JawaPos.com - Kemarahan Neymar menjadi sorotan publik Brasil menjelang pengumuman skuad FIFA World Cup 2026. Penyerang Santos FC itu meluapkan emosinya setelah mengalami insiden kontroversial saat timnya menelan kekalahan 0-3 dari Coxa dalam lanjutan kompetisi Liga Brasil.
Insiden tersebut terjadi pada babak kedua ketika Neymar sedang berada di luar lapangan untuk mendapatkan perawatan medis akibat benturan di bagian betis. Di momen itu, Santos sebenarnya ingin melakukan pergantian pemain terhadap Gonzalo Escobar dengan memasukkan Robinho Jr.
Namun situasi berubah kacau setelah ofisial keempat justru mengangkat papan pergantian dengan nomor punggung 10 milik Neymar. Kesalahan komunikasi itu membuat wasit menganggap Neymar telah resmi ditarik keluar dari pertandingan.
Baca Juga: Daftar Lengkap Skuad Sementara Timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026: Luka Modric Masih Jadi Andalan
Neymar yang merasa masih mampu melanjutkan laga langsung mencoba kembali masuk ke lapangan. Akan tetapi, aksinya justru berujung kartu kuning dari wasit karena dianggap masuk tanpa izin. Pada akhirnya, pemain berusia 34 tahun tersebut benar-benar harus meninggalkan pertandingan meski tidak ingin diganti.
Kejadian itu langsung memancing reaksi emosional dari Neymar. Mantan pemain Paris Saint-Germain dan FC Barcelona tersebut terlihat mengambil kertas pergantian pemain sambil menunjukkannya ke arah kamera sebagai bentuk protes terhadap keputusan perangkat pertandingan.
Usai laga, Neymar mengaku kecewa dengan kekacauan yang terjadi. Menurut dia, kesalahan tersebut sangat merugikan tim dan seharusnya tidak boleh terjadi dalam pertandingan profesional.
Baca Juga: Johann Zarco Dipulangkan dari Rumah Sakit usai Kaki Terjepit Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya 2026
”Saya masih ingin bermain, tetapi wasit malah mengeluarkan saya dari pertandingan,” ujar Neymar kepada media lokal Brasil dikutip dari marca.com.
Dia juga menegaskan bahwa kondisi fisiknya tidak mengalami masalah serius. Neymar memastikan benturan di bagian betis hanya cedera ringan dan tidak akan mengganggu peluangnya tampil bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
”Itu hanya benturan kecil. Tidak ada masalah besar,” lanjut Neymar
Neymar kemudian kembali menyoroti keputusan perangkat pertandingan yang dianggapnya sebagai kesalahan fatal. Dia menyebut insiden itu bermula dari kekeliruan dalam menerima informasi pergantian pemain.
”Itu kesalahan wasit yang sangat serius. Orang yang menerima kertas pergantian pemain melakukan kesalahan. Situasi seperti ini tidak boleh terjadi karena sangat merugikan kami,” tegas Neymar.
Sementara itu, laporan resmi pertandingan memberikan penjelasan berbeda. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa staf pelatih Santos sebelumnya telah memberi informasi secara verbal kepada ofisial keempat bahwa Neymar akan diganti saat sedang berada di luar lapangan.
Namun ketika kertas pergantian pemain diserahkan beberapa saat kemudian, nomor yang tertulis justru berbeda dari informasi awal yang diterima ofisial pertandingan. Kesalahan komunikasi inilah yang akhirnya memicu kekacauan di tepi lapangan.
Insiden tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di Brasil. Banyak pendukung Santos menilai Neymar menjadi korban miskomunikasi antara staf tim dan perangkat pertandingan.
Di sisi lain, momen ini juga hadir di waktu yang sensitif karena pelatih Brasil Carlo Ancelotti dikabarkan segera mengumumkan daftar pemain untuk Piala Dunia 2026. Meski diwarnai kontroversi, Neymar tetap diyakini masih menjadi salah satu nama penting dalam rencana Brasil menghadapi turnamen terbesar dunia tersebut.
Baca Juga: Pep Guardiola Bersiap Tinggalkan Manchester City di Akhir Musim, Enzo Maresca Incar Kursi Pelatih