← Beranda
4 Alasan PSG Bisa Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 28 Mei 2026 | 19.40 WIB
Luis Enrique dan Mikel Arteta (FOTMOB)
 
 

 

JawaPos.com - Final Liga Champions akhir pekan ini akan mempertemukan dua tim terbaik Eropa musim ini, PSG dan Arsenal. Meski Arsenal datang dengan status juara Premier League dan penuh rasa percaya diri, PSG tetap punya banyak alasan untuk yakin bisa mempertahankan gelar mereka.

Tim asal Paris tersebut bukan hanya memiliki kualitas individu luar biasa, tetapi juga pengalaman dan mental juara yang sudah teruji dalam beberapa musim terakhir.

Melansir PSG Post, berikut empat alasan yang membuat PSG layak dijagokan untuk mengalahkan Arsenal di final Liga Champions.

1. PSG Punya Pengalaman Eropa yang Lebih Matang

Salah satu keunggulan terbesar PSG dibanding Arsenal adalah pengalaman mereka di level tertinggi kompetisi Eropa.

Baca Juga: Prediksi Ronald Koeman di Piala Dunia 2026! Arsenal Bikin Timnas Inggris Ubah Gaya Main Bersama Thomas Tuchel

Arsenal memang sedang menikmati musim luar biasa bersama Mikel Arteta, tetapi mereka belum pernah memenangkan Liga Champions. Bahkan, satu-satunya final Liga Champions yang pernah mereka capai berakhir dengan kekalahan dari Barcelona pada 2006.

Sebaliknya, PSG sudah sangat terbiasa bermain di fase akhir Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Klub asal Prancis itu berhasil mencapai semifinal atau lebih jauh dalam lima dari tujuh musim terakhir, termasuk tampil di tiga final dan menjadi juara musim lalu.

Bukan cuma itu, PSG juga punya kenangan positif saat menghadapi Arsenal di Eropa. Musim lalu mereka berhasil menyingkirkan The Gunners dengan kemenangan kandang dan tandang.

Baca Juga: Tahunnya Sepak Bola Inggris! Peluang Juara Arsenal Juara Liga Champions Terbuka Lebar

Pengalaman bermain di laga-laga besar seperti ini membuat PSG terlihat lebih siap menghadapi tekanan final dibanding Arsenal yang masih mencoba membangun sejarah baru mereka di Eropa.

2. Rekor PSG di Laga Besar Sangat Mengerikan

Dalam dua musim terakhir, PSG menjelma menjadi tim yang sangat sulit dihentikan ketika menghadapi klub-klub elite Eropa.

Satu-satunya kekalahan besar mereka hanyalah saat kalah dari Chelsea di final Piala Dunia Antarklub FIFA. Selain itu, PSG tampil nyaris sempurna di pertandingan penting.

Baca Juga: Pundit Ini Beberkan 2 Kelemahan PSG yang Wajib Dimanfaatkan Arsenal di Final Liga Champions

Mereka sukses menyingkirkan sejumlah tim kuat seperti Liverpool, Arsenal, Aston Villa, Chelsea, hingga Bayern Munich. PSG juga menunjukkan kemampuan memenangkan pertandingan dengan berbagai cara.

Kadang mereka tampil dominan lewat penguasaan bola dan serangan agresif, tetapi di kesempatan lain mereka bisa bermain lebih pragmatis dan mematikan lewat serangan balik.

Fleksibilitas seperti ini membuat PSG sangat berbahaya di pertandingan final, terutama ketika lawan mulai kehilangan fokus atau terlalu terbuka.

3. Dukungan Suporter Bisa Jadi Senjata Tambahan

Atmosfer final Liga Champions sering kali memainkan peran besar, dan PSG punya alasan kuat untuk percaya diri dalam aspek ini.

Pendukung PSG dikenal sangat loyal dan selalu menciptakan atmosfer luar biasa saat mendukung tim mereka di Eropa. Dalam beberapa musim terakhir, mereka berkali-kali berhasil membuat stadion tandang terasa seperti kandang sendiri.

Baca Juga: Arsenal vs PSG di Final Liga Champions, Noni Madueke Diperkirakan Akan Siap Tampil

Dengan pembagian tiket yang seimbang di Puskas Arena, suporter PSG diyakini bisa memberikan tekanan besar kepada Arsenal sejak menit pertama.

Dukungan seperti ini bisa memberikan tambahan energi bagi pemain PSG, terutama ketika pertandingan berjalan ketat dan penuh tekanan.

4. Luis Enrique Punya Rekor Final yang Luar Biasa

Faktor terakhir yang membuat PSG sangat berbahaya adalah kehadiran Luis Enrique di pinggir lapangan.

Pelatih asal Spanyol tersebut memiliki reputasi luar biasa di pertandingan final. Selain kekalahan di final Piala Dunia Antarklub melawan Chelsea, Enrique berhasil memenangkan 11 final lainnya sepanjang karier kepelatihannya. Termasuk di antaranya dua trofi Liga Champions.

Baca Juga: Mikel Arteta Sesumbar Arsenal Akan Kalahkan PSG di Final Liga Champions

Luis Enrique juga berhasil membangun PSG menjadi tim yang lebih disiplin, fleksibel, dan matang secara mental dibanding era-era sebelumnya. Mereka kini tidak lagi sekadar mengandalkan bintang besar, tetapi benar-benar bermain sebagai satu unit tim yang solid.

Karena itu, Mikel Arteta dipastikan menghadapi tantangan terbesar dalam karier kepelatihannya sejauh ini jika ingin membawa Arsenal mengalahkan PSG di partai puncak.

EDITOR: Edi Yulianto