← Beranda
Xabi Alonso Ungkap Tujuan Utamanya Setelah Bergabung dengan Chelsea
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 18 Mei 2026 | 16.07 WIB
Chelsea resmi mengangkat Xabi Alonso sebagai manajer. (ig @xabialonso)

 

JawaPos.com - Chelsea akhirnya resmi mengumumkan Xabi Alonso sebagai manajer permanen baru mereka. Kedatangan mantan pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid itu langsung membawa harapan baru bagi klub yang terus dilanda ketidakstabilan dalam beberapa musim terakhir.

Melansir Sports Illustrated, dalam pernyataan pertamanya sebagai manajer Chelsea, Alonso secara jelas membeberkan tiga target utama yang ingin ia capai di Stamford Bridge. Yakni kerja keras, membangun budaya yang tepat, dan memenangkan trofi. Tiga hal itu terdengar sederhana, tetapi justru menjadi sesuatu yang gagal diwujudkan secara konsisten oleh beberapa pelatih Chelsea di era kepemilikan BlueCo.

Pengumuman Alonso datang tidak lama setelah Chelsea kalah dari Manchester City di final Piala FA di bawah asuhan pelatih interim Calum McFarlane. Sebelumnya, Liam Rosenior juga hanya bertahan 106 hari sebelum kehilangan dukungan ruang ganti dan akhirnya dipecat pada April.

Baca Juga: Cremonese Masih Terancam Degradasi meski Kalahkan Udinese 1-0, Emil Audero Optimistis Lawan Como

Situasi tersebut semakin memperjelas betapa besar tantangan yang kini menunggu Alonso.

Alonso Ingin Chelsea Punya Identitas yang Jelas

Dalam pernyataannya, Alonso beberapa kali menyinggung pentingnya keselarasan visi di dalam klub. Hal itu terasa seperti sinyal bahwa ia ingin membangun fondasi yang lebih stabil dibanding proyek-proyek sebelumnya.

”Dari percakapan saya dengan kelompok pemilik dan kepemimpinan olahraga, jelas bahwa kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dan berjuang untuk meraih trofi,” ujar Alonso.

Baca Juga: Mantan Bintang Arsenal Sebut Alasan Kenapa Xabi Alonso Lebih Baik Dibandingkan Mikel Arteta

Alonso juga tidak menyembunyikan rasa bangganya bisa menangani salah satu klub terbesar di dunia.

”Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola. Dan saya merasa sangat bangga bisa menjadi manajer klub hebat ini,” kata Alonso.

Bagi fans Chelsea, pernyataan itu setidaknya memberi sedikit harapan bahwa klub akhirnya menemukan sosok yang benar-benar memiliki arah dan visi jangka panjang.

Alonso menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan akan resmi mulai bekerja pada 1 Juli 2026 menjelang pramusim. Namun, kontrak panjang di Chelsea belakangan justru sering terasa seperti formalitas semata. Meski Alonso datang dengan reputasi besar, tekanan yang menunggunya tetap sangat tinggi.

Masih Jadi Salah Satu Pelatih Muda Paling Menjanjikan

Nama Alonso tetap dianggap sebagai salah satu prospek manajerial terbaik di sepak bola Eropa. Dia berhasil membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa terkalahkan pada musim 2023–24.

Memang, pengalaman singkatnya bersama Real Madrid sempat membuat reputasinya sedikit goyah. Namun situasi kacau yang terjadi di klub tersebut setelah kepergiannya justru membuat banyak pihak kembali menghargai kualitas Alonso sebagai pelatih.

Baca Juga: Kapan Pertandingan Pertama Xabi Alonso Bersama Chelsea?

Chelsea kabarnya sempat mempertimbangkan beberapa nama lain sebelum akhirnya memilih Alonso. Andoni Iraola, Oliver Glasner, Marco Silva, hingga mantan bek Chelsea Filipe Luis disebut masuk dalam daftar kandidat.

Namun sejak awal, Alonso memang dianggap sebagai pilihan utama baik oleh manajemen klub maupun para pemain senior Chelsea. Kini tinggal satu pertanyaan besar yang tersisa: apakah Alonso benar-benar bisa menjadi sosok yang akhirnya membawa stabilitas ke Stamford Bridge?

Karena dalam beberapa tahun terakhir, banyak pelatih datang dengan ide besar tetapi hanya sedikit yang mampu bertahan cukup lama untuk mewujudkannya.

Baca Juga: 4 Masalah Besar yang Menunggu Xabi Alonso Setelah Menjadi Manajer Chelsea

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah