← Beranda
Eks Bintang Arsenal Sarankan Mikel Arteta Cadangkan 2 Pemain Ini di Final Liga Champions
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 31 Mei 2026 | 01.49 WIB
Emmanuel Eboue menyarankan Mikel Arteta untuk tidak mengambil risiko dengan menurunkan Jurrien Timber dan Myles Lewis-Skelly sebagai starter saat Arsenal menghadapi PSG di final Liga Champions. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Arsenal hanya berjarak satu pertandingan dari kemungkinan meraih musim paling bersejarah dalam beberapa dekade terakhir. Setelah memastikan gelar Liga Premier pertama sejak 2004, The Gunners kini memburu trofi Liga Champions saat menghadapi Paris Saint-Germain di Budapest.

Menjelang laga puncak tersebut, Mikel Arteta dihadapkan pada sejumlah keputusan penting terkait susunan pemain. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah kondisi Jurrien Timber yang masih berusaha pulih tepat waktu dari cedera.

Melansir Football365, mantan bek Arsenal, Emmanuel Eboue, memiliki pandangan tegas terkait situasi tersebut. Menurutnya, Arteta sebaiknya tidak mengambil risiko dengan langsung memainkan Timber sebagai starter dalam pertandingan sebesar final Liga Champions.

Baca Juga: Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions

Eboue Minta Arteta Tidak Memaksakan Timber

Timber belum tampil sejak kemenangan Arsenal atas Everton pada bulan Maret akibat masalah pangkal paha yang berkepanjangan. Meski peluang untuk kembali bermain masih terbuka, Eboue menilai pertandingan melawan PSG bukan waktu yang tepat untuk memaksakan sang pemain.

“Timber pasti ingin bermain,” kata Eboue.

“Sebagai pemain, impian Anda adalah bermain di final Liga Champions. Saya rasa, dia pasti ingin 100 persen menjadi starter.”

Meski memahami keinginan Timber untuk tampil, Eboue menilai kondisi pertandingan yang sangat intens membutuhkan pemain yang benar-benar siap secara fisik.

“Tapi dia sudah lama tidak bermain. Dia harus menunggu sedikit, lalu kita bisa lihat. Tim PSG sangat kuat dan sangat cepat, jadi menurut saya lebih baik bagi Arteta untuk membiarkannya duduk di bangku cadangan.”

Sebagai alternatif, Eboue justru menyarankan Arteta untuk memberikan kesempatan kepada Cristhian Mosquera.

“Bagi saya, Mosquera adalah pilihan terbaik. Saya telah melihat pertandingannya dan dia bermain sangat baik, dia sangat kuat dan sangat sulit untuk dilewati. Saya pikir ini adalah pilihan yang lebih baik bagi Arteta untuk membiarkannya menjadi starter.”

Menurut pria asal Pantai Gading tersebut, kemampuan bertahan Mosquera akan sangat berguna untuk menghadapi ancaman pemain-pemain cepat PSG, khususnya Khvicha Kvaratskhelia.

“Dia tidak memiliki kemampuan teknis seperti Timber, tetapi dia sangat kuat dalam bertahan. Saya pikir mereka membutuhkannya.”

Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis

Lewis-Skelly Juga Sebaiknya Memulai dari Bangku Cadangan

Selain posisi bek kanan, Eboue juga memberikan pendapat mengenai persaingan di lini tengah Arsenal.

Dalam beberapa pekan terakhir, Myles Lewis-Skelly tampil impresif dan memberikan energi baru bagi permainan Arsenal. Namun, Eboue merasa final Liga Champions mungkin datang terlalu cepat bagi pemain muda tersebut untuk menjadi starter.

Ia lebih memilih Arteta mempertahankan gelandang-gelandang yang sudah memiliki pengalaman bermain bersama dalam pertandingan besar.

“Lebih baik memilih gelandang yang sudah sering bermain bersama pada hari Sabtu,” tambah Eboue.

“Mereka telah bermain sangat baik bersama dan sangat kuat untuk waktu yang lama.”

Meski mengakui bakat besar yang dimiliki Lewis-Skelly, Eboue percaya pengalaman tetap menjadi faktor yang sangat penting dalam pertandingan final.

“Menurut saya, Lewis-Skelly terlalu muda untuk menjadi starter di pertandingan ini.”

“Saya tahu dia pemain yang sangat bagus, tetapi untuk final Liga Champions, Anda membutuhkan pemain yang berpengalaman.”

Menurut Eboue, kualitas lini tengah PSG yang dipenuhi pemain cerdas dan cepat bisa menjadi tantangan berat bagi pemain muda seperti Lewis-Skelly.

“Gelandang PSG sangat cerdas dan cepat. Bagi Lewis-Skelly, saya pikir lebih baik dia memulai dari bangku cadangan dan kemudian kita lihat nanti.”

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Duel Penentu Raja Baru Eropa!

Pengalaman atau Energi Muda?

Pendapat Eboue menyoroti dilema yang sedang dihadapi Arteta menjelang pertandingan terbesar musim ini.

Di satu sisi, Arsenal memiliki pemain muda yang sedang tampil percaya diri dan penuh energi. Di sisi lain, pengalaman sering kali menjadi faktor penentu dalam pertandingan final yang sarat tekanan.

Keputusan terkait Timber dan Lewis-Skelly bisa menjadi salah satu penentu arah pertandingan. Jika Arteta memilih pendekatan yang lebih aman, maka nama-nama yang lebih berpengalaman kemungkinan akan mendapat kepercayaan sejak menit pertama.

Namun apa pun pilihan yang diambil, Arsenal membutuhkan kombinasi antara kualitas, disiplin, dan ketenangan untuk mengatasi tantangan besar dari PSG dan mewujudkan impian mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

EDITOR: Banu Adikara