JawaPos.com - Pep Guardiola tampaknya belum benar-benar menutup pintu untuk tetap bertahan di Manchester City musim depan. Pelatih asal Spanyol itu masih membuka peluang untuk perubahan keputusan secara dramatis.
Berbagai laporan media menyebut kepergian Pep Guardiola dari Etihad Stadium tinggal menunggu waktu. Situasi ini muncul di tengah kegagalan Manchester City mempertahankan gelar Liga Premier musim ini.
Hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth memastikan Arsenal resmi keluar sebagai juara dan mengakhiri dominasi Manchester City di puncak sepak bola liga Inggris. Di Vitality Stadium, City sempat tertinggal lebih dulu lewat gol indah Eli Junior Kroupi sebelum akhirnya menyamakan skor melalui Erling Haaland di menit-menit akhir. Namun tambahan satu poin tidak cukup untuk menjaga persaingan gelar tetap hidup.
Baca Juga: Bukayo Saka Balas Kritikan para Haters Arsenal
Di luar lapangan, perhatian justru tertuju pada masa depan Guardiola. Sebelum pertandingan dimulai, muncul laporan mengejutkan yang mengklaim bahwa sang manajer sudah menyampaikan pidato perpisahan kepada skuad Manchester City.
Rumor tersebut makin memperkuat spekulasi bahwa era Guardiola di Etihad akan segera berakhir setelah hampir satu dekade penuh kesuksesan luar biasa. Namun, melansir City Xtra, dalam wawancara usai pertandingan, Guardiola mencoba meredam kabar tersebut dan menegaskan bahwa belum ada keputusan final yang dibuat.
”Saya bisa mengatakan bahwa saya masih memiliki satu tahun kontrak lagi, dan berdasarkan percakapan yang saya lakukan selama bertahun-tahun, dari pengalaman saya, selalu ketika Anda mengumumkan apa pun yang Anda umumkan selama kompetisi berlangsung, itu adalah hasil yang sangat buruk,” terang dia.
Baca Juga: Maroko, Mesir, dan Kamerun Resmi Lolos ke Piala Dunia U-17 2026, Wakil Afrika Siap Beraksi
Guardiola juga menjelaskan bahwa dirinya dan pemilik klub, Khaldoon Al Mubarak, sudah sepakat untuk membahas masa depannya setelah musim berakhir.
”Dan seperti yang Anda pahami, orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah ketua saya (Khaldoon Al Mubarak), karena kami berdua telah memutuskan bahwa setelah musim berakhir, kami akan duduk dan berbicara. Sesederhana itu, dan setelah itu kami akan mengambil Keputusan,” tutur Pep Giardiola.
Ketika kembali ditekan soal rumor hengkang, Guardiola tetap belum memberi jawaban pasti.
”Dengar, saya masih memiliki satu tahun kontrak lagi. Saya tidak akan memberi tahu Anda (Keputusan) di sini karena saya harus berbicara dengan ketua saya, dengan para pemain saya, dengan staf saya karena ketika kami bermain untuk Piala FA, kualifikasi Liga Champions, Liga Premier, hanya ada satu hal dalam pikiran dan fokus saya: Berusaha membawa tim ke titik tertinggi. Dan itulah yang telah kami lakukan,” tandas dia.
Pelatih berusia 55 tahun itu juga menegaskan betapa besar rasa cintanya terhadap Manchester City dan lingkungan klub yang sudah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun.
”Saya adalah orang paling bahagia di planet ini karena berada di klub ini! Klub ini sungguh luar biasa! Tentu saja, musim telah berakhir bagi kami. Kami ingin hadir di pertandingan terakhir dengan dukungan para penggemar kami, tetapi saya tahu mereka akan datang karena mereka telah melihat kami bermain sangat baik di banyak momen selama 10 musim terakhir,” kata dia.
Baca Juga: Eliano Reijnders Sebut Persib vs Persijap Bak Final, Maung Bandung Siap Kunci Gelar Juara!
Digantikan Enzo Maresca
Meski Guardiola mencoba menenangkan situasi, rumor soal calon penggantinya terus berkembang. Nama Enzo Maresca disebut menjadi kandidat terkuat untuk mengambil alih kursi pelatih Manchester City mulai musim depan.
Mantan manajer Chelsea itu bahkan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan klub untuk memulai era baru di bawah direktur olahraga Hugo Viana.
Namun dengan pernyataan Guardiola yang masih membuka ruang diskusi bersama Khaldoon Al Mubarak, fans City kini kembali berharap akan ada perubahan besar yang membuat sang manajer bertahan hingga 2027.
Untuk saat ini, fokus utama City tertuju pada laga terakhir musim melawan Aston Villa di Etihad Stadium. Atmosfer pertandingan tersebut dipastikan bakal terasa emosional karena bisa saja menjadi laga kandang terakhir Guardiola bersama Manchester City.