← Beranda
Real Madrid Krisis, Kylian Mbappe Jadi Sasaran Kritik, Haaland Disebut sebagai Pengganti Ideal
Andre Rizal HanafiKamis, 14 Mei 2026 | 04.49 WIB
Kylian Mbappe belum mampu mempersembahkan tropi untuk Real Madrid. (@k.mbappe/Instagram).

 

JawaPos.com - Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling sulit bagi Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu gagal memenuhi ekspektasi setelah tersingkir dari berbagai kompetisi penting dan kehilangan gelar LaLiga dari rival abadinya, FC Barcelona.

Kondisi tersebut membuat banyak pihak mulai mempertanyakan arah permainan Real Madrid, termasuk performa sejumlah pemain bintang. Nama yang paling sering mendapat sorotan adalah Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis itu datang ke Santiago Bernabeu pada 2024 dengan status sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Kehadirannya sempat diyakini bakal membawa Real Madrid memasuki era baru kejayaan. Namun hingga kini, Mbappe belum mampu memberikan trofi besar yang diharapkan para pendukung Los Blancos.

Baca Juga: Neymar Masuk Radar Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026, Davide Ancelotti Bicara Soal Kondisinya

Situasi makin rumit karena muncul kabar mengenai hubungan antarpemain yang mulai tidak harmonis di ruang ganti. Dikutip dari media Spanyol Marca.com, atmosfer tim memanas setelah serangkaian hasil buruk yang dialami Madrid sepanjang musim.

Sorotan terhadap Mbappe semakin tajam setelah performa mantan klubnya, Paris Saint-Germain, justru meningkat usai ditinggalkan. PSG berhasil meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub dan kembali tampil impresif musim ini.

Kondisi itu membuat sebagian pengamat mulai mempertanyakan apakah Mbappe benar-benar mampu menjadi pusat permainan dalam tim besar yang dipenuhi pemain bintang.

Baca Juga: PSBS Biak Jadi Satu-satunya Klub Super League yang Gagal Lolos Lisensi Klub 2025/2026

Salah satu kritik keras datang dari pengamat sepak bola Argentina Jorge D'Alessandro. Dalam acara El Chiringuito, dia menilai Mbappe belum berhasil membangun kerja sama yang solid dengan pemain-pemain besar di sekitarnya.

Menurut D’Alessandro, sebelumnya Mbappe juga gagal menunjukkan chemistry maksimal saat bermain bersama Lionel Messi dan Neymar di PSG. Kini di Madrid, kerja samanya dengan Vinicius Junior juga dianggap belum berjalan sesuai harapan.

Dia bahkan menyebut Madrid sebaiknya mempertimbangkan opsi besar jika ada tawaran serius untuk Mbappe. Los Blancos membutuhkan striker murni yang lebih cocok dengan gaya permainan tim saat ini.

Nama Erling Haaland pun langsung muncul sebagai kandidat utama. Penyerang milik Manchester City tersebut dinilai memiliki karakter berbeda dibanding Mbappe dan dianggap lebih pas sebagai ujung tombak klasik.

Haaland dikenal tajam di depan gawang, kuat dalam duel fisik, dan mampu menjadi target man yang dibutuhkan Madrid. Kehadirannya disebut bisa memberi keseimbangan baru di lini serang, terutama untuk mendukung permainan Vinicius dan para gelandang kreatif Madrid.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada tanda-tanda bahwa Madrid benar-benar akan melepas Mbappe. Klub masih percaya sang pemain bisa bangkit dan menunjukkan kualitas terbaiknya musim depan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Gigit Jari, Blunder Bento Buyarkan Kemenangan Al Nassr di Derby Riyadh

Namun tekanan dari publik dan media dipastikan akan terus meningkat jika performa Madrid tak kunjung membaik. Di tengah situasi tersebut, rumor soal Haaland dan masa depan Mbappe tampaknya masih akan menjadi topik panas di bursa transfer Eropa.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah