JawaPos.com - Sassuolo harus menerima kekalahan dengan skor 2-3 saat menjamu Lecce dalam pekan ke-37 Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Senin (18/5). Lecce membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-14 lewat Walid Cheddira.
Penyerang berusia 28 tahun itu mencetak gol dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan peluang dengan baik. Namun, Armand Lauriente berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-20 lewat tembakan dari dalam kotak penalti usai menerima assist Pedro Felipe.
Lima menit berselang, Lecce kembali unggul setelah Cheddira mencetak gol keduanya lewat sundulan yang memanfaatkan umpan silang Lameck Banda. Gol itu pun membawa Lecce menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Baca Juga: Ribuan Bobotoh Padati Flyover Pasupati Rayakan Kemenangan Persib atas PSM
Memasuki babak kedua, Sassuolo meningkatkan intensitas serangan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-82 ketika Andrea Pinamonti mencetak gol penyama kedudukan 2-2 dari jarak sangat dekat setelah menerima umpan Ulisses Garcia.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Lecce justru mencuri kemenangan di masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+6, Nikola Stulic mencetak gol krusial lewat sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan sundulan Omri Gandelman. Gol itu pun memastikan kemenangan bagi Lecce dengan skor 3-2.
Dilansir dari ESPN, Sassuolo sempat mencoba membalas di sisa waktu pertandingan, tetapi sejumlah peluang gagal dimaksimalkan. Cristian Volpato sempat melakukan tembakan tetapi masih melambung tipis di atas mistar dan sundulan Pinamonti masih berhasil diamankan kiper Lecce Wladimiro Falcone.
Baca Juga: Prediksi PSM vs Persib: Misi Juara Maung Bandung Diuji Ketangguhan Juku Eja
Pelatih Sassuolo Fabio Grosso pun mengungkapkan kekecewaannya atas hasil itu usai pertandingan. Namun, Grosso tetap mengapresiasi performa timnya sepanjang laga.
“Kami sebenarnya ingin menutup laga kandang terakhir dengan lebih baik. Kami memainkan pertandingan yang bagus, menciptakan banyak peluang dan tampil baik dalam sebagian besar waktu pertandingan,” kata Grosso dikutip dari situs resmi Sassuolo.
Grosso juga menyoroti momen krusial yang menjadi titik balik kekalahan timnya.
“Sepak bola terkadang bisa sangat kejam dan kami dihukum lewat sebuah serangan balik,” ujarnya.
Meski kalah, Grosso tetap memberikan apresiasi kepada para pendukung Sassuolo.
“Spanduk dari para suporter sangat menyenangkan bagi saya, saya berterima kasih kepada mereka,” tambah dia.
Baca Juga: Hadapi Mantan Klub, Ambrizal Umanailo Ingin Bawa Persijap Jepara Tundukkan Borneo FC
Pelatih berusia 48 tahun itu juga menilai musim yang dijalani timnya cukup positif.
“Kami menjalani musim yang luar biasa dengan banyak pemain muda yang menjanjikan, mampu berada di atas tim-tim besar dan menunjukkan kualitas hebat musim ini. Sekarang kami hanya tinggal selangkah lagi,” tutur Grosso.
Hasil itu menjadi penutup pahit bagi Sassuolo di laga kandang terakhir musim ini yang juga menjadi catatan kekalahan kedua mereka secara beruntun. Pada pekan sebelumnya, sassuolo juga tumbang saat bertandang ke markas Torino tanpa Jay Idzes akibat cedera.
Baca Juga: Johnny Jansen Evaluasi Bali United Jelang Duel Kontra Bhayangkara FC di Stadion Dipta
Sementara itu, Lecce berhasil membawa pulang tiga poin penting yang membuat mereka dapat keluar dari zona degradasi di klasemen sementara.