JawaPos.com - Saga Erling Haaland dan pemilihan presiden Real Madrid terus menghadirkan drama baru. Setelah namanya dijadikan bagian utama dari janji kampanye Enrique Riquelme, kini kubu sang pemain disebut turun tangan secara langsung untuk mengklarifikasi situasi.
Melansir akun X the Madrid Zone, agen Haaland, Rafaela Pimenta, menghubungi Florentino Perez secara pribadi setelah berbagai klaim mengenai masa depan striker Manchester City itu menjadi perbincangan hangat di Spanyol.
Langkah tersebut dilakukan untuk meluruskan informasi yang beredar dan memastikan tidak ada kesalahpahaman terkait posisi Haaland dalam isu yang berkembang selama kampanye pemilihan presiden Real Madrid.
Baca Juga: Bukan Mourinho, Enrique Riquelme Ingin Jurgen Klopp Jadi Pelatih Baru Real Madrid
Janji Besar Riquelme Jadi Pemicu
Kontroversi bermula ketika kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka menyatakan bahwa Haaland akan bergabung dengan Los Blancos apabila dirinya memenangkan pemilihan.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian karena terkesan menunjukkan bahwa sudah ada komunikasi atau kesepakatan tertentu di balik layar.
Riquelme bahkan menjadikan transfer Haaland sebagai salah satu janji utama dalam kampanyenya untuk merebut kursi presiden klub. Namun tak lama setelah pernyataan itu viral, respons dari kubu Haaland datang dengan cepat.
Baca Juga: Timnas Norwegia Tampil dengan Kostum Viking untuk Foto Resmi Piala Dunia 2026, Ini Maknanya!
Keluarga dan Agen Haaland Bergerak Cepat
Ayah Haaland, Alfie Haaland, bersama agen sang pemain, Rafaela Pimenta, segera memberikan klarifikasi yang membantah adanya kesepakatan seperti yang diklaim.
Mereka berusaha meredam spekulasi yang berkembang dan menegaskan bahwa tidak ada perjanjian apa pun yang telah dibuat dengan pihak Riquelme. Meski demikian, kisahnya ternyata tidak berhenti sampai di situ.
Baca Juga: Janji Besar Enrique Riquelme: Haaland, Rodri, dan Visi Baru untuk Real Madrid!
Pimenta Disebut Hubungi Perez Secara Langsung
Laporan terbaru menyebut bahwa Rafaela Pimenta kemudian melakukan kontak langsung dengan Florentino Perez.
Tujuannya adalah untuk menegaskan bahwa kubu Haaland tidak memiliki kesepakatan apa pun dengan Riquelme dan tidak terlibat dalam narasi kampanye yang sedang berlangsung.
Percakapan tersebut juga disebut sebagai upaya menjaga hubungan baik antara pihak pemain dan Real Madrid di tengah berbagai spekulasi yang bermunculan.
Hubungan profesional antara Perez dan Pimenta memang telah terjalin cukup lama dan dikenal berjalan dengan baik.
Karena itu, komunikasi langsung dinilai penting untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai situasi sebenarnya.
Baca Juga: Bukan Enzo Fernandez! Inilah Bintang Chelsea yang Diinginkan Jose Mourinho
Haaland Tetap Jadi Nama Panas di Madrid
Terlepas dari bantahan yang telah disampaikan, nama Haaland tetap menjadi salah satu topik utama dalam pemilihan presiden Real Madrid.
Striker asal Norwegia tersebut selama beberapa tahun terakhir memang terus dikaitkan dengan Santiago Bernabeu berkat performa luar biasanya bersama Manchester City.
Tidak mengherankan jika banyak pihak mencoba menghubungkan masa depannya dengan berbagai proyek ambisius yang ditawarkan kandidat presiden klub.
Namun hingga saat ini, belum ada indikasi resmi yang menunjukkan bahwa transfer tersebut sedang berada dalam tahap lanjut.
Baca Juga: Janji Besar Enrique Riquelme: Haaland, Rodri, dan Visi Baru untuk Real Madrid!
Perez Fokus pada Proyeknya Sendiri
Sementara kontroversi Haaland terus berkembang, Florentino Perez juga aktif mempromosikan visi yang dibawanya untuk masa depan Real Madrid.
Dalam kampanyenya, Perez telah mengumumkan Jose Mourinho sebagai sosok yang akan memimpin tim apabila dirinya kembali terpilih sebagai presiden.
Selain itu, ia juga mengonfirmasi rencana perekrutan bek Liverpool, Ibrahima Konate, sebagai bagian dari proyek pembangunan skuad dalam beberapa tahun ke depan.
Berbeda dengan janji-janji spektakuler yang berpusat pada nama Haaland, Perez tampaknya lebih memilih menampilkan proyek yang menurutnya lebih realistis dan terukur.
Meski demikian, satu hal yang pasti: nama Erling Haaland masih menjadi senjata politik yang sangat kuat dalam pemilihan presiden Real Madrid kali ini. Dan setelah agen sang pemain turun tangan secara langsung, drama transfer tersebut tampaknya masih jauh dari kata selesai.