← Beranda
Janji Besar Enrique Riquelme: Haaland, Rodri, dan Visi Baru untuk Real Madrid!
M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 5 Juni 2026 | 22.34 WIB
Enrique Riquelme kembali menegaskan ambisinya menjadi presiden Real Madrid dengan membawa Erling Haaland dan Rodri ke Santiago Bernabéu. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pemilihan presiden Real Madrid semakin memanas. Salah satu kandidat yang paling banyak menyita perhatian, Enrique Riquelme, kembali mengumbar sederet janji ambisius yang siap mengguncang Santiago Bernabéu jika dirinya terpilih.

Melansir Managing Madrid, dalam wawancara dengan sejumlah media Spanyol, Riquelme tak hanya berbicara soal masa depan klub, tetapi juga kembali menegaskan target besarnya: mendatangkan Erling Haaland dan Rodri ke Real Madrid.

Menurut Riquelme, komitmennya untuk membawa dua bintang Manchester City tersebut bukan sekadar janji kampanye biasa.

Baca Juga: Florentino Perez Tegaskan Vinicius Junior Tidak Akan Tinggalkan Real Madrid

“Kita semua tahu bagaimana cara kerjanya di sini, Anda harus melindungi pemain (Erling Haaland). Rombongannya melindunginya, dan saya pikir itu fantastis,” kata Riquelme.

“Tapi saya masih berpikir sama seperti kemarin. Saya tidak akan memberikan detail lebih lanjut tentang kontrak. Tapi saya tetap pada pendirian saya kemarin: jika saya menjadi presiden, Rodri dan Haaland akan bermain untuk Real Madrid. Dan jika mereka tidak bermain, ya, itulah janji saya, saya akan membayar iuran anggota.”

Pernyataan tersebut tentu langsung menjadi sorotan. Pasalnya, Haaland dan Rodri merupakan dua pemain kunci Manchester City yang saat ini masih terikat kontrak dengan klub Inggris tersebut.

Baca Juga: Real Madrid Siap Tebus Klausul Jose Mourinho dari Benfica, Reuni di Bernabeu Makin Dekat!

Bandingkan dengan Transfer Figo

Riquelme mengakui bahwa pihak Haaland telah membantah adanya pembicaraan terkait transfer. Namun, ia menganggap situasi seperti itu sebagai hal yang lumrah dalam dunia sepak bola.

“Agen Haaland menyangkalnya? Ya, itu bagian dari permainan. Tidak ada yang lebih tahu daripada Anda. Itu juga terjadi pada Figo; itu bagian dari sepak bola.”

Ia bahkan berani memberikan jaminan pribadi atas janji-janji yang disampaikannya selama kampanye.

“Selain yang sudah saya katakan, saya memberikan jaminan, janji pribadi bahwa jika saya gagal memenuhi salah satu janji tersebut, saya akan secara pribadi membayar iuran seluruh 100.000 anggota Real Madrid,” katanya. “Saya tidak bisa meminta kepercayaan anggota jika saya sendiri tidak percaya pada proposal saya.”

Riquelme juga mengklaim baru saja bertemu langsung dengan Haaland, meski enggan membocorkan isi pembicaraan mereka.

“Ini akan tetap menjadi rahasia di antara kita... Tapi ya, saya baru saja bersama Haaland. Kita harus menghormati pemain tersebut.”

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya klausul pelepasan dalam kontrak sang striker Norwegia, jawabannya cukup singkat.

“Haaland memiliki klausul pemutusan kontrak, ya.”

Meski begitu, Riquelme menegaskan bahwa daya tarik utama dalam proses negosiasi bukan dirinya, melainkan nama besar Real Madrid itu sendiri.

“Lebih dari diri saya, yang meyakinkan Haaland adalah Real Madrid,” katanya. “Para pemain terbaik di dunia ingin datang dan bermain di sini jika keadaannya tepat.”

Baca Juga: Ayah dan Agen Erling Haaland Bantah Bomber Manchester City Hengkang ke Real Madrid

Del Bosque, Raúl, Hierro, dan Casillas Masuk Proyek

Tak hanya fokus pada transfer pemain, Riquelme juga memaparkan struktur organisasi yang akan dibangunnya apabila memenangkan pemilihan presiden.

Salah satu nama yang dipastikan akan terlibat adalah Vicente del Bosque sebagai penasihat.

