JawaPos.com - Jelang final Liga Champions antara Arsenal dan Paris Saint-Germain, atmosfer ketegangan mulai terasa di kalangan pendukung kedua tim. Namun di dalam kubu The Gunners, suasana yang muncul justru sebaliknya.
Arsenal datang ke Budapest dengan rasa percaya diri yang tinggi setelah menutup musim domestik dengan cara yang sempurna. Gelar Liga Premier yang berhasil mereka raih menjadi suntikan moral besar menjelang laga paling penting musim ini.
Melansir Daily Cannon, striker Arsenal Kai Havertz, mengakui bahwa PSG merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, dia menegaskan bahwa Arsenal tidak datang ke final dengan rasa takut.
Baca Juga: Mikel Arteta Sebut PSG Lebih Unggul Dibanding Arsenal di Final Liga Champions
“Sejujurnya, mereka mungkin tim terbaik di Eropa tahun lalu. Mereka telah memainkan musim yang luar biasa lagi," kata Havertz.
Meski memberikan pujian kepada lawan, pemain asal Jerman tersebut menilai Arsenal memiliki alasan kuat untuk percaya diri menghadapi juara Prancis itu.
“Dan bagi kami, saya rasa ini adalah kali kedua klub ini mencapai final. Tapi kami sangat percaya diri. Kami telah berjuang di level tertinggi selama beberapa tahun terakhir dan akhirnya memenangkan Liga Primer, jadi saya rasa itu juga memberi kami dorongan besar," ungkap Kai Havertz.
Baca Juga: Keunggulan Arsenal Dibandingkan PSG di Final Liga Champions: Bisa Menang dengan Berbagai Cara
Menurut Havertz, pencapaian menjuarai Liga Premier setelah penantian panjang telah memberikan keyakinan tambahan kepada seluruh skuad Arsenal. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa tim asuhan Mikel Arteta mampu melewati tekanan besar dan bersaing hingga akhir musim.
“Kita lihat saja nanti. Kurasa, tidak masalah apakah kita tim yang kurang diunggulkan atau apa pun, kita akan turun ke lapangan dan mengalahkan mereka," tandas Kai Havertz.
Arteta Ingin Menulis Sejarah Baru
Rasa percaya diri yang diungkapkan Havertz juga sejalan dengan pandangan sang manajer, Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa Arsenal datang ke final dengan satu tujuan yang sangat jelas, yakni memenangkan pertandingan dan mengukir sejarah baru bagi klub.
“Kami akan mempersiapkan pertandingan itu dengan niat untuk menang dan menulis kisah baru dalam sejarah klub. Itu sudah pasti,” kata Arteta.
Arteta menyadari betapa besar arti pertandingan tersebut bagi Arsenal. Trofi Liga Champions menjadi satu-satunya gelar besar Eropa yang belum pernah berhasil mereka menangkan sepanjang sejarah klub.
“Kami tahu apa artinya ini. Kami harus mendapatkannya, kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik. Saya sangat yakin bahwa kami akan sampai di sana dalam kondisi terbaik," tandas Arteta.
Baca Juga: Kvaratskhelia Optimistis PSG Bisa Pertahanan Gelar Liga Champions
Meski penuh keyakinan, Arteta tetap menyadari tantangan besar yang menanti timnya di final. “Selama 90 menit, ini akan menjadi pertunjukan di panggung terbesar yang bisa Anda ikuti – dalam kompetisi klub – melawan lawan papan atas," ucap Arteta.
Momentum Positif Jadi Modal Arsenal
Kepercayaan diri yang ditunjukkan para pemain Arsenal bukanlah sesuatu yang muncul tanpa alasan. The Gunners baru saja mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjuarai Liga Premier.
Kesuksesan tersebut menciptakan atmosfer positif yang menyelimuti seluruh klub menjelang final Liga Champions. Momentum kemenangan sering kali menjadi faktor penting dalam pertandingan besar.
Baca Juga: 7 Pemain Timnas Indonesia Nilainya Melejit! Maarten Paes dan Justin Hubner Paling Gacor di Eropa
Arsenal datang dengan keyakinan bahwa mereka mampu bersaing dengan siapa pun setelah membuktikan kualitas mereka sepanjang musim. Namun, tantangan yang menanti tetap sangat besar. PSG merupakan salah satu tim paling kuat di Eropa dan memiliki pengalaman bermain di level tertinggi dalam beberapa musim terakhir.
Meski begitu, Arsenal tampaknya tidak terlalu memikirkan status lawan maupun prediksi yang berkembang di luar lapangan. Fokus mereka hanya satu: memanfaatkan kesempatan untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Dengan kepercayaan diri yang sedang berada di puncaknya, skuad asuhan Arteta kini hanya tinggal membuktikan keyakinan tersebut di atas lapangan. Jika berhasil mengalahkan PSG di Budapest, Arsenal tidak hanya akan menutup musim dengan raihan gelar ganda, tetapi juga mencatatkan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah klub.
Baca Juga: Tak Butuh Botol Contekan, Maarten Paes Hafal Penendang Penalti Lawan Sebelum Pertandingan