JawaPos.com - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan para pemainnya tidak diizinkan untuk merayakan kemenangan usai meraih gelar Piala FA. Keputusan itu diambil karena fokus tim perlu terus diarahkan ke dua laga tersisa Premier League melawan Bournemouth dan Aston Villa.
Manchester City sukses mengalahkan Chelsea dalam laga final Piala FA dengan skor tipis 1-0 di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5). Kemenangan itu sekaligus mengamankan trofi kedua Man City musim ini. Meskipun demikian, Pep Guardiola memastikan timnya tidak akan melakukan perayaan usai pertandingan dan memilih langsung kembali ke Manchester.
Manchester City dijadwalkan menghadapi Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5) dalam laga krusial yang berpotensi menentukan perburuan gelar liga.
Baca Juga: Manchester City Raih Juara Piala FA 2025/2026, Statistik Mendukung The Citizens
Saat ini, The Citizens masih tertinggal dua poin dari Arsenal dengan dua pertandingan tersisa. Ketika ditanya mengenai kemungkinan perayaan di London, Guardiola dengan tegas menolaknya. “Pulang. Bahkan tidak satu bir pun. Tidak ada waktu untuk merayakan,” tegas sang pelatih dikutip dari ESPN.
Guardiola juga menyoroti padatnya jadwal yang dihadapi timnya dibandingkan Chelsea. “Mereka punya tujuh hari untuk mempersiapkan final, kami hanya tiga hari dan kemarin benar-benar mimpi buruk,” kata Guardiola.
Pelatih berusia 55 tahun itu bahkan mengeluhkan perjalanan tim yang memakan waktu hingga enam jam akibat masalah transportasi kereta di Inggris.
Baca Juga: Link Live Streaming Chelsea vs Manchester City di Final Piala FA, Menepis Keraguan di Wembley
Situasi di papan klasemen membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial. Jika Arsenal mampu mengalahkan Burnley yang sudah terdegradasi di Emirates Stadium, maka Manchester City wajib menang atas Bournemouth untuk menjaga peluang juara hingga pekan terakhir.
Manchester City kemudian akan menutup laga musim ini dengan menghadapi Aston Villa di Etihad Stadium, sedangkan Arsenal bertandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park.
Guardiola menambahkan bahwa perayaan gelar akan ditunda hingga musim berakhir. Rencananya, Manchester City akan menggelar parade bersama tim wanita sehari setelah laga terakhir melawan Aston Villa.
“Kami akan merayakannya bersama. Klub sudah merencanakan parade di Manchester karena kami harus merayakan bersama kedua tim (pria dan wanita),” jelasnya.
Sementara itu, pelatih interim Chelsea Calum McFarlane mengungkapkan kekecewaannya atas gol tunggal yang dicetak Antoine Semenyo yang dinilainya sebagai momen luar biasa yang sulit dihentikan. “Itu gol satu dari seratus peluang, gol dengan kualitas sangat tinggi. Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk menghentikannya,” ujar McFarlane.
McFarlane menilai timnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim terbaik di dunia. “Kami bermain seimbang, perbedaannya sangat tipis. Saat kami memiliki momentum dan butuh momen kualitas untuk unggul, kami tidak berhasil melakukannya,” katanya.
Meski kalah, McFarlane tetap memuji performa timnya dalam beberapa laga terakhir dengan menegaskan bahwa semangat juang dan kerja keras para pemain tidak bisa diragukan lagi.
“Kami tahu kemampuan tim ini. Ini adalah kelompok yang sangat berbakat. Dalam beberapa pekan terakhir, sempat ada keraguan soal semangat mereka, tetapi dua penampilan terakhir membuktikan sebaliknya. Mereka sudah memberikan segalanya untuk klub,” tutupnya.