← Beranda
Dari Iraola untuk Arteta! Arsenal Kunci Gelar Premier League, Pertahanan Dianggap Sekuat Era Invincibles
Rizka Perdana PutraJumat, 22 Mei 2026 | 04.21 WIB
Pelatih Arsenal yang baru saja membawa juara Premier League setelah 22 tahun, Mikel Arteta. (Istimewa)

JawaPos.com – Andoni Iraola dan Mikel Arteta menandai persahabatan 35 tahun mereka dengan manis. Kemarin (20/5), Iraola memberi Arteta ”hadiah” berupa gelar juara Premier League setelah membawa tim asuhannya, AFC Bournemouth, menahan seri 1-1 Manchester City di Stadion Vitality.

Hasil itu memastikan Arsenal asuhan Arteta tidak terkejar City pada matchweek pemungkas Minggu (24/5) nanti karena keduanya terpisah empat poin (82-78).

 ”Saya belum mengecek ponsel. Seharusnya saya menerima ucapan terima kasih dari dia (Arteta, Red),” seloroh Iraola seperti dilansir dari Football London.

Tiga Pelatih Alumnus Antiguoko

Iraola dan Arteta pernah mengenyam pendidikan sepak bola bersama di akademi Antiguoko Kirol Elkartea di San Sebastian, Basque, pada 1991–1997. Akademi yang sama dengan Xabi Alonso, pelatih berkebangsaan Spanyol yang musim depan menjajal Premier League bersama Chelsea.

’’Aku ucapkan selamat untuk Arteta dan Arsenal. Juga kepada Kepa (Arrizabalaga, kiper Spanyol yang membela Arsenal dan musim lalu bermain di AFC Bournemouth). Aku senang melihat keberhasilan mereka. Aku rasa mereka telah menuntaskan pekerjaan yang sangat istimewa musim ini,” beber Iraola yang masuk ke Premier League bersama The Cherries –julukan AFC Bournemouth– tiga tahun silam.

Terpisah, Arteta melontarkan pujiannya kepada Iraola. Bahkan, Arteta berkoar bisa jadi fans seumur hidup The Cherries karena akhirnya bisa tiga musim beruntun hanya sebagai runner-up Premier League.

”Mari nikmati momen ini. Aku sangat bahagia dan bangga kepada semua yang terlibat di dalam klub ini,’’ tutur pelatih yang akrab disapa Mister itu dalam video di laman resmi klub.

Pertahanan Sekuat Era Invincibles

Pertahanan Arsenal hanya kebobolan 26 gol ketika memenangi Premier League musim ini. Sama persis seperti ketika Arsenal mengangkat trofi terakhir Premier League pada 2003–2004.

Saat itu adalah semusim tidak terkalahkan Arsenal di Premier League sehingga dijuluki The Invincibles. Tactician Arsenal saat era Invincibles, Arsene Wenger, pun memuji penampilan Arsenal musim ini.

’’Kalian berhasil. Juara terus melaju saat yang lainnya terhenti. Ini memang musim kalian,’’ ucap Wenger yang kini menjabat sebagai kepala pengembangan sepak bola global FIFA tersebut.

Raya Kiper Terbaik

Gelar juara Arsenal semakin lengkap karena kiper David Raya telah mengunci predikat kiper terbaik (Premier League Golden Glove). Raya dengan 19 kali nirbobol unggul atas Gianluigi Donnarumma (Manchester City) dengan 15 kali nirbobol. Itu jadi gelar ketiga beruntun Raya atau sejak 2023–2024.

’’Menurutku, (David) Raya semestinya juga terpilih sebagai pemain terbaik musim ini. Dia tampil luar biasa sejak awal hingga akhir musim. Dia benar-benar bisa tampil mengesankan,’’ kata gelandang bertahan Arsenal era Invincibles yang pernah menangani Crystal Palace, Patrick Vieira, kepada Sky Sports. 

Laga Kunci Arsenal Juara Premier League

Tottenham vs ARSENAL 1-4 (22/2)
Kemenangan tandang dalam derbi London Utara setelah seri dalam dua laga sebelumnya (lawan Brentford FC dan Wolverhampton Wanderers).
 
ARSENAL vs Everton 2-0 (14/3)
Gelandang muda (16 tahun) Max Dowman memecah kebuntuan Arsenal yang sepanjang laga kesulitan menjebol gawang Everton.
 
Manchester City vs ARSENAL 2-1 (19/4)
Tidak ada pembantaian di Stadion Etihad, kandang City. Kalah tipis adalah sinyal konfidensi Arsenal tetap tinggi.
 
ARSENAL vs Fulham FC 3-0 (2/5)
Kemenangan telak di Stadion Emirates. Setelah laga itu, Manchester City seri 3-3 dengan Everton.
 
ARSENAL vs Burnley FC 1-0 (19/5)
Menang susah payah di kandang sendiri. Di sisi lain, Manchester City yang main sehari berselang atau kemarin (20/5), tertahan 1-1 di kandang AFC Bournemouth.
 


 

 

EDITOR: Hendra