← Beranda
Tottenham Hotspur Siapkan Perubahan Total Usai hampir Terdegradasi dari Premier League
Risma Azzah FatinRabu, 27 Mei 2026 | 00.35 WIB
Skuad tim Tottenham Hotspur (Bein Sports)

 

 

JawaPos.com – Tottenham Hotspur berjanji melakukan evaluasi menyeluruh setelah nyaris terdegradasi dari Premier League pada musim 2025/26.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (26/5), Klub asal London tersebut hanya mampu bertahan di kasta tertinggi setelah menang tipis 1-0 atas Everton pada laga terakhir musim.

Hasil tersebut membuat Spurs selamat dengan selisih dua poin dari zona degradasi sekaligus mengorbankan West Ham United yang harus turun kasta.

Ketua non-eksekutif Tottenham, Peter Charrington, mengakui klub telah melakukan banyak kesalahan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam surat terbuka kepada para pendukung, ia menyebut kesuksesan sepak bola tidak selalu menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan klub.

Menurut Charrington, Spurs juga kekurangan sumber daya manusia yang tepat di posisi penting sehingga gagal membangun skuad kompetitif.

Charrington menegaskan keluarga Lewis akhirnya menyetujui langkah pembaruan total setelah menyadari perlunya perubahan besar sejak September tahun lalu. Ia menilai identitas permainan, ambisi klub, serta hubungan antara tim dan pendukung perlahan memudar dalam beberapa musim terakhir.

Karena itu, Spurs berkomitmen tidak mengulangi kegagalan yang membuat mereka dua musim beruntun finis di posisi ke-17 klasemen.

Di tengah situasi sulit tersebut, kedatangan pelatih anyar Roberto De Zerbi dinilai menjadi titik balik Tottenham dalam menghindari degradasi. Gelandang Spurs, James Maddison, menyebut De Zerbi sebagai sosok yang sangat obsesif terhadap sepak bola dan bekerja penuh dedikasi bersama tim.

Maddison bahkan menilai tanpa kehadiran pelatih asal Italia itu, Tottenham mungkin akan mengalami bencana berupa degradasi.

Secara statistik, De Zerbi membawa peningkatan performa sejak mengambil alih kursi pelatih di tengah musim. Dalam tujuh pertandingan Premier League, ia mencatat tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dengan persentase kemenangan lebih baik dibanding pelatih sebelumnya.

Spurs kini berharap evaluasi besar dan perubahan sistem klub dapat menjadi fondasi kebangkitan pada musim mendatang.

EDITOR: Novia Tri Astuti