JawaPos.com - Barcelona tampaknya mulai menerima kenyataan bahwa peluang mereka merekrut Julian Alvarez pada musim panas ini sangat kecil. Meski sempat menjadi target utama untuk menggantikan Robert Lewandowski, striker Atletico Madrid itu kini dianggap hampir mustahil didatangkan ke Camp Nou.
Kepergian Lewandowski yang sudah dipastikan membuat Barcelona memang bergerak mencari penyerang baru. Klub Catalan tersebut ingin mendatangkan nomor sembilan kelas atas yang bisa bersaing langsung dengan Ferran Torres di lini depan.
Selama beberapa bulan terakhir, Julian Alvarez menjadi nama yang paling diinginkan. Performa impresifnya bersama Atletico Madrid dan timnas Argentina membuat Barcelona yakin ia adalah sosok ideal untuk memimpin lini serang mereka di masa depan. Namun situasinya kini berubah cukup drastis.
Baca Juga: 7 Tahun Mati Suri, I.League Isyaratkan Piala Indonesia Kembali Digelar Musim Depan
Atletico Madrid Pasang Harga Selangit
Melansir Football Espana, Barcelona disebut mulai menurunkan ekspektasi karena sikap Atletico Madrid yang sama sekali tidak lunak dalam negosiasi. Klub ibu kota Spanyol itu kabarnya meminta nilai transfer jauh di atas €100 juta untuk Alvarez.
Harga tersebut bahkan bisa menyentuh €110 juta, angka yang jelas sangat sulit dipenuhi Barcelona dalam kondisi finansial mereka saat ini. Padahal Atletico sendiri baru merekrut Alvarez dari Manchester City dua musim panas lalu dengan biaya sekitar €95 juta.
Dengan performa sang striker yang terus meningkat, Los Colchoneros merasa tidak punya alasan untuk menjual murah aset berharganya tersebut. Karena situasi itu, Barcelona mulai mengalihkan fokus ke opsi lain yang dianggap lebih realistis.
Baca Juga: Persib Bandung Berpotensi Besar Rayakan Hattrick Juara di GBLA, Beckham Putra Kirim Pesan ke Bobotoh
Joao Pedro Jadi Alternatif Lebih Masuk Akal
Belakangan, Barcelona mulai serius mempertimbangkan penyerang Chelsea, Joao Pedro. Pemain asal Brasil itu dinilai jauh lebih memungkinkan untuk direkrut dibanding Alvarez.
Selain faktor harga, proses negosiasi dengan Chelsea diyakini tidak akan serumit pembicaraan dengan Atletico Madrid. Meski kualitas Alvarez tetap dianggap lebih ideal, Barcelona mulai memahami bahwa mereka harus bergerak lebih realistis di tengah keterbatasan anggaran.
PSG Ikut Masuk, Situasi Makin Sulit
Masalah Barcelona juga bertambah setelah Paris Saint-Germain ikut masuk dalam perburuan Alvarez. Klub Prancis itu disebut sangat tertarik menjadikan striker Argentina tersebut sebagai tambahan baru untuk lini serang mereka yang sudah dipenuhi bintang besar.
Kehadiran PSG otomatis membuat posisi Atletico Madrid semakin kuat. Jika Alvarez benar-benar tersedia di pasar transfer, mereka tahu ada klub lain yang mampu membayar lebih mahal dibanding Barcelona.
Situasi ini membuat Barcelona sadar bahwa mereka sulit bersaing secara finansial. Musim panas ini sebenarnya sangat penting bagi Barcelona. Mereka ingin meningkatkan kualitas skuad demi kembali bersaing serius di Liga Champions.
Namun seperti beberapa musim terakhir, masalah finansial masih menjadi penghambat utama klub. Barcelona masih belum bisa bergerak sebebas rival-rival Eropa mereka di bursa transfer. Karena itu, beberapa target besar mulai terasa sulit dijangkau, termasuk Julian Alvarez.
Baca Juga: Arsenal Bertahan di Puncak usai Taklukkan Burnley, Selangkah Lagi Kunci Gelar Liga Inggris
Kini, manajemen Blaugrana tampaknya harus memilih antara memaksakan transfer mahal yang berisiko atau mencari opsi yang lebih realistis demi menjaga keseimbangan keuangan klub.