JawaPos.com - Virgil Van Dijk berharap tim nasional Belanda memperbaiki performanya setelah kalah dari Aljazair di laga persahabatan. Laga yang berakhir dengan skor tipis 0-1 tersebut dimainkan di De Kuip, Kamis (4/6).
Sejak awal, timnas Belanda mendominasi jalannya pertandingan. Namun, Aljazair malah mampu mencuri satu gol lewat tendangan pemain Feyenoord Anis Hadj Moussa di menit ke-86.
Kekalahan melawan Aljazair tentu membuat timnas Belanda kecewa yang bakal menghadapi Piala Dunia 2026. Van Dijk berharap agar timnya bisa memperbaiki ketajaman di lini depan.
Baca Juga: Dari FIFA Matchday hingga Piala Dunia, Ini Daftar Bobot Poin yang Tentukan Ranking FIFA
"Anda tidak menginginkan ini di pertandingan perpisahan Anda. Jika Anda melihat jalannya pertandingan, seharusnya kami unggul setidaknya 2-0. Semoga ketajaman kami segera kembali dan kami bisa menyelesaikannya mulai sekarang. Sangat positif bahwa sebagian besar pemain mendapat menit bermain, tetapi tentu saja kami tidak bermain untuk kalah," kata Van Dijk kepada NOS yang dikutip dari Voetbal International, Kamis (4/6).
Laga melawan Uzbekistan pada 9 Juni menjadi kesempatan timnas Belanda untuk memperbaiki performanya. Van Dijk punya harapan tim Oranje bisa memanfaatkan laga itu dengan baik.
"Jelas bahwa kita perlu berbuat jauh lebih baik. Kita memiliki kesempatan lain untuk itu pada hari Senin, dan kita harus siap untuk itu," pungkas bek 34 tahun tersebut.
Baca Juga: Yuto Nagatomo Curi Perhatian Saat Timnas Jepang Tiba di Meksiko untuk Tampil di Piala Dunia 2026
Hampir semua pemain diturunkan Ronald Koeman pada laga melawan Aljazair. Sementara Mark Flekken, Ian Maatsen, Guus Til, dan Noa Lang menjadi pemain yang tidak dimainkan.
Laga melawan Uzbekistan akan menjadi laga terakhir. Setelah itu, timnas Belanda bakal mengalihkan fokusnya untuk laga perdana di Piala Dunia 2026 melawan Jepang pada 15 Juni.