JawaPos.com - Arsenal akan menghadapi salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah klub saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain di final Liga Champions.
Setelah berhasil mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Liga Premier musim ini, pasukan Mikel Arteta kini memburu trofi Eropa pertama mereka.
Meski Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi, partai final selalu memiliki cerita yang berbeda. Tekanan, atmosfer, dan besarnya taruhan membuat pengalaman menjadi salah satu faktor penting.
Kabar baik bagi pendukung The Gunners, Arteta memiliki rekam jejak yang cukup positif ketika memimpin timnya di laga final. Dari empat final yang pernah dijalani sebagai manajer Arsenal, pelatih asal Spanyol itu berhasil memenangkan tiga di antaranya.
Melansir Sportsmole, berikut catatan lengkap Arteta di partai final bersama Arsenal.
Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Arsenal 2-1 Chelsea: Final Piala FA 2020
Final pertama Arteta sebagai manajer Arsenal langsung berakhir manis. Pada Agustus 2020, Arsenal berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 untuk mengangkat trofi Piala FA. Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih pada musim debut Arteta sebagai pelatih kepala.
Arsenal sempat tertinggal lebih dulu, tetapi berhasil bangkit berkat dua gol Pierre-Emerick Aubameyang yang memastikan trofi Piala FA ke-14 dalam sejarah klub.
Keberhasilan itu juga membuat Arteta menjadi manajer Arsenal pertama sejak George Graham yang mampu memenangkan trofi pada musim pertamanya menangani klub.
Arsenal 1-1 Liverpool (Menang 5-4 Adu Penalti): Community Shield 2020
Beberapa pekan setelah sukses di Piala FA, Arsenal kembali meraih kemenangan di Wembley saat menghadapi Liverpool pada Community Shield.
Aubameyang kembali menjadi pencetak gol Arsenal sebelum Liverpool menyamakan kedudukan melalui Takumi Minamino.
Pertandingan kemudian ditentukan lewat adu penalti. Arsenal tampil sempurna dengan mencetak seluruh tendangan mereka, sementara Liverpool gagal melalui eksekusi Rhian Brewster.
The Gunners akhirnya menang 5-4 dan menambah koleksi trofi Arteta.
Baca Juga: Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Arsenal 1-1 Manchester City (Menang 4-1 Adu Penalti): Community Shield 2023
Arteta kembali menunjukkan ketenangannya dalam pertandingan besar ketika Arsenal menghadapi Manchester City pada Community Shield 2023.
The Gunners sempat berada di ambang kekalahan setelah Cole Palmer membawa City unggul pada menit ke-77.
Namun Arsenal tidak menyerah. Leandro Trossard mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time yang memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Untuk kedua kalinya di bawah Arteta, Arsenal tampil sangat efektif dalam adu penalti. Mereka akhirnya menang 4-1 dan kembali mengangkat trofi Community Shield.
Baca Juga: Eks Bintang Arsenal Sarankan Mikel Arteta Cadangkan 2 Pemain Ini di Final Liga Champions
Arsenal 0-2 Manchester City: Final Piala EFL 2026
Satu-satunya noda dalam rekor final Arteta terjadi pada Maret 2026 saat Arsenal menghadapi Manchester City di final Piala EFL.
Saat itu Arsenal justru datang sebagai favorit. Namun pendekatan yang terlalu hati-hati membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.
City mendominasi penguasaan bola dan berhasil mencetak dua gol melalui Nico O'Reilly dalam rentang empat menit di babak kedua.
Kekalahan 2-0 tersebut menjadi final pertama yang gagal dimenangkan Arteta sejak menangani Arsenal.
Rekor Arteta di Final
Secara keseluruhan, Arteta telah memimpin Arsenal dalam empat laga final dengan hasil yang cukup mengesankan:
- 4 kali tampil di final
- 3 kemenangan
- 1 kekalahan
- 2 kemenangan melalui adu penalti
- 1 gelar Piala FA
- 2 gelar Community Shield
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Arteta cukup terbiasa menghadapi tekanan pertandingan besar.
Modal Berharga Jelang Duel dengan PSG
Meski final Liga Champions memiliki level tekanan yang jauh lebih tinggi dibanding kompetisi domestik, pengalaman Arteta dalam mengelola partai puncak bisa menjadi modal penting bagi Arsenal.
Pelatih berusia 44 tahun itu telah membuktikan kemampuannya dalam mempersiapkan tim untuk pertandingan satu laga yang menentukan. Selain itu, keberhasilan membawa Arsenal menjuarai Liga Premier musim ini semakin memperkuat kepercayaan diri skuad.
Namun tantangan yang menanti tidak akan mudah. PSG datang sebagai juara bertahan dengan skuad yang penuh kualitas dan pengalaman di level tertinggi Eropa.
Jika melihat rekam jejaknya sejauh ini, Arteta memiliki alasan untuk optimistis. Kini tugas terbesarnya adalah menambah satu kemenangan lagi dalam daftar finalnya dan membawa Arsenal meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.