“Vicente del Bosque akan menjadi bagian dari proyek kami dengan cara yang sepenuhnya tanpa pamrih, semata-mata demi kebaikan Real Madrid.”

Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan menunjuk Jürgen Klopp sebagai pelatih, Riquelme memilih lebih berhati-hati.

“Klopp adalah pelatih hebat, tetapi saya tidak bisa mengkonfirmasi apa pun. Saya belum pernah duduk bersama Klopp, atau pelatih lain mana pun. Itu adalah tanggung jawab departemen olahraga.”

Ia juga mengungkapkan bahwa Raúl Gonzáles dan Fernando Hierro telah memberikan masukan terkait perencanaan skuad serta keputusan olahraga.

“Ya, tentu saja,” katanya ketika ditanya apakah para legenda klub sudah bekerja sama dengannya. “Mengenai profil yang akan dimasukkan dan kemungkinan kepergian pemain.”

Selain itu, Iker Casillas juga diproyeksikan bergabung dalam jajaran manajemen senior klub. Jika rencana tersebut terealisasi, Raúl akan menjabat direktur olahraga, Hierro memimpin akademi, dan Casillas mengisi posisi eksekutif senior.

Soroti Kondisi Keuangan Klub

Di luar urusan lapangan, Riquelme juga melontarkan kritik terhadap pengelolaan keuangan Real Madrid saat ini.

Menurutnya, audit menyeluruh perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi keuangan klub secara lebih transparan.

“Tim olahraga saya, dengan Raúl sebagai pemimpinnya, tentu saja sedang mengupayakan lebih banyak nama,” katanya. “Dan lihat, kita perlu melakukan audit untuk melihat bagaimana kondisi keuangan saat ini.”

Riquelme mengklaim terdapat potensi penghematan antara 120 hingga 140 juta euro dalam struktur operasional klub.

“Sebagai permulaan, Real Madrid TV, dengan anggaran 45 juta euro.”

Ia juga menilai jumlah eksekutif dengan gaji tinggi di dalam klub sudah terlalu banyak.

“Ada hampir 50 eksekutif Real Madrid yang berpenghasilan lebih dari satu juta euro. Apa yang sedang kita bicarakan?”

Pertahankan Kepemilikan Anggota

Salah satu isu utama dalam kampanyenya adalah mempertahankan status Real Madrid sebagai klub yang dimiliki sepenuhnya oleh para anggota.

Riquelme menolak segala bentuk perubahan yang dapat mengurangi kepemilikan anggota dan berjanji melakukan sejumlah reformasi untuk meningkatkan transparansi.

Beberapa program yang ia tawarkan antara lain pemotongan biaya keanggotaan hingga 50 persen, fasilitas khusus bagi anggota muda dan yang memiliki keterbatasan finansial, penambahan 10.000 tiket musiman melalui undian yang diawasi notaris, pembangunan "Kota Anggota" di Valdebebas, hingga peningkatan dukungan terhadap tim wanita dan bola basket.

Selain itu, ia juga berencana menghidupkan kembali Trofi Santiago Bernabéu yang sempat menjadi tradisi klub.

Ingin Ubah Sistem Pemilu

Riquelme juga menyoroti sistem pemilu yang saat ini berlaku di Real Madrid. Menurutnya, sistem tersebut terlalu menguntungkan pihak yang sedang berkuasa.

“Tentu saja, tanpa ragu,” katanya ketika ditanya apakah ia akan mengubah sistem pemungutan suara jika terpilih.

“Tidak hanya itu, tetapi juga sistem pemilu. Sistem itu tidak boleh begitu sewenang-wenang dan begitu menguntungkan siapa pun yang berkuasa.”

Ia turut mengkritik mekanisme pemungutan suara melalui pos yang dinilai rentan disalahgunakan.

“Tidak mungkin pemungutan suara melalui pos digunakan untuk menekan klub penggemar agar memberikan suara secara massal karena takut akan pembalasan.”

Seruan Terakhir untuk Para Pemilih

Menjelang pemungutan suara, Riquelme menutup kampanyenya dengan pesan yang cukup emosional kepada para anggota Real Madrid.

Baginya, pemilu kali ini bukan sekadar memilih presiden baru, tetapi juga menentukan arah masa depan klub.

“Pada hari Minggu Anda akan menentukan apakah Real Madrid tetap menjadi klub untuk segelintir orang atau benar-benar menjadi klub bagi para anggotanya sekali lagi.”

EDITOR: Banu Adikara