← Beranda
Cerita Unik Bayern Munchen: Vincent Kompany Lupa Bawa Pulang Piala, Akhirnya Diantar Polisi
Andre Rizal HanafiKamis, 21 Mei 2026 | 19.30 WIB
Vincent Kompany lupa membawa piala juara Bundesliga hingga harus diantar polisi. (Istimewa)

 JawaPos.com - Perayaan gelar Bundesliga Bayern Munich musim ini ternyata menyimpan cerita lucu yang melibatkan pelatih mereka, Vincent Kompany. Momen yang awalnya berjalan santai berubah menjadi kepanikan kecil setelah trofi Bundesliga atau Meisterschale ternyata tertinggal di rumah sang pelatih.

Dilaporkan media Jerman Bild, kejadian itu bermula setelah pesta internal Bayern Munich yang berlangsung pada Sabtu malam. 

Seusai acara, Kompany membawa pulang trofi Bundesliga ke rumahnya. Namun, masalah muncul keesokan harinya saat skuad Bayern bersiap menghadiri perayaan resmi di balai kota Munich atau Rathaus yang berada di kawasan Marienplatz.

Baca Juga: Manuel Neuer Resmi Perpanjang Kontrak Satu Tahun Bersama Bayern Munich

Ketika tiba di lokasi perayaan, Kompany baru menyadari bahwa trofi juara tersebut masih tertinggal di dapur rumahnya.

Situasi itu langsung membuat panik beberapa pihak karena Meisterschale merupakan simbol utama dalam parade juara Bayern Munich musim ini.

Beruntung, istri Kompany, Carla Higgs Kompany, bergerak cepat. Ia segera membawa trofi tersebut menuju lokasi acara agar perayaan tetap bisa berjalan sesuai rencana.

Namun drama belum selesai. Karena pengamanan ketat di area balai kota Munich, Carla tidak diizinkan masuk ke area utama tempat para pemain dan staf Bayern Munich berkumpul. Akhirnya, bantuan datang dari aparat keamanan yang bertugas di lokasi.

Baca Juga: Alasan Manuel Neuer Perpanjang Kontrak Bersama Bayern Munchen Jelang Piala Dunia 2026

Empat polisi bersama satu petugas keamanan kemudian mengambil alih tugas membawa trofi Bundesliga itu masuk ke area utama perayaan. 

Momen tersebut langsung menjadi bahan candaan di internal Bayern dan menarik perhatian publik Jerman setelah kisahnya beredar luas.

Insiden unik ini justru menambah warna dalam pesta juara Bayern Munich. Setelah melalui musim yang panjang dan penuh tekanan, suasana santai dalam parade membuat para pemain dan staf terlihat menikmati setiap momen perayaan.

Bagi Kompany sendiri, kejadian itu kemungkinan akan menjadi cerita yang sulit dilupakan dalam karier kepelatihannya bersama Bayern Munich. 

Meski sempat membuat panik, trofi akhirnya tiba tepat waktu dan perayaan juara Bundesliga tetap berlangsung meriah di hadapan ribuan pendukung Bayern yang memadati Marienplatz.

Cerita sederhana seperti ini juga menunjukkan sisi humanis seorang pelatih top. Bahkan di tengah euforia gelar juara, kesalahan kecil seperti lupa membawa trofi ternyata bisa saja terjadi.

EDITOR: Banu Adikara