JawaPos.com - Pep Guardiola mungkin akan segera meninggalkan Manchester City, tetapi salah satu warisan terbesarnya di Etihad tampaknya sudah sangat jelas: Phil Foden.
Menjelang akhir masa jabatannya bersama City, Guardiola kembali mengingatkan betapa pentingnya peran Foden bagi klub. Bahkan, pelatih asal Spanyol itu pernah secara tegas menyebut sang playmaker sebagai pemain yang “tidak bisa dijual dalam keadaan apa pun.”
Baca Juga: Pep Guardiola Akhiri Era Kejayaan di Manchester City, Ini Pesan Khusus untuk Penggantinya!
Pernyataan tersebut kini kembali ramai dibicarakan setelah Enzo Maresca disebut-sebut akan menggantikan Guardiola sebagai manajer City musim depan.
Guardiola Anggap Foden Sebagai “Mr. Manchester City”
Sejak awal kariernya, Guardiola memang menjadi salah satu sosok yang paling percaya pada potensi Phil Foden.
Jauh sebelum menjadi pemain inti, Foden sudah diproyeksikan Guardiola sebagai penerus David Silva di lini tengah City.
Melansir Mirror, dalam buku Pep’s City: The Making of a Superteam, Guardiola bahkan membuat pernyataan yang cukup luar biasa soal pemain akademi tersebut.
"Kami tidak memberikan kontrak baru kepada Foden secara kebetulan. Dia adalah satu-satunya pemain yang tidak bisa dijual dalam keadaan apa pun, satu-satunya. Bahkan untuk 500 juta euro pun tidak."
"Phil tidak akan pergi ke mana pun, Phil ADALAH City. Kami tidak akan merekrut orang lain untuk posisi itu. Ketika David Silva pergi, kami tahu persis siapa pesulap baru kami."
Baca Juga: West Ham United Degradasi! Minta Maaf ke Fans, Nuno Espirito Santo Janji Bangkit Musim Depan
Kalimat itu memperlihatkan betapa besar keyakinan Guardiola terhadap Foden sebagai simbol masa depan Manchester City.
Guardiola Sudah Percaya Sejak Awal
Kepercayaan Guardiola terhadap Foden sebenarnya sudah terlihat sejak sang pemain masih remaja.
Pelatih berusia 55 tahun itu bahkan pernah menyebut Foden sebagai calon “salah satu pemain terbaik Premier League.”
"Satu hal yang jelas, Foden memiliki tempat di tim utama City."
"Saya ingin melihat apakah manajer lain akan memberinya kesempatan untuk berkembang atau meminjamkannya."
Menurut Guardiola, Foden memiliki kualitas spesial yang tidak dimiliki banyak pemain muda lain.
Foden Sedih Guardiola Pergi
Hubungan Guardiola dan Foden memang terlihat sangat dekat selama bertahun-tahun.
Usai final Piala FA akhir pekan lalu, Foden sempat mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada sang pelatih.
"Bermain bersamanya selama bertahun-tahun adalah sebuah berkah. Dia jelas telah membantu permainan saya."
"Saya sangat senang dia masih di sini saat ini dan mari kita lihat apa yang terjadi di akhir musim. Mudah-mudahan, dia bisa berada di sini musim depan."
Namun harapan itu kini dipastikan tidak terwujud setelah Guardiola resmi mengumumkan kepergiannya dari Manchester City usai musim ini berakhir.
Foden Jalani Pekan Sulit
Situasi menjadi semakin berat bagi Foden karena ia juga baru saja gagal masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Padahal Thomas Tuchel sebelumnya cukup sering memuji kualitas pemain berusia 25 tahun tersebut.
"Phil sangat luar biasa di kamp pelatihan. Dia tidak hanya luar biasa dalam latihan, tetapi juga di luar latihan."
"Dan sebenarnya, itu sangat menyakitkan bagi saya untuk meneleponnya dan memberitahunya keputusan ini."
Tuchel mengakui bahwa pencoretan itu sangat memukul Foden karena sang pemain benar-benar ingin tampil di turnamen besar tersebut.