JawaPos.com - Drama di Real Madrid belum juga mereda. Sang pelatih Alvaro Arbeloa mencadangkan Kylian Mbappe saat menghadapi Real Oviedo.
Laporan terbaru dari jurnalis Juanma Castano memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang sebenarnya terjadi di Real Madrid. Melansir akun X El Partidazo de COPE, jurnalis Castano menjelaskan bahwa Alvaro Arbeloa diduga sengaja tidak memainkan Kylian Mbappe sejak menit pertama demi melindunginya dari reaksi negatif suporter.
”Dia memasukkannya pada menit ke-69, dan itu adalah akhir dari semuanya,” jelas Castano.
Baca Juga: Jamie Carragher Buka Suara Soal Rumor Xabi Alonso Jadi Pelatih Chelsea
Menurut dia, atmosfer di Bernabeu sudah sangat tidak bersahabat bahkan sebelum laga dimulai. Jika dia diturunkan sebagai starter hari ini, Mbappe pasti akan dicemooh dalam tiga sentuhan pertamanya.
Keputusan Arbeloa kemungkinan bukan murni soal performa atau kondisi fisik, melainkan upaya untuk meredam tekanan terhadap sang superstar Prancis.
Situasi Justru Makin Memburuk
Meski niatnya mungkin untuk melindungi pemain, keputusan Arbeloa justru dianggap memperburuk keadaan. Mbappe masuk menggantikan Gonzalo Garcia, salah satu pemain yang malam itu mendapat dukungan penuh dari fans Bernabeu.
Baca Juga: Diving Alexis Mac Allister Bikin Arne Slot dan Jamie Carragher Naik Darah
Pergantian tersebut langsung mengubah atmosfer stadion. Begitu Mbappe memasuki lapangan, siulan dan cemoohan mulai terdengar dari berbagai sudut tribune.
Menurut Castano, Mbappe langsung memahami pesan dari para penonton dan merasa dirinya benar-benar menjadi target kemarahan publik Bernabeu. Tak lama setelah pertandingan selesai, sang pemain kemudian muncul di zona wawancara dan secara terbuka meluapkan kekesalannya kepada media.
Hubungan Mbappé dan Fans Bernabeu Memburuk
Laga melawan Oviedo menjadi salah satu momen paling jelas yang menunjukkan retaknya hubungan Mbappe dengan sebagian fans Real Madrid. Setiap sentuhan bola dari pemain Prancis itu disambut siulan. Situasi tersebut dipicu oleh berbagai kontroversi dalam beberapa pekan terakhir.
Mulai dari perjalanan Mbappe ke Sardinia saat proses pemulihan cedera, hingga absennya dia dalam kekalahan menyakitkan melawan Barcelona di El Clasico.
Di mata sebagian suporter, Mbappe dianggap belum menunjukkan komitmen dan pengaruh yang sesuai dengan status superstar yang dimilikinya.
Bernabeu Mulai Kehilangan Kesabaran?
Atmosfer di Bernabéu memang terkenal keras terhadap pemain yang dianggap tampil di bawah ekspektasi. Bahkan legenda klub pun pernah merasakan tekanan serupa.
Baca Juga: Arne Slot Ungkap Kondisi Terkini Alexander Isak Jelang Laga Krusial Liverpool
Namun, melihat pemain sebesar Mbappe mendapat perlakuan seperti itu tetap terasa mengejutkan. Kini, situasi di Real Madrid semakin sulit ditebak.
Hubungan Mbappe dengan Arbeloa memanas, fans mulai kehilangan kesabaran, dan rumor soal perubahan besar di klub terus bermunculan.