JawaPos.com - Skotlandia dikritik setelah secara mendadak membatalkan laga persahabatan tertutup melawan Timnas Norwegia jelang Piala Dunia 2026. Pihak Norwegia pun menyebut tindakan yang dilakukan Skotlandia sebagai tidak profesional dan memalukan.
Pertandingan persahabatan itu awalnya dijadwalkan berlangsung pada Senin (8/6) waktu setempat secara tertutup dengan tujuan memberi kesempatan bermain bagi para pemain yang tidak tampil dalam laga sebelumnya.
Timnas Norwegia bermain imbang 1-1 melawan Maroko dalam pertandingan persahabatan di New Jersey sehari sebelumnya. Sementara itu, Skotlandia datang dengan modal kemenangan 4-0 atas Bolivia dalam laga persahabatan yang digelar pada Sabtu (6/6) di lokasi yang sama.
Baca Juga: Unik! Timnas Norwegia Datang ke Piala Dunia 2026 dengan 300 Kg Ikan dan 6.000 Jeruk
Namun, rencana pertandingan tambahan melawan Norwegia akhirnya dibatalkan Skotlandia. Pelatih kepala Timnas Skotlandia Steve Clarke menjelaskan, keputusan itu diambil demi menghindari risiko cedera pemain. Clarke mengungkapkan bahwa timnya mengalami beberapa masalah kebugaran dalam sepekan terakhir.
“Itu hanya akan menjadi pertandingan latihan selama satu jam di pusat latihan kami. Kami mengalami satu atau dua gangguan kecil pekan lalu dan memutuskan tidak sepadan dengan risikonya,” ujar Clarke kepada BBC Radio Scotland.
Dilansir dari The Athletic, pernyataan itu menjadi sorotan karena usai kemenangan atas Bolivia, Clarke sempat menyebut timnya berhasil melewati pertandingan tanpa cedera.
Baca Juga: Dimas Sukarno Bertahan di Kendal Tornado FC, Siap Beri Kontribusi Lebih Besar pada Musim 2026/2027
Sementara itu, pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken mengaku terkejut dengan pembatalan mendadak itu. Solbakken bahkan secara terbuka mengkritik langkah Skotlandia sebagai tindakan tidak profesional.
“Ini sangat mengejutkan bagi saya dan ini tindakan tidak profesional dari Skotlandia. Pelatih mereka tidak menghubungi saya langsung, melainkan melalui manajer tim setelah kami selesai latihan,” kata Solbakken kepada media Norwegia, NRK.
Solbakken juga meragukan alasan cedera yang disampaikan pihak Skotlandia. Menurutnya, alasan itu tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. “Cedera yang mereka sebutkan bukan berasal dari sesi latihan terakhir. Itu tidak benar. Ini mengecewakan, tetapi kami harus menerimanya,” tambah dia.
Kritik juga datang dari koordinator olahraga tim nasional Norwegia, Brede Hangeland. Mantan bek tengah yang pernah mencatatkan 91 penampilan bersama Norwegia itu menyebut pembatalan yang dilakukan sebagai hal yang memalukan.
“Kami sudah mempersiapkan pertandingan ini selama berbulan-bulan. Sangat memalukan membatalkannya hanya beberapa hari sebelumnya. Banyak persiapan, kesepakatan, dan komitmen yang sudah dibuat, lalu tiba-tiba mereka tidak ingin melanjutkan,” ujar Hangeland.
Saat ini, Skotlandia tergabung di Grup C dan bermarkas di Charlotte, North Carolina. Tim berjuluk Tartan Army itu akan menjalani laga perdana melawan Haiti pada 14 Juni. Laga itu sekaligus menandai keikutsertaan pertama mereka di Piala Dunia sejak 1998.
Baca Juga: Kisah Mengharukan Luis Enrique, Jual Kaus Khusus Demi Bantu Anak-Anak Pejuang Kanker
Sementara itu, Norwegia berada di Grup I dan berbasis di Greensboro, sekitar 90 mil dari lokasi Skotlandia. Klub berjuluk Vikings itu dijadwalkan memulai kampanye Piala Dunia melawan Irak pada 17 Juni.