← Beranda
Pep Guardiola Sebut Manchester City Siap Siaga Merebut Posisi Puncak dari Arsenal
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 14 Mei 2026 | 23.38 WIB
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (ig @mcfc_city17)
 
 

JawaPos.com - Pep Guardiola memastikan Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Setelah kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace, sang manajer menegaskan timnya akan terus “siap siaga” jika Arsenal terpeleset di dua laga terakhir musim ini.

Kemenangan atas Palace membuat City kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen. Dengan kedua tim sama-sama menyisakan dua pertandingan, persaingan juara masih terbuka hingga pekan terakhir.

Meski begitu, Guardiola mengakui situasi fisik skuadnya mulai mengkhawatirkan karena jadwal yang sangat padat.

Baca Juga: Manchester City Lumpuhkan Crystal Palace 3-0, Pep Guardiola Pilih Fokus ke Final Piala FA

Melansir ESPN, dalam laga melawan Crystal Palace, Guardiola bahkan melakukan enam perubahan dalam starting XI dan mencadangkan Erling Haaland sepanjang pertandingan. Selain Haaland, Jeremy Doku dan Rayan Cherki juga diistirahatkan demi menjaga kondisi fisik mereka.

City sendiri masih harus menghadapi Chelsea di final Piala FA akhir pekan ini sebelum melanjutkan dua laga penentuan Liga Inggris melawan Bournemouth dan Aston Villa.

"Itu tergantung pada mereka [Arsenal]," kata Guardiola.

"Jika mereka memenangkan dua pertandingan – tidak ada yang perlu dilakukan, tidak ada yang perlu dibicarakan."

Baca Juga: Pep Guardiola Buka Suara Soal Masa Depan Nathan Ake di Manchester City

Meski demikian, Guardiola menegaskan City akan tetap berada dalam posisi siap memanfaatkan peluang sekecil apa pun.

"Yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga," katanya. "Dua pertandingan terakhir sangat sulit."

Pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan betapa berat kondisi fisik para pemainnya di akhir musim ini.

"Dan yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah tidur secepat mungkin dan mempersiapkan diri untuk Piala FA. Itulah yang harus kita lakukan."

"Tapi ini bukan hanya final Piala FA," lanjut Guardiola, "ada pertandingan melawan Bournemouth tiga hari setelahnya. Jadi, mereka [para pemain] akan berada di rumah bersama istri dan anak-anak, jadi kelelahan, kelelahan."

Baca Juga: Pep Guardiola Buka Suara Tentang Perburuan Gelar dengan Arsenal: Fokus Menangkan Pertandingan

Keputusan Guardiola mencadangkan Haaland sepanjang laga melawan Palace menunjukkan bahwa rotasi kini menjadi prioritas utama Manchester City.

Meski memiliki jadwal yang sangat berat, Guardiola tetap percaya penuh terhadap kedalaman skuadnya.

"Saya memiliki kepercayaan penuh pada seluruh skuad," ujarnya.

"Jika kita kalah hari ini, kita tahu [semuanya sudah berakhir], tetapi kemudian kita membawa harapan di pertandingan terakhir."

Guardiola juga menyoroti beratnya dua laga sisa yang harus dijalani City di Premier League.

"Lawan berikutnya, Bournemouth, wow, lihat apa yang mereka lakukan, dan kemudian Unai Emery [pertandingan terakhir melawan Aston Villa] tidak mudah."

Baca Juga: Pep Guardiola Sebut Satu-Satunya Cara Terhindar dari Kontroversi VAR Adalah Kemenangan Telak

Di tengah tekanan perebutan gelar dan jadwal super padat, Guardiola mengaku tidak bisa meminta lebih dari para pemainnya musim ini.

"Saya tidak bisa meminta lebih banyak dari para pemain," katanya. "Kami akan pergi ke Wembley untuk menang, dan kami harus siap secara fisik dan mental melawan tim yang tidak sedang dalam musim terbaiknya, tetapi kualitasnya tetap ada."

"Tentu saja, mereka akan melakukan yang terbaik, dan kita juga harus melakukan yang terbaik untuk mencoba menang."

Dengan dua kompetisi besar masih dipertaruhkan, Manchester City kini berada dalam situasi yang menuntut keseimbangan sempurna antara rotasi, kebugaran, dan mentalitas juara.

Dan selama Arsenal belum memastikan gelar, Guardiola tampaknya ingin memastikan City tetap berada cukup dekat untuk memberi tekanan hingga detik terakhir musim ini.

EDITOR: Edi Yulianto