performa dan kepemimpinan Fernandes di Manchester United.
Kritik-kritik tersebut kerap menjadi sorotan karena disampaikan secara terbuka melalui berbagai program televisi maupun podcast sepak bola.
Baca Juga: 2 Cerita Berbeda di Piala Dunia 2026: Korea Selatan Dapat Sambutan Hangat, Senegal Diperiksa
Namun, situasi tersebut tampaknya telah berubah. Keane mengungkapkan bahwa Fernandes mengambil inisiatif untuk menghubunginya dan mengajak berbicara secara langsung guna meluruskan berbagai hal yang selama ini menjadi bahan perdebatan di ruang publik.
Menurut Keane, percakapan tersebut berlangsung dengan sangat baik dan dewasa. Ia merasa banyak kesalahpahaman yang akhirnya bisa dijelaskan secara langsung tanpa perantara media atau potongan komentar yang sering kali menimbulkan interpretasi berbeda.
"Bruno menghubungi saya karena ingin berbicara. Saya kemudian meneleponnya dan kami memiliki percakapan yang sangat menyenangkan," kata Keane.
Baca Juga: Bayern Siapkan Yann Bisseck sebagai Pengganti Kim Min-jae, Inter Minta 40 Juta Euro
Pria asal Irlandia itu menjelaskan bahwa dalam dunia sepak bola modern, komentar yang disampaikan di media terkadang tidak selalu diterima sesuai maksud aslinya. Akibatnya, pihak yang menjadi sasaran kritik bisa merasa tersinggung atau salah memahami pesan yang ingin disampaikan.
Keane bahkan melontarkan candaan bahwa Fernandes sudah meminta maaf kepadanya dan ia pun telah memaafkan sang gelandang. Meski disampaikan dengan nada bercanda, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hubungan keduanya kini jauh lebih cair dibanding sebelumnya.
"Saya merasa penting untuk berbicara dengannya karena ada begitu banyak laporan dan cerita yang beredar. Kami membahas banyak hal dan saya merasa lebih baik setelah percakapan itu," lanjut Keane.
Hubungan keduanya sempat menjadi perhatian publik setelah Keane melontarkan kritik keras kepada Fernandes dan sejumlah pemain Manchester United.
Saat itu, ia menilai pencapaian individu tidak boleh menjadi fokus utama ketika tim sedang mengalami kesulitan.
Salah satu komentar yang paling banyak dibahas muncul ketika Fernandes berhasil menyamai rekor assist yang pernah dicatat beberapa nama besar sepak bola.
Keane menilai sorotan terhadap pencapaian tersebut terlalu berlebihan mengingat Manchester United masih kesulitan meraih hasil maksimal.
Baca Juga: Respons Kritik, New Jersey Bagikan 770 Tiket Gratis Piala Dunia 2026 untuk Warga Lokal
"Anda tidak mendapatkan apa-apa hanya karena menyamai rekor assist. Prioritas utama ketika bermain untuk Manchester United adalah memenangkan trofi," ujar Keane saat itu.
Ia bahkan menyebut euforia terhadap rekor tersebut terasa seperti "pertunjukan sirkus" karena tim baru saja kebobolan dan gagal menunjukkan performa yang meyakinkan.
Meski demikian, perbedaan pandangan tersebut kini tampaknya tidak lagi menjadi masalah besar.
Baca Juga: Generasi Gelandang Terbaik Portugal Datang Terlambat, Thierry Henry Nilai Ronaldo Kurang Beruntung
Percakapan langsung antara kedua tokoh sepak bola itu menjadi bukti bahwa komunikasi yang terbuka dapat membantu menyelesaikan kesalahpahaman yang muncul di tengah sorotan publik.
Bagi Manchester United, kabar membaiknya hubungan antara salah satu legenda klub dan kapten tim saat ini tentu menjadi hal positif.
Terlebih, Fernandes masih akan menjadi sosok penting dalam upaya Setan Merah kembali bersaing memperebutkan gelar pada musim-musim mendatang.
Kini, setelah berbagai kritik dan perdebatan yang sempat menghiasi pemberitaan, Roy Keane dan Bruno Fernandes tampaknya memilih untuk menutup lembaran lama dan melangkah maju dengan saling memahami sudut pandang masing-masing